Bedanya Eau de Toilette, Eau de Parfum, dan Body Mist. Ternyata Beda Harga, Beda Konsentrasi~

perbedaan eau de toilette parfum

Ketika ingin membeli wewangian, selain mencoba langsung untuk mengetahui wangi seperti apa yang ditawarkan sebuah produk, kamu mungkin juga akan membaca deskripsi produk pada label kemasan. Selain komposisi bahan yang ditaruh di sana untuk mengira-ngira seperti apa wangi yang akan ditimbulkan, kamu mungkin juga akan menemukan satu tulisan unik di bawah nama dari produk tersebut seperti; eau de toilette, eau de parfum, atau body mist.

Advertisement

Jika masih awam di dunia wangi-wangian mungkin label tersebut tak begitu diperhatikan padahal sebenarnya ada perbedaan yang cukup berarti lo dari beberapa jenis wewangian tersebut. Penasaran apa bedanya? Simak yuk penjelasan selengkapnya!

Perbedaan dari ketiga jenis wewangian terletak pada konsentrasi bahan yang terkandung di dalamnya

Dilansir dari Instyle, eau de parfum (baca: memiliki konsentrasi minyak wangi yang paling tinggi daripada yang lainnya. Jadi urutannya adalah eau de parfum dengan kandungan minyak sebesar 15% sampai 20%, eau de toilette dengan kandungan sebesar 10% sampai 15%, baru kemudian body mist hanya dengan kandungan sebesar 2% saja. Jadi, bisa disimpulkan bahwa dari segi kandungan, eau de parfum lebih kaya dan padat sedangkan yang lainnya lebih ringan dan segar.

Dari segi ketahanan wangi pun, masing-masing jenis memiliki tingkat yang berbeda-beda

Eau de ToiletteBruce the Deus via commons.wikimedia.org

Konsentrasi yang dimiliki juga menawarkan ketahanan yang berbeda, meskipun begitu hal ini dipengaruhi juga oleh notes dari masing-masing wewangian tersebut. Misalnya wewangian buah-buahan segar yang akan lebih cepat menguap walaupun dalam konsentrasi yang tinggi. Meskipun begitu dilansir dari laman The Body Shop, ada rata-rata waktu bertahan bagi masing-masing jenis yang bisa dijadikan tolok ukur. Body mist biasanya hanya mampu bertahan dalam jangka waktu satu hingga dua jam saja. Eau de toilette akan bertahan dalam jangka waktu empat hingga lima jam. Sedangkan eau de parfum relatif lebih awet dan mampu bertahan dalam jangka waktu enam sampai delapan jam.

Advertisement

Salah satu hal lain yang sering dijadikan pertimbangan adalah harga, ketiganya tentu juga memiliki perbedaan dalam hal ini

Kamu bisa menemukan body mist dengan mudah di pasaran bahkan seperti di minimarket dengan berbagai varian wewangian, harganya pun biasanya lebih terjangkau. Sedangkan eau de toillete biasanya memiliki harga yang lebih mahal daripada body mist namun tak semahal eau de parfum. Harga yang ditawarkan bukan dari komposisi yang berbeda namun dari konsentrasi yang sudah disebutkan sehingga wajar jika produk dengan konsentrasi tertinggi memiliki harga paling tinggi pula.

Nah, jika kamu masih bingung menentukan mana yang harus dibeli maka kamu bisa mempertimbangkan beberapa hal

Macam-macam wewangian/ Credit: Shack via id.wikipedia.org

Memilih wewangian nyatanya bukan hanya perkara harga dan tingkat keawetan semata namun juga dipengaruhi oleh hal lainnya. Ketika membelinya sebaiknya jangan asal terpengaruh dengan kepengin punya teman saja karena ternyata wewangian yang dipakai memiliki reaksi berbeda di setiap tubuh seseorang. Hal ini rupanya dipengaruhi oleh minyak khusus di kulit masing-masing.

Advertisement

Selain itu, kamu juga bisa menyesuaikannya dengan wangi sekuat apa yang ingin kamu berikan ke dirimu, apakah yang kaya dan berat atau yang ringan dan segar? Terakhir, jangan cuma lihat harga saja juga karena walaupun murah namun mungkin wangi yang kurang awet akan membuatmu harus berkali-kali menyemprot ulang. Selain boros, juga kurang praktis.

Tak melulu harus ikut-ikutan tren, kamu bisa kok mempercayai hidungmu untuk mendapatkan wangi yang paling cocok dengan tubuhmu. Selamat bereksplorasi~

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Editor

An independent woman, loving mom and devoted wife.

CLOSE