Ibu Muda Multweetasking; Rahne Putri, Sejuta Bakat Hingga Tulisannya yang Memikat

Artikel ini adalah bagian dari #HipweeBerbaikHati. Tanyakan langsung pertanyaanmu ke Rahne Putri di kolom komentar ya!

Mulanya, mungkin banyak yang mengira bahwa beraktivitas penuh di sosial media dapat menyita waktu dan membuang hari dengan percuma. Berhadapan dengan layar komputer atau ponsel juga dianggap tak ada gunanya, khususnya bagi mereka yang sudah menyandang status sebagai ibu muda.

Advertisement

Tapi, fakta tadi nggak berlaku buat Rahne Putri, wanita berparas manis dengan kacamata yang setia membingkai kedua matanya. Wanita yang lebih akrab disapa Rahne ini begitu lihai menuliskan setiap apapun yang dipikirkannya di sosial media, terutama di Twitter (@rahneputri) dan blognya (rahneputri.com).  Atau, hal-hal ringan tapi menarik yang Rahne sajikan di blog kesayangannya yang diberi nama Carousel Of Memories.

Tak hanya akun pribadinya saja yang syarat akan hiburan dan guyonan renyah, Rahne juga menjadi salah satu orang dibalik akun Twitter @anjinggombal. Sesuai namanya, akun Twitter yang memiliki pengikut 1,21 juta ini berisi gombalan-gombalan ringan, tapi tetap mengena di hati pembacanya.

Ask Me Anything with Rahne

Ask Me Anything with Rahne via twitter.com

Berkat kemampuan menulisnya yang semakin ‘sadis’, wanita lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Malang ini juga telah menghasilkan sebuah buku berjudul ‘Sadgenic’, di mana sebagian besar isinya merupakan karya sastra berbentuk puisi. Bukan cuma itu, buku Sadgenic pun kini sudah banyak direview oleh para pembaca, khusunya mereka penggila buku dengan alur sederhana, tapi efeknya luar biasa.

Advertisement

Tidak cukup sampai di sini, berkat kerja kerasnya menjadi ibu muda yang ‘nyambi’ sebagai Social Media Head di sebuah digital agency di Jakarta, penghargaan Social Media Awards dari Marketing Magazine pun berhasil ia dan tim raih pada tahun 2015.

Bakat lain dari Rahne yang membuat teman-temannya takjub adalah, kemampuannya dalam multweetasking alias bisa melakukan hal apapun seperti menulis di sela-sela kesehariannya mengurus anak atau update status di Twitter dan Instagram stories saat sedang bekerja. Hmmm… kalau bukan Rahne, siapa lagi yang bisa?

Advertisement

Well, menjadi ibu dengan satu anak sepertinya bukan sebuah penghalang bagi Rahne untuk terus berkarya dengan jalan yang telah dia pilih. Kemampuannya dalam menulis dan kritis terhadap hal-hal kecil juga berhasil memikat banyak orang, khususnya mereka yang peka terhadap lika-likunya kehidupan.

Rasanya, satu artikel ini takkan pernah cukup untuk memuat segala hal tentang Rahne Putri dan berbagai macam bakat terpendamnya. Untuk itu, kamu yang penasaran dengan rahasia apa yang membuat Rahne Putri bisa sekeren sekarang, ajukan pertanyaan sebanyak-banyaknya di bawah artikel ini, ya!

Udah pengen tanya-tanya? Penasaran gimana caraya?

  • Login di Hipwee menggunakan akun Facebook kamu
  • Tulis pertanyaanmu di kolom komentar (bagian bawah artikel ini)
  • Rahne Putri akan menjawab pertanyaan kalian di tanggal 14 November 2016 pukul 19.30 sampai pukul 21.30 WIB

Silakan bertanya! Jangan takut atau malu, Rahne orangnya baik, kok…

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Seorang makmum yang taat :)

54 Comments

  1. Pernah ngerasa stuck dan jenuh di kerjaan ga, kak? Kalau pernah, apa yang kakak lakukan untuk mengatasinya?

  2. Bagaimana membagi waktu antara mengurus, bermain dgn anak, suami dan menulis kaa..

  3. Silvia berkata:

    Hai Mbak Rahne…
    Apakah menjadi penulis sekaligus Iibu muda sudah menjadi cita-cita Mbak sejak lama?
    Trims 🙂

  4. Hai Mba Rahne. Dulu aku ngefans banget sama tulisan-tulisan Mbak Rahne di Sadgenic. Pertanyaanku, apa aliran-aliran mellow galau itu tetap ada di diri Mbak Rahne sekarang setelah berkeluarga dan punya anak?

  5. Doni berkata:

    Minta bocoran dong kak, gimana numbuhin inspirasi buat nulis, kadang2 ketika nulis aku sering stuck in the middle gtu =D

  6. Syauqina berkata:

    Halo mbak Rahne. Kok bisa sih mbak selalu dapet inspirasi buat nulis kata-kata romantis dan gombalan-gombalan manis?
    Soalnya kalo aku sendiri gak tau kenapa, banyak inspirasi kalo pas lagi patah hati, sedih, ato sakit hati. Pas mood netral kok biasa aja gt. Jadi kurang menggebu kata-kata yg aku tulis.
    Bagi tips dong 🙂

  7. Dwita Apriliani berkata:

    Halo mba Rahne! Zaman kuliah dulu saya sering ikuti medsos kamu mbak, suka dengan tulisan-tulisannya. Sayang mau nanya:

    1. Yang buat mba Rahne yakin untuk terjun ke pekerjaan di dunia digital kayak gini apa sih?
    2. Apa kerja di digital agensi nggak sulit buat atur waktu sama keluarga dan teman?
    3. Goals apalagi yang mau mbak Rahne capai ke depannya? Apa karier saat ini adalah pilihan karier terakhir atau akan ada lagi? hehe
    4. Buat yang terakhir, kunci supaya sukses punya karier di dunia digital kayak gini dong mba.

    Makasi sebelumnya! Sukses terus mba Rahne!

  8. Putri Nurjanah berkata:

    Hai Mbak Rahne, mau tanya dong gimana cara membagi waktu buat selalu update medsos sedangkan kita sendiri terkadang lagi stres ngadepin kerjaan di dunia nyata? dan gimana cara tetep bisa konsisten nulis blog, dll? soalnya aku kadang jg stuck padahal udah dpt ide yg menarik tp mau nglanjutin kok males banget yaa.. Thanks

  9. Rahne Putri berkata:

    Halo Dwita Apriliani, makasih ya pertanyaannya 😀

    1) Awalnya terjun di dunia kerja di bidang periklanan (memang sesuai dengan keinginan dari jaman kuliah) namun jalur medianya masih konvensional (tv, radio), di saat yang bersamaan lagi ‘hype’ yang namanya facebook, twitter yang ternyata jadi media baru. Akhirnya muncul kesempatan buat pindah ke dunia digital, di agency digital.

    2) Awal bekerja di dunia digital agency ini ibaratnya siap untuk lembur. Di Jakarta kebetulan jadi anak rantau, jauh dari keluarga sehingga jarang protes. Kalo temen sih ga ada masalah karena temen2 kantor juga jadi temen main. Lagipula, dengan adanya dunia digital, temen yang jauh juga rasanya jadi dekat. Skrg ketika sudah berkeluarga, masih bekerja di digital agency tapi alhamdulillah jarang lembur.

    3) Goals: pengen punya branding sendiri, mengelola blog serta bikin konten2 yang menarik jadi bisa kerja dari rumah hehe. Karir sih masih pengen ada tapi 5 tahun lagi pengen bisa punya branding sendiri.

    4. kuncinya: konsisten, kenal banyak orang/ orang2 baru & ikutan komunitas itu bisa jadi networking.

    Semoga membantu yaa : D

CLOSE