Bajuku Mungkin Itu-itu Aja, tapi Tetap Modis adalah Hak Segala Bangsa. Begini Caranya~

tips modis dengan baju sedikit

SoHip, apa yang kamu pikirkan jika ada orang yang suka memakai baju itu-itu aja?

Mungkin kamu punya beberapa pikiran, misalnya bahwa baju-baju yang dipakai mungkin favoritnya, stok bajunya memang sedikit, ia tidak suka mengikuti tren, atau bahkan mungkin berpikir bahwa ia pelit. Pemikiran semacam itu cukup wajar kok, apalagi saat ini tren busana semakin maju dan cepat sekali berganti. Bagi orang-orang yang suka mengikuti tren, berberlanja baju dan punya koleksi yang banyak adalah cara untuk bisa tampil modis karena bisa berganti-ganti model setiap kegiatan.

Bagiku dan orang-orang di luar sana yang memilih hanya punya sedikit baju, hal itu tentu nggak berlaku. Aku hanya punya beberapa warna kaus, kemeja, blouse, satu blazer, dan beberapa celana yang cocok baik untuk acara formal dan santai. Hal itu sudah cukup membuatku bisa tampil modis, kok. Apalagi, beberapa aksesori tambahan untuk styling baju yang aku pakai bisa mempercantik penampilan.

Setiap orang memang punya kebutuhan tersendiri soal baju, apalagi jika berkaitan dengan pekerjaan dan tuntutan sosial. Namun, memiliki sedikit atau banyak baju adalah pilihan yang bebas diambil setiap orang. Bagi mereka yang menganut gaya hidup minimalis, membatasi barang yang disimpan termasuk baju adalah keharusan. Namun, keputusan memiliki sedikit baju seperti yang aku lakukan bukan berarti menganut prinsip minimalis, ya.

Bagiku, memiliki sedikit baju juga bukan kendala untuk tampil modis. Bahkan, kita bisa menghindari perilaku boros atau konsumtif yang biasanya terjadi karena hanya ingin terlihat mengikuti tren.

Kebiasaan pakai baju yang itu-itu saja membuatku sering dianggap aneh bahkan pelit pada diri sendiri saking jarangnya beli baju baru

Stok baju cuma sedikit | Credit by Craig Adderley on Pexels

Bagi sebagian orang, berbelanja baju mungkin dijadikan rutinitas bulanan, apalagi jila alasannya adalah self-reward. Namun, bagiku berbelanja baju adalah hal yang paling jarang kulakukan, bahkan mungkin setahun sekali saat ada baju yang rusak atau ada acara yang mengharuskanku memakai baju tertentu yang belum kumiliki. Hal ini sudah menjadi kebiasaan bagiku sejak beberapa tahun yang lalu.

Kebiasaan pakai baju yang itu-itu saja membuatku sering dianggap aneh oleh teman-teman karena aku sering memakai baju yang sama dalam satu minggu. Misalnya, Senin memakai kemeja hitam dan celana abu-abu, di hari kamis atau Jumat, aku pakai kemeja yang sama dan celana warna moka. Padahal, menurutku ini adalah hal yang wajar, toh kemeja yang aku pakai sudah sudah dicuci bersih, pakai pelembut, pewangi, dan disetrika rapi. Namun, tetap saja aku dianggap pelit karena hanya punya baju yang sedikit.

Apakah kamu pernah mengalami hal semacam ini?

Kendati demikian, aku tetap bisa percaya diri dengan baju-baju yang kupakai. Bagiku, kesopanan dan kenyamanan dalam berpakaian adalah hal yang utama. Tentunya, hal ini nggak ditentukan oleh banyaknya baju yang kita miliki. Apalagi, aku punya beberapa alasan dan pertimbangan soal kebiasaan berpakaian yang sudah cukup lama aku jalani.

Orang-orang yang memutuskan memakai baju itu-itu saja tentu punya alasan dan pertimbangan tersendiri di balik keputusannya

Keputusan memiliki sedikit baju | Credit by Julia on Pexels

Jika kamu pernah memperhatikan beberapa miliarder dunia seperti CEO Facebook, Mark Zuckerberg dan pendiri Apple, Steve Job, mungkin kamu tahu jika mereka hampir selalu memakai baju yang sama di berbagai kesempatan. Padahal, mereka masuk jajaran orang terkaya di dunia dan pekerjaannya menuntut bertemu banyak orang, misalnya rekan bisnis dan jadi pembicara. Namun, Zuckerberg terlihat sering memakai kaus abu-abu dan celana jin, sementara Job memakai kemeja hitam dan celana jin juga.

Saat ditanya alasan dibalik penampilan mereka, ternyata mereka hanya tidak ingin buang-buang waktu saat memilih baju di pagi hari. Sehingga, baju yang mereka miliki hampir semua warna dan modelnya sama, jadi terlihat hanya itu-itu saja meski setiap hari berganti. Demikian pula yang mungkin terjadi pada orang-orang pada umumnya ketika memutuskan memakai baju yang itu-itu saja. Menukil dari Becoming Minimalist, memiliki baju yang sedikit dan terlihat itu-itu saja ternyata memiliki beberapa alasan dan pertimbangan seperti:

  • Efisiensi waktu untuk memilih dan merawat baju
  • Nggak perlu bingung soal penyimpanan
  • Lebih irit karena nggak terbiasa beli baju baru
  • Punya ciri khas penampilan
  • Tampil simpel dan nggak bikin ribet diri sendiri

Meski cuma punya baju sedikit dan yang dipakai itu-itu saja, tapi kita tetap bisa modis, lo. Yuk ikuti tipsnya!

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis