Kerja keras menjadi prinsip Merry Riana dalam meraih kesuksesan. Wanita ini memang sempat menjalani lika-liku hidup yang tak selalu manis, sebelum akhirnya berhasil menjadi jutawan. Awalnya, Merry Riana tercatat sebagai mahasiswa di Nanyang Technological University Singapura, dengan hutang SPP sebanyak S$40.000. Karena berusaha membayar hutang dan pulang ke Indonesia dengan mapan, Merry berhasil mengumpulkan satu juta dolar Singapura di usia 26 tahun.

Sosoknya yang selalu ramah tampaknya juga menjadi alasan kenapa wanita kelahiran 29 Mei 1980 ini mampu meraih sukses di usia yang begitu muda. Kepada Hipwee, Merry Riana tidak pelit membagi pengalaman dan tipsnya untuk dapat sukses pada usia yang masih muda.

Menurut Merry, ada dua cara mengelola uang. Yang pertama mengurangi pengeluaran, tapi yang lebih penting lagi adalah bisa menambah pendapatan.

Menambah penghasilan adalah salah satu bentuk penghematan bagi Merry Riana.

Menambah penghasilan adalah salah satu bentuk penghematan bagi Merry Riana. via kolom-biografi.blogspot.fr

Advertisement

Sebagai anak yang rantau, Merry Riana pasti harus bisa mandiri, tak terkecuali dalam segi finansial. Cara mengatur keuangannya adalah dengan mengirit. Salah satu cara yang Merry Riana lakukan adalah makan mie instan atau bawa bekal ke kuliah. Tapi, menurut Merry Riana cara yang lebih efektif untuk mengelola uang adalah dengan menambah pendapatan.

Pada saat kuliah, Merry Riana memutuskan bukan hanya untuk mengirit, tapi juga mencari pekerjaan sehingga bisa menambah uang hidup pada saat itu. Tak hanya itu, waktu pun ia perlakukan secara efisien, agar bisa menambah penghasilan di sela-sela kuliah.

Meski uangmu mungkin belum seberapa, penting memetakan ia harus dihabiskan untuk apa. Ini agar bahkan Rp100-mu tak terbuang sia-sia

Biaya tak terduga pasti datang, tabunganlah cara untuk menyiasatinya

Biaya tak terduga pasti datang, tabunganlah cara untuk menyiasatinya via www.vemale.com

Walau uang yang kita miliki mungkin belum menunjukkan angka fantastis, menurut Merry tetap penting untuk memetakan untuk apa setiap kepingnya kita pakai. Ini agar tidak ada dari sedikit uang itu yang akhirnya terbuang sia-sia.

Advertisement

“Contohnya, ketika kuliah saya merencanakan uang saku yang saya dapat. Beberapa untuk uang asrama, beberapa untuk uang buku, beberapa untuk transportasi, dan sebagainya.”

Namun, tak jarang juga perencanaan yang matang di awal ini tak berjalan sesuai rencana. Kadang-kadang ada pembengkakan, contohnya ketika ia harus membeli buku tambahan atau tiba-tiba sakit. Karena itulah, penting untuk memperhatikan poin setelah ini.

Kita hidup bukan hanya untuk hari ini, namun juga esok hari. Sisihkanlah uang untuk tabungan karena hanya mereka yang benar-benar terpuruk yang tidak mampu menabung

Menabung penting untuk masa depan

Menabung penting untuk masa depan via www.google.co.id

Tabungan juga sangat penting bagi mereka yang merantau. Bagi Merry Riana, setiap orang, tua maupun muda perlu menyisakan uang yang didapat karena kita hidup bukan hanya untuk hari ini tapi untuk besok, untuk masa depan, sehingga kita perlu menyisihkan untuk tabungan kita. Ketika ada hal-hal yang sifatnya mendesak, atau di saat-saat perencanaan keuangan tidak berjalan sesuai target awal, kamu tetap bisa mengandalkan tabungan.

“Kita harus bisa menghargai uang. Bukan hanya berusaha keras mencari uangnya, tapi juga berusaha keras menjaganya. Salah satu caranya, dengan membuat tabungan,” ujar Merry Riana pada Hipwee.

Hargai diri sendiri, maka kamu akan dihargai oleh orang lain. Tak perlu malu terhadap pekerjaan yang kamu lakukan asal itu memberikan dampak positif.

Hargai dirimu sendiri

Hargai dirimu sendiri via www.google.co.id

Sewaktu kuliah di Singapura, Merry juga bekerja sebagai sales. Pekerjaan ini dijalaninya dengan percaya diri. Dia tak pernah malu untuk melakukannya. Menurut Merry, malu atau tidak tergantung bagaimana kamu menghargai diri kamu sendiri.

“Yang paling penting adalah ‘You have to have a positive self image’, jadi harus memiliki citra diri yang positif terhadap diri kita sendiri. Jika kita tidak menghargai diri kita sendiri, bagaimana bisa orang lain menghargai diri kita?” ujar wanita kelahiran Jakarta ini.

Ya, kalau kita tidak menghargai pekerjaan yang kita lakukan, bagaimana orang lain bisa menghargai apa yang kita lakukan?

Merry tidak merasa malu menjadi sales karena apa yang ia lakukan itu menurutnya adalah sesuatu yang baik, dan untuk kebaikan orang banyak. Itu berarti pekerjaannya adalah sebuah ibadah.

“Tak perlu terpengaruh gengsi karena kita bekerja bukan untuk gaya-gayaan. Kita bekerja untuk mimpi kita, untuk hidup kita. Gengsi tidak membuat kita sukses, tapi sukses membuat kita pasti bergengsi.”

Setelah sukses secara finansial, Merry sekarang ingin membantu orang mencapai impian lewat Merry Riana Learning Centre.

Tak pernah bosan untuk berbagi

Tak pernah bosan untuk berbagi via www.google.co.id

Sejak tahun 2014, Merry Riana sudah memutuskan untuk lebih berkarya di indonesia. Sebelumnya lebih dari 16 tahun ia tinggal di Singapura. Hasratnya kembali pulang ke Indonesia adalah untuk membantu orang Indonesia mencapai impian dan tujuan pribadi mereka. Tentunya untuk menciptakan inspirasi dan dampak positif itu, ada banyak hal yang ia lakukan. Selain seminar, buku, radio show, bahkan film Merry Riana, ia juga mendirikan Merry Riana Learning Centre. Learning centre ini memiliki program Life Academy yang bersifat pengembangan diri buat anak remaja.

Hipwee tidak mengadakan partnership atau kerjasama iklan dengan Merry Riana. Namun, Merry yang begitu semangat membagikan kisahnya untuk anak muda berkata pada Hipwee bahwa ia berniat membagikan buku terbarunya — Dare to Dream Big — secara gratis kepada para pembaca Hipwee. Untuk mendapatkan bukunya, kamu bisa mengunjungi website-nya di sini.

Melalui kerja keras dan ketulusan, seperti Merry Riana, kamu pun bisa meraih suksesmu di usia muda. Semoga sukses, jangan lupa bahagia! 🙂

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya