Nikmatnya Dapat Duit dari Passion Berbahasa Asing. Tertarik? Begini Memulainya~

dapat duit dari passion

Siapa yang tidak mau bekerja sesuai passion? Menghasilkan uang dari hal yang kita sukai kedengarannya memang menyenangkan.

Tetapi, bekerja sesuai passion tidak segampang yang dibayangkan. Banyak rintangan melintang yang memang harus kita taklukan sebelum semuanya bisa berubah menjadi pundi-pundi uang.

Hal yang sama juga saya alami sebagai seorang penulis konten berbahasa Mandarin di salah satu platform aplikasi yang memberikan jasa untuk bepergian atau travel. Menjadi seorang penulis konten yang tulisannya ditayangkan di platform ternama, apalagi platform yang mendukung berbagai bahasa merupakan sebuah pencapaian tersendiri bagi seorang penulis. Ditambah lagi, jika hasil tulisanmu bukan hanya dibaca oleh banyak orang dari berbagai belahan dunia, tapi juga bisa membuat rekening terisi secara rutin.

Banyak ketakutan sampai akhirnya saya berani mengambil langkah nekat. Akhirnya, hasil dari menulis ini berhasil menjadi sponsor liburan pribadi saya. Tidak pernah disangka-sangka hasil dari menulis dalam bahasa asing ini menjadi begitu berarti dalam hidup. Tak ingin menyimpannya sendiri, kamu juga bisa lo memulai pekerejaan yang sama dengan saya. Begini caranya…

Halang rintangan dalam mewujudkan making money from passion

Banyak rintangan/ Credit: Pexels

Passion setiap orang pastinya berbeda-beda. Cara menemukan passion itu sendiri pun tidak mudah. Bahkan, untuk sekadar kembali melakukan hobi yang telah ditinggalkan saja kadang terasa tidak gampang. Jadi, intinya, jika ingin mewujudkan making money from passion, kita harus rajin, tekun, konsisten, dan tidak boleh takut gagal. Setiap orang pasti memiliki pengalaman pertama yang hasilnya belum maksimal. Oleh sebab itu, tidak ada salahnya kita terus mencoba dan menggali kemampuan terpendam itu.

Banyak juga yang ingin bekerja sesuai passion, tapi takut tidak bisa membiayai hidup sehari-hari lantaran penghasilan yang didapatkan dari mengikuti passion biasanya tidak senikmat seperti dari pekerjaan yang sedang digeluti. Urusan pendapatan memang sering kali dan harus menjadi pertimbangan pertama. Tetapi, bukan untuk membuat kita menyerah kepada passion yang kita miliki. Justru, passion sangat mungkin akan bisa menopang kehidupan kita menjadi lebih baik. Semua bisa dimulai dari usaha yang mungkin terlihat sepele, tapi dengan adanya usaha yang konsisten dan terampil, hasilnya tidak akan berkhianat kok.

Sama halnya dengan belajar bahasa asing, apalagi secara otodidak. Ketakutan pertama yang dihadapi biasanya takut berkata salah, mungkin juga tidak ada target pendengar yang menguasai bahasa yang kita kuasai. Pilihan yang tepat untuk mengatasinya adalah cermin, manfaatkan cermin di kamar untuk berlatih bahasa hingga nanti jika bertemu dengan orang yang mengerti bahasa tersebut kita sudah tidak gagu lagi.

Mulai dulu, lakukan secara percaya diri, dan jangan lupa evaluasi

Keinginan untuk memulai sesuatu sering kali membuat seseorang kebingungan. Pada suatu hal yang belum pernah kita coba, ada baiknya dimulai saja sesuai yang kita kuasai pada saat itu juga. Mungkin nantinya akan menemukan kesulitan, tapi percayalah, kesulitan itu pada akhirnya akan memberikan jawaban dan kemampuan baru untukmu.

Mulai saja dahulu, evaluasi kemudian. Hasil pertama yang tentunya belum sempurna seringkali menjadi batu sandungan seseorang hingga kapok untuk kembali mencoba. Padahal, ada banyak hal dari karya pertama yang mungkin memiliki nilai lain dari sudut pandang orang yang berbeda. Tetapi, hanya karena tidak percaya diri, akhirnya justru banyak yang merasakan karya pertamanya lewat begitu saja dengan cuma-cuma tanpa diperlihatkan kepada orang lain.

Sama halnya ketika kita menulis dalam bahasa asing. Takut akan kesalahan menggunakan kata-kata hingga salah pengetikan pun selalu jadi momok yang begitu menakutkan. Hal ini juga pernah saya alami, bahkan bagi saya yang menguasai bahasa Mandarin secara otodidak rasanya tidak mungkin artikel saya tayang di halaman platform yang dibaca oleh masyarakat asal negeri bambu itu. Namun, dengan tingkat kehati-hatian yang tinggi, juga jiwa perfectionist yang terlampau batas ini, akhirnya kesempatan itu muncul juga. Bahkan, hasilnya di luar ekspektasi yang diharapkan.

Asah terus kemampuanmu dan jangan lupa memperluas jaringan sosial

Terus belajar/ Credit: Pexels

Mengasah kemampuan yang didapatkan dari belajar sendiri alias otodidak adalah wajib hukumnya. Banyak hal yang harus kita cari tahu sumbernya terlebih dahulu. Tetapi, kamu bisa sedikit tenang karena di jaman yang teknologinya sangat canggih seperti sekarang ini, mencari sumber pengetahuan bukanlah hal yang sulit. Semua tergantung dari niat kita saja. Jangan pernah bilang “tidak ada waktu”, kalau memang kamu ingin menjadi lebih baik dengan passion yang kamu miliki, maka ucapan ini haram hukumnya.

Semua orang di dunia sama-sama memiliki waktu 24 jam sehari. Dengan sekadar browsing di internet tentang hal yang ingin kamu ketahui,1 menit saja itu akan menjadi berkah luar biasa tak terhingga. Begitu juga dengan mengasah kemampuan berbahasa, sekadar mendengarkan lagu berbahasa asing saja itu sudah cukup menambah pengetahuanmu, bahkan bukan nggak mungkin bisa mengarahkan ke karya selanjutnya. Jadi, manfaatkan waktu sebaik-baiknya jika memang ingin berkarya dengan passion yang kamu miliki ya.

Selain mengasah skill yang dimiliki, memperluas jaringan sosial juga merupakan sebuah hal yang wajib jika ingin menghasilkan pundi-pundi uang dari passion yang kita miliki. Apalagi, jika memiliki passion berbahasa asing. Fungsi bahasa sebagai jembatan komunikasi, maka memperluas jaringan ini wajib dilakukan. Ditambah lagi dengan adanya era globalisasi tingkat tinggi seperti sekarang ini. Memiliki pergaulan yang luas bakal memberikan masa depan yang cerah bagi pemilik passion bahasa asing seperti saya.

Mengenal banyak orang, apalagi orang-orang yang berasal dari negara yang bahasanya kita kuasai merupakan suatu berkah penyaluran bakat yang mungkin tidak pernah kamu sangka. Bisa jadi suatu hari nanti, dari kenalanmu itu, kamu justru bisa bekerja dengan kemampuan bahasa asing yang kamu miliki. Entah sebagai penerjemah sampai menjadi penulis konten seperti yang marak belakangan ini.

Kesempatan itu bisa hadir dari sebuah pertemuan, sebuah jodoh yang bisa membuat kita menghasilkan uang. Saya pun begitu, berawal dari junior di bangku kuliah yang mengenal dan mengetahui bahwa saya bisa berbahasa asing, dia pun akhirnya memberikan kesempatan untuk menjadi penulis konten di perusahaannya. Berawal dari tidak yakin sampai akhirnya tulisan saya benar-benar bisa tayang di platform itu, rasanya bahagia sekali. Apalagi, melihat rutinitas uang masuk ke rekening setiap bulannya. Ditambah dengan topik tulisan yang berhubungan dengan perjalanan atau liburan, bisa sekalian virtual travelling.

Hargai setiap kesempatan yang datang dan berikan yang terbaik

Memiliki passion berbahasa asing tentunya tidak dimiliki setiap orang. Pasalnya, bahasa adalah bakat yang paling mudah sekaligus paling susah untuk dilatih. Banyak yang sudah khusus belajar bahasa pun masih tidak menguasainya secara fasih. Di sinilah waktunya kita untuk meng-upgrade diri kita dengan kemampuan bahasa yang kita miliki. Saat sudah ada kesempatan yang datang maka kamu wajib memanfaatkannya sebaik mungkin.

Setiap kesempatan yang datang menghampiri sudah selayaknya kita hargai. Oleh sebab itu, memberikan karya terbaik adalah keharusan sebagai salah satu cara kita menghargai kesempatan yang datang. Dengan memberikan hasil karya terbaik, maka kesempatan itu bisa jadi akan terus tersedia untukmu. Semakin banyak yang melihat karya kita, maka kita pun secara otomatis menghasilkan kesempatan-kesempatan baru. Banyak kesempatan, pundi-pundi uangnya juga akan semakin banyak.

Meski judulnya making money from passion, tapi hal ini bukan melulu tentang uang

Bisa nambah ilmu/ Credit: Pexels

Berhasil memelihara konsep making money from passion dalam kehidupan bukan berarti hanya uang yang kamu dapatkan. Apalagi, urusan mengenai bahasa. Selain uang, ada kemampuan berkomunikasi yang kita dapatkan, juga kemampuan menulis seperti yang saya alami. Penggunaan bahasa sampai dengan pengetahuan mengenai budaya negara lain yang sebelumnya tidak pernah teraba pun otomatis menjadi pengetahuan tersendiri. Tak hanya yang berhubungan dengan bahasa, ada juga pengalaman memecahkan masalah yang pastinya akan ditemukan dalam passion apapun yang kamu miliki.

Punya tarif tersendiri bukan berarti bisa sombong. Justru karenanya, banyak tantangan baru yang akan dihadapi. Tentunya tantangan yang akan menempa kita menjadi seseorang yang memiliki karya-karya luar biasa. Namun, perlu dicatat bahwa ini semua hanya bisa dinikmati bagi kita yang selalu sedia menempa diri sampai akhirnya berhasil menganut konsep making money from passion.

Baca sepuasnya konten-konten pembelajaran Masterclass Hipwee, bebas dari iklan, dengan berlangganan Hipwee Premium.
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis