5 Hal ini Bisa Membuatmu Kena Blacklist Perusahaan Saat Melamar, Banyak yang Nggak Sadar

penyebab blacklist perusahaan

Meski lowongan kerja selalu ada, namun mencari pekerjaan tetap bukan hal yang mudah. Apalagi bagi para fresh graduated yang masih minim pengalaman. Memang, banyak yang berusaha mati-matian supaya bisa diterima kerja di perusahaan idaman. Sayangnya, nggak semuanya begitu, ada saja pencari kerja yang justru melakukan hal tak menyenangkan dan malah membuat mereka dimasukan ke kategori orang-orang yang dihindari atau di-blacklist. Lamaranmu nggak akan lagi direspons karena reputasimu sudah buruk oleh perusahaan.

Advertisement

Nah, biar nggak kejadian, mending hentikan melakukan hal-hal berikut supaya kamu nggak jadi salah satu dari mereka yang kena blacklist. 

1. Meski sangat menginginkan pekerja namun jangan sampai kamu membombardir perusahaan dengan lamaran kerjamu

bombardir lamaran via wmetropolii.pl

Nggak hanya mengirimkan lamaran berkali-kali, melamar posisi yang berbeda secara bersamaan di satu perusahaan juga bisa membuatmu kena blacklist lo! Hal ini bisa membuatmu dipandang sebelah mata karena nggak fokus menentukan posisi pekerjaan yang dilamar.

2. Nggak memenuhi panggilan interview juga jadi penyebab seseorang kena blacklist perusahaan

nggak datang interview via imdiversity.com

Biasanya setiap perusahaan akan memiliki database yang berisikan nama pelamar kerja. Nah, kalau kamu nggak datang maka namamu akan tercatat dan nggak ada kemungkinan untuk dipanggil lagi. Untuk itu, cobalah kabari pewawancara jika memang kamu nggak bisa datang, jangan lupa pula sebutkan alasanmu. Selain membuatmu lebih aman ini juga nggak akan membuat pewawancara menunggu kedatanganmu.

Advertisement

3. Meneror perektrut juga bisa membuat namamu dicoret begitu saja lo!

neror HRD via www.realta.co.id

Memang sih kadang orang nggak sabar menunggu hasil tes kerja, tapi bukan berarti kamu boleh menanyakan kejelasan kepada perekrut berkali-kali lo! Ini bisa membuat perektur risih dan malah menghapus namamu meski ternyata kamu sebenarnya lolos. Baiknya, tunggulah hingga 14 hari, jika memang nggak ada jawaban kamu bisa segera move on mencari pekerjaan lain.

4. Alasan blacklist lainnya biasanya karena data yang ditulis pelamar tersebut bohong alias palsu

CV palsu via thepdcafe.com

Saking banyaknya pencari kerja, ada saja oknum yang menjual diri mereka kepada perekrut dengan memberikan data palsu. Nggak hanya skill, namun beberapa dari mereka bahkan ada yang menuliskan pengalaman kerja palsu lo! Padahal tanpa kamu tahu, biasanya HRD akan melacak ke perusahaan tempat kerjamu dulu. Nah, daripada bohong, mending buat CV dengan jujur dan sesuaikan benar-benar dengan kemampuanmu.

5. Resign tanpa memberi kabar juga bisa membuatmu jadi pencari kerja yang namanya buruk

Advertisement

resign tanpa kabar via money.usnews.com

Meski sudah nggak tahan, usahakan untuk mematuhi aturan perusahaan mengenai waktu resign. Sebab, jika kamu resign begitu saja ini bisa membuatmu kena blacklist oleh perusahaan tempatmu kerja dulu. Bahkan lebih parahnya, HRD bisa saja menyebarkan namamu ke seluruh network mereka dan menyebutmu nggak punya itikad baik lo!

Makanya, kalau kamu ingin namamu tetap dipandang baik oleh perusahan baiknya hindari melakukan hal di atas. Padahal, sekalinya di-blacklist oleh perusahaan, kamu akan sulit mencari pekerjaan. Apalagi sekarang banyak perekrut yang membagikan pengalaman buruk mereka terkait pencari kerja di media sosial. Duh, jangan sampai deh kamu jadi salah satunya.

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Helga-nya Arnold!

Editor

ecrasez l'infame

CLOSE