Hidup setelah resmi menyandang gelar sarjana tidak selalu gampang. Tak lagi disokong orangtua artinya kamu harus lebih berhati-hati dengan uang. Di sisi lain, selalu ada hasrat ingin berfoya-foya karena kamu sudah punya uang sendiri, dan mampu membeli hal-hal yang dulu tak terjangkau saat masih menjadi mahasiswa. Itulah kenapa, kamu memerlukan saran finansial yang rasional dan bisa dijadikan pegangan.

Beberapa saran di bawah ini bisa kamu terapkan agar hidupmu sebagai fresh graduate bisa lebih mudah. Apa sajakah mereka?

1. Di masa awal jadi pekerja, tetaplah hidup layaknya mahasiswa. Makan di warung bahkan numpang di rumah orangtua

tetap hidup sederhana

tetap hidup sederhana via www.yukpiknik.com

Advertisement

Walaupun sudah punya uang sendiri, bukan berarti kamu bisa dibilang mapan. Fresh graduate memang kerap dibenturkan oleh realita bahwa gaji mereka belum seberapa.

Jadi untuk menekan pengeluaran, tetaplah hidup layaknya mahasiswa. Terutama untuk tempat tinggal, biaya bensin, dan pengeluaran-pengeluaran tetap yang lainnya. Makanlah di warung seadanya, tinggal di kost yang sederhana, bahkan kalau bisa numpang di rumah orangtua. Untuk pengeluaran tak tetap juga kamu harus hati-hati. Beli baju atau sepatu preloved ketika kamu membutuhkan pakaian untuk pergi ke acara formal. Pertahankan gadget lama yang kamu punya — jangan menggantinya kecuali ia tak lagi bisa digunakan. Dengan begini, kamu bisa lebih sukses menghemat uang.

2. Cobalah untuk tak bergantung pada satu sumber penghasilan. Jadilah freelancer demi sokongan dana tambahan.

Jadi freelancer

Jadi freelancer via www.businessinsider.sg

Kamu tidak tahu apa yang bisa terjadi dengan pekerjaan utamamu. Karena itu, carilah sokongan dana tambahan dengan mengambil pekerjaan yang sifatnya freelance. Entah itu menjadi translator atau interpreter, notulen seminar, desainer merchandise, atau MC suatu acara. Kamu bisa memanfaatkan situs-situs seperti Elance atau Sribulancer untuk menemukan job lepasan yang sesuai dengan latar belakangmu. Di usia semuda ini, jangan hanya bergantung pada sumber penghasilan tunggal.

3. Buka tabungan asuransi sekarang. Waktu terbaik untuk mendaftar adalah saat kamu tak merasa membutuhkan

Persiapkan justru ketika kamu merasa siap

Persiapkan justru ketika kamu merasa siap via www.crystal-models.com

Advertisement

Kalau perusahaan tidak memfasilitasimu dengan asuransi Jaminan Hari Tua (JHT), bukalah tabungan pensiunmu sendiri. Sementara kalau kamu sudah terdaftar dalam skema BPJS Ketenagakerjaan, jangan cairkan jaminanmu begitu memutuskan resign dari pekerjaan. Jumlahnya masih belum seberapa, dan kamu jauh lebih butuh jaminan itu saat kamu sudah menua.

Selain asuransi JHT, pikirkan juga asuransi kesehatan karena kamu bisa jatuh sakit kapan saja. Selain BPJS Kesehatan yang terjangkau preminya, kamu juga bisa mendaftar asuransi di perusahaan-perusahaan swasta.

4. Sudah punya penghasilan sendiri, saatnya mulai investasi. Pelajari opsi-opsi apa saja yang kamu miliki

Pelajari opsi-opsi yang kamu miliki

Sudah punya penghasilan sendiri, saatnya perdalam pengetahuanmu tentang jenis-jenis investasi. Sekarang kamu bisa membuka rekening di berbagai bank sekuritas untuk menanam saham. Kalau dulu perlu puluhan juta untuk membeli saham, sekarang dengan Rp1.000.000-Rp1.500.000 saja kamu sudah bisa memiliki saham-saham perusahaan mapan.

Kamu juga bisa mengikuti skema investasi reksadana. Skema ini cocok untuk fresh graduate sepertimu karena tak membutuhkan begitu banyak dana. Uangmu akan digabungkan dengan uang dari investor-investor lainnya untuk kemudian dibelikan saham. Jadi anggaplah reksadana seperti semacam patungannya orang dewasa.

Opsi lainnya adalah menukar uangmu menjadi emas. Ini bukan investasi — dalam artian, nilai asetmu tidak akan bertambah secara drastis seiring waktu. Di sisi lain, emas bernilai stabil dan paling mudah dijual ketika kamu sedang butuh uang tambahan. Kamu bisa membeli emas batangan di pegadaian atau situs PT ANTAM, atau bisa juga membeli emas perhiasan.

5. Gunakan fasilitas otodebet di awal bulan. Supaya kamu tak kebingungan lagi dalam menyisihkan pendapatan

Buka fasilitas otodebet di bank

Buka fasilitas otodebet di bank via www.careerealism.com

Menabung memang gampang-gampang sulit. Apalagi ketika kita sudah punya uang sendiri — mau digunakan untuk apa saja, tak ada yang melarang karena uang itu kamu yang punya.

Tapi tak menabung adalah kesalahan. Di kepala tiga nanti, kamu akan kelimpungan jika tak punya tabungan. Maka dari itu kumpulkanlah tabunganmu dari sekarang. Supaya mudah, gunakan fasilitas otodebet gratis yang ditawarkan bank supaya gajimu bisa tertransfer otomatis ke rekeningmu yang lain di awal bulan. Kalau sebulan bisa menabung Rp300.000 saja, lumayan ‘kan yang bisa kamu kumpulkan dalam setahunnya?

6. Uang yang masih terbatas membuatmu harus sering mengambil pilihan. Kalau harus memilih, belilah pengalaman daripada barang

Pilihlah pengalaman daripada barang

Pilihlah pengalaman daripada barang via blog.westernunion.com

Meski sudah punya uang sendiri, gaji fresh graduate kita memang belum seberapa. Karena itu, kita sering harus mengambil pilihan antara membeli pengalaman atau barang. Uang hiburanmu bulan ini dipakai buat beli tas baru atau backpacking ke Labuan Bajo, ya? Kalau pilihannya seperti itu, ada baiknya kamu memilih backpacking ke Labuan Bajo saja. Membeli barang akan membuat uangmu berkurang, tapi “membeli” pengalaman justru menjadikanmu makin kaya.

Kenangan yang akan kamu dapatkan selama beberapa hari di Labuan Bajo bisa kamu ceritakan ke keluarga bahkan anakmu nantinya. Tak hanya demi foto-foto saja, kamu juga akan bertemu langsung dengan orang-orang lokal dengan sejuta keramahan. Tentu kamu tak harus menggunakan uang untuk traveling — kursus bahasa asing, les gitar, atau hal sesederhana memasak untuk orangtua juga termasuk pengalaman berharga yang layak “dibeli” dengan uangmu. Terdengar lebih menyenangkan dari sekadar sepatu baru, bukan? 🙂

Masa-masa sebagai fresh graduate memang menyenangkan. Kita sudah lepas dari orangtua dan mulai tahu serunya punya uang sendiri. Tapi uang ini bisa habis begitu saja kalau kita tak hati-hati. Semoga saran-saran di atas bisa membantumu. Kalau ada saran brilian lain yang kamu tahu, jangan ragu untuk membagikannya di kolom komentar ya! 🙂

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya