Perbedaan Thrift dan Preloved. Sama-sama ‘Bekas’, tapi Ternyata Sumbernya Nggak Sama

Perbedaan thrift dan preloved

Tren membeli baju bekas atau secondhand memang sudah ada sejak lama. Nah, kalau dahulu orang membeli baju bekas karena tidak sanggup membeli baju baru, sekarang gerakan membeli baju bekas tersebut dianggap biasa dan justru menjadi budaya hidup hemat. Nggak sedikit pula yang menganggap kebiasaan ini lebih ramah lingkungan lo.

Advertisement

Gaya belanja baju bekas belakangan ini kerap disebut dengan thrift dan preloved. Meski pada intinya keduanya memiliki arti yang sama, yaitu ‘bekas’, tetapi ternyata keduanya memiliki makna yang berbeda lo. Nah, buat kamu yang saat ini lagi ingin mencoba mengikuti tren belanja baju thrift atau preloved, yuk simak dulu perbedaannya.

Jadi apa itu thrift? Meski serupa, ternyata sedikit berbeda lo dari preloved

Thrift shop | Photo by Michael Morse from Pexel.com

Arti kata thrift identik dengan barang bekas atau secondhand. Biasanya, barang-barang thrift berasal dari luar negeri. Untuk membeli barang-barang bekas tersebut kamu bisa mengunjungi thrift shop. Dikutip dari Highlark, thrift shop diidentifikasi sebagai toko yang menjajakan berbagai macam barang (termasuk baju) dengan harga sangat murah.

Mengapa sangat murah? Karena barang yang dijual di thrift shop biasanya berasal dari luar negeri dan merupakan barang donasi. Seiring berjalannya waktu, istilah thrift shop ini berkembang menjadi penjual barang bekas yang berasal dari luar negeri (bukan donasi).

Advertisement

Jika kamu mengunjungi thrift shop, kamu akan menemukan banyak sekali barang bekas dengan harga murah

Ada banyak banget pilihan di thrift shop, sampai dijamin kamu bakal kalap sendiri. Akan tetapi saking banyaknya terkadang barang-barang yang dijual di thrift shop ini menjadi nggak tertata rapi. Itu artinya kamu harus pandai dan jeli memilih baju yang akan kamu beli agar mendapatkan barang yang layak pakai, cukup berkualitas dan menarik.

Lalu, apa itu preloved? Mirip-mirip sih, tapi ini lo bedanya

Credit: Photo by Liza Summer from Pexels

Berbeda dengan thrift shop yang menjual banyak barang atau baju bekas dalam sebuah tumpukan, preloved merupakan barang milik pribadi yang masih layak pakai. Apabila seseorang menjual barang pribadinya yang masih layak pakai, maka itu dinamakan preloved. Biasanya, barang yang dijual preloved adalah berupa barang fesyen (pakaian, tas, sepatu, dll).

Advertisement

Preloved adalah bisnis jual beli barang fesyen dalam kondisi bagus serta layak pakai. Biasanya barang preloved adalah fesyen bermerk terkenal. Dengan membeli barang preloved ini, maka kamu akan mendapatkan barang bermerek impianmu dengan harga yang lebih murah.

Tidak jarang barang yang dijual secara preloved adalah koleksi pribadi yang sulit dicari di pasaran

Meski sekilas sama dengan barang thrift, biasanya barang preloved ini adalah barang koleksi pribadi sehingga menjadi istimewa. Pasalnya membeli barang yang langka dan sulit dicari di pasaran membuat pelanggan merasa tidak hanya membeli barang, tetapi juga nilai prestise dari produk tersebut.

Kesimpulannya adalah perbedaan thrift dan preloved berasal dari jenis bisnisnya, apabila thrift menjual banyak barang bekas di satu tempat dan berasa dari luar negeri, sedangkan preloved merupakan barang milik pribadi yang masih layak pakai kemudian dijual.

Nah, gimana nih? Sudah bisa bedain kan antara barang thrift dan preloved? Sekarang kamu tentukan sendiri mau beli baju bekas dari mana. Selamat hunting!

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Editor

An independent woman, loving mom and devoted wife.

CLOSE