Teman: Huff… baru hari kelima setelah gajian, saldo udah tinggal setengahnya aja.

Kamu: Hah?! Kok bisa? Boros banget ya kamu?

Teman: Hmm, tenang aja uangnya habis karena aku pakai buat bayar tabungan hari tua, premi asuransi, deposit-”

Kamu: Ngapain? Kita kan masih muda! Itu mah nanti kalau sudah mulai berumur saja…

Terkadang kita kerap terlena karena usia yang masih muda dan mengabaikan rencana jangka panjang dalam kehidupan. Tabungan untuk masa depan terasa belum begitu relevan dan signifikan untuk dikumpulkan. Hmm yakin nih gak mau nabung mulai dari sekarang?

1. Tabungan darurat harus ada, demi kebutuhan yang bisa datang kapan saja

saving-tips_2245371b

Advertisement

Tabungan atau pos dana darurat adalah dana yang patut kamu anggarkan untuk memenuhi kebutuhan yang mendadak, mendesak, diluar rencana dan insidentil yang mungkin saja terjadi di masa depan. Contohnya ketika kamu atau anggota keluarga mendadak jatuh sakit, bisa juga kalau tiba-tiba kamu harus mengalami PHK sehingga tidak ada pemasukan untuk beberapa bulan.

Besarnya tabungan darurat sangat tergantung pada tanggungan yang kamu milki. Buat kamu yang masih lajang, tabungan darurat yang aman sebaiknya senilai 4 kali pengeluaran bulanan. Contoh, kalau pengeluaran bulananmu 2,5 juta, maka tabungan darurat yang ideal bagimu adalah 2,5 juta x 4 alias 10 juta rupiah. Buat yang sudah menikah nilai ideal tabungan darurat yang kamu siapkan sekitar 6 sampai 12 kali pengeluaran bulanan.

Cara untuk mengumpulkan tabungan darurat bisa dilakukan dengan menyisihkan sejumlah uang dari pendapatan bulananmu segera setelah waktu gajian.  Sebenarnya tidak ada jumlah pasti yang harus kamu anggarkan untuk tabungan ini, namun usahakan untuk bisa menabung minimal 5-10% dari pendapatan setiap bulannya. Tabungan ini patut kamu mulai sedini mungkin, karena memang butuh waktu yang tidak sebentar untuk mengumpulkan tabungan sebanyak jumlah yang ideal.

2. Jangan sepelekan tabungan khusus untuk liburan dan rekreasi agar kualitas hidupmu terjamin.

HOlidays

Advertisement

Seiring berjalannya waktu, kebutuhan untuk liburan atau berelaksasi semakin signifikan dalam hidup kita. Kalau dulu liburan dan kegiatan-kegiatan menyenangkan lain mungkin hanya terlihat sebagai kebutuhan tersier yang sepele, namun di jaman sekarang posisinya mulai semakin penting dalam prioritas hidup berkualitas.

Tabungan khusus liburan atau rekreasi adalah pos dana yang harus kamu anggarkan untuk membiayai kegiatan refreshingmu. Liburan atau agenda rekreasi lainseperti menonton konserperlu dilakukan untuk mengurangi kadar stress yang menumpuk dari pekerjaanmu. Itulah kenapa tabungan untuk kegiatan refreshing ini nggak boleh kamu sepelekan lagi.

Agar liburan atau rekreasimu lancar dan bukan malah semakin membuatmu stress ada baiknya kamu merencanakannya dari jauh-jauh hari, setidaknya setahun sebelumnya. Anggaran dana liburan bisa dikumpulkan dengan produk tabungan rencana yang sudah banyak ditawarkan di bank-bank nasional. Agar liburanmu aman nyaman dan terjamin, sisihkan 5 sampai 15% gajimu untuk membiayai rencana liburanmu.

3. Sisihkan dana untuk asuransi kesehatan dan kecelakaan, karena terbukti memang lebih baik sedia payung sebelum hujan.

Health-Insurance

Bagi kamu yang masih di usia prima, jasa asuransi mungkin memang terlihat belum terlalu penting. Fisik yang masih bugar dan sehat memang sering membuat kita lupa kalau resiko kesehatan, bencana atau kematian yang bisa datang menimpa kapan saja. Di sini peran asuransi menjadi penting, bagaikan payung yang siap melindungi kamu dan orang-orang yang kamu cintai dari badai dadakan, ketika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Asuransi ada berbagai macam jenisnya namun yang patut kamu utamakan adalah asuransi kesehatan dan asuransi jiwa. Sisihkan penghasilanmu untuk membayar premi bulanan yang nominalnya berbeda-beda tergantung perusahaan asuransi atau produk yang kamu pilih. Untuk asuransi kesehatan, BPJS Kesehatan adalah salah satu pilihan yang bisa kamu manfaatkan dengan premi yang tidak terlalu mahal.

4. Tidak pernah ada kata ‘terlalu dini’ untuk membuka tabungan depositomu sendiri.

deposito-750x498

Deposito atau tabungan jangka panjang adalah salah satu bentuk investasi paling aman yang bisa kamu lakukan dengan gajimu. Jika kamu tertarik untuk mendapatkan keuntungan dalam bentuk bunga yang cukup besar dan resiko relatif kecil, maka tabungan jangka panjang bisa menjadi pilihanmu mulai dari sekarang.

Hampir semua bank memiliki produk deposito yang menarik dengan kelebihan mereka masing-masing. Pilih yang sesuai dengan rencanamu, mulai dari jangka waktu deposito, besarnya uang yang hendak kamu depositokan, tujuan akhir dari depositomu nanti dan sebagainya.

Perlu diperhatikan bahwa secara umum, dana yang sudah didepositokan baru bisa dicairkan bersama dengan bunga yang dihasilkannya setelah jatuh tempo. Apabila deposito dicairkan sebelum jatuh tempo, maka akan terkena penalti. Jadi mantapkan tujuan dan niatmu terlebih dahulu sebelum memulai tabungan deposito.

5. Untuk kamu yang penghasilannya sudah cukup stabil, segera pertimbangkan rencanamu untuk memiliki rumah pribadi dengan anggaran dana KPR.

couple in  front of one-family house in modern residential area

Ketika sudah menginjak usia matang, tentu hidup mandiri dan memiliki rumah sendiri adalah salah satu harapan setiap orang. Selain itu, mungkin ada juga di antara kamu yang ingin menunjukkan rasa terima kasih kepada orang tua dengan mempersembahkan rumah bagi mereka. Di sini peran KPR sangat membantumu yang ingin memiliki rumah dengan cara mudah dan aman.

Tidak semua orang mampu membeli rumahyang merupakan sebuah aset bernilai tinggidalam waktu yang begitu singkat. Untuk itu, membuat anggaran gaji khusus guna mendapatkan rumah impian patut kamu mulai segera setelah kamu merasa cukup mapan. Buat kamu yang punya penghasilan kurang lebih 10 juta/bulan, kamu sudah bisa nyicil KPR senilai 200 juta selama 10 tahun. Kamu yang berpenghasilan kurang dari itu tetap bisa menyicil KPR juga, untuk rumah tipe 21 senilai 65 – 120 juta rupiah.

6. Agar pernikahanmu lancar dan tidak merepotkan siapapun, mulailah menabung untuk modal menikah mulai dari sekarang.

original

Acara pernikahan yang indah, berkesan, dan lancar adalah impian hampir semua pasangan yang hendak menyatukan hati dalam tali perkawinan. Namun perlu diakui bahwa untuk menggelar acara pernikahan butuh dana yang tidak sedikit. Daripada acara pernikahanmu kelak bikin tekor diri sendiri atau membuat repot orang tua, serta meninggalkan kenangan tidak mengenakkan, sebaiknya kamu dan pasangan mulai menganggarkan penghasilan kalian sedari sekarang.

Sisihkan sekitar 20 sampai 30% penghasilanmu setiap bulan untuk menggalang anggaran untuk pernikahan idamanmu. Kalau masih dirasa berat, mulailah pelan-pelan dari angka 5 sampai 10%/gaji setiap bulan dan kemudian perlahan tapi pasti tingkatkan nominalnya. Mempersiapkan dana pernikahan dalam waktu satu tahun juga bukan hal yang mustahil dengan cara yang pernah dibahas oleh Hipwee.

7. Demi masa pensiun yang sejahtera, tidak ada salahnya bagimu untuk mulai memikirkan tabungan hari tua masih belia.

old-couple-holding-hands-photos-7
Mungkin sesuatu seperti tabungan dana pensiun masih terasa begitu jauh dari bayanganmu sewaktu masih muda. Akan tetapi tidak ada salahnya untuk mulai memikirkan rencana hidupmu di usia senja mulai dari sekarang. Gaya hidup seperti apa yang kamu inginkan, bagaimana kamu ingin menghabiskan hari tuamu, berapa pemasukan yang kamu mau kelak… Semua bisa diatur dengan tabungan hari tua atau dana pensiun.

Kapan kamu mau memulai tabungan hari tua ini kembali lagi bergantung pada cita-citamu di masa pensiun kelak. Namun memang disarankan untuk dimulai sesegera mungkin agar cadangan masa tuamu semakin matang nantinya.

Jadi gimana, siap untuk membangun masa depan yang lebih terencana? Atau mau cuek saja tapi keteteran nantinya?

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya