Memperingati Setahun Lebih Merasakan Work from Home. Jadi Anak Rumahan, Nggak Melulu Kesepian

Perubahan kebiasaan saat pandemi

Sudah setahun lebih sejak pertama kali ada kasus pandemi Covid-19 di Indonesia. Yang dulu ngira kalau Work from Home alias WFH cuma akan dirasakan selama 2 minggu, ternyata oh ternyata sampai anniversary juga. Lebih awet daripada kebiasaan olahraga yang paling pol hanya bertahan selama 2 bulan saja. Meskipun terasa cepat berlalu, tapi nggak bisa dimungkiri kalau pandemi ini sudah mengubah begitu banyak kebiasaan. Banyak yang dulunya hobi kelayapan, sekarang mencoba untuk lebih anteng jadi anak rumahan.

Memang sih memiliki keterbatasan ruang gerak itu kadang-kadang menimbulkan rasa bosan, tapi menghabiskan banyak waktu di rumah ternyata nggak sebegitu buruknya kok. At least, untuk saya sendiri. Malahan gara-gara lebih banyak di rumah, saya jadi jarang kesepian. Aneh ya?

ADVERTISEMENTS

ADVERTISEMENTS

Banyak eksperimen yang dilakukan oleh orang-orang ketika pandemi mulai masuk Indonesia, dari menanam tumbuhan sampai saham

Memperingati Setahun Lebih Merasakan Work from Home. Jadi Anak Rumahan, Nggak Melulu Kesepian

Tanaman/ Credit: Elle Hughes on Pexels via www.pexels.com

Ingat bagaimana awal tahun lalu banyak orang mengubah gaya hidupnya dan mencoba menemukan hobi baru demi bisa lebih betah di rumah? Mari kita nostalgia sebentar, saat awal pandemi muncul pengguna TikTok sepertinya juga ikutan naik, ya meskipun dulu aplikasi ini dicela. Banyak yang sadar kalau ternyata isinya bukan orang joget saja, ada banyak hal berguna termasuk resep-resep rahasia. Mulailah dengan bikin kopi dalgona sampai tangan jadi kekar karena ngaduknya. Banyak juga yang mencoba masak dengan resep baru dari sana.

Tak hanya itu, orang-orang juga jadi lebih banyak mengampanyekan go-green alias senang melihat yang ijo-ijo dengan menanam bermacam hal yang berisiko seperti tanaman mahal yang berpotensi mati kalau nggak diurus atau saham yang berpotensi rugi kalau asal-asalan. Nyatanya banyak juga yang berhasil bertahan.

ADVERTISEMENTS

Saya mengambil jalan yang mungkin juga diambil oleh buanyak orang lainnya, menghabiskan waktu dengan streaming tontonan bagus

Memperingati Setahun Lebih Merasakan Work from Home. Jadi Anak Rumahan, Nggak Melulu Kesepian

Streaming/ Credit: cottonbro on Pexels via www.pexels.com

Saya juga sempat merasakan beberapa di antara hobi baru yang disebutkan tapi yang paling menyenangkan adalah…mengeksplorasi ribuan judul serial, film, drama Korea, video YouTube, hingga variety show yang sampai sekarang masih nggak ada habisnya. Dalam hati saya bergumam “Oalah, pantesan orang-orang dulu betah banget nonton beginian.”

Maka saya ingin mengucapkan terima kasih pada layanan streaming yang makin ke sini makin beragam serta memudahkan akses untuk mendapatkan tontonan bagus dengan harga relatif terjangkau (kalau nggak semua layanan langganan di-subscribe tentunya). Pos bujet buat pergi ke bioskop bisa dialihkan ke sana sekarang. Jujur saja dengan adanya layanan tersebut saya merasa kalau rasa bosan jadi berkurang dengan sangat drastis. Entah kenapa dulu saya nggak kepikiran buat langganan.

Baik, saatnya melakukan pengakuan. Saat masih bekerja di kantor dulu (FYI, kantor Hipwee masih WFH dari awal pandemi hingga sekarang), saya selalu bingung menghabiskan waktu setelah bekerja. Kalau pulang maka risikonya adalah merasakan kesepian walaupun sebenarnya saya bukan orang yang terlalu senang bersosialisasi dengan banyak orang. Akhirnya, selain melakukan pekerjaan sampingan, saat ada waktu lowong dan ada yang mengajak pergi untuk sekadar nongkrong atau makan maka langsung saya iyakan. Bahkan nggak jarang, saya akan kelayapan ke toko buku atau ngopi sendirian saat nggak ada teman dan benar-benar di puncak kebosanan.

ADVERTISEMENTS

Sayangnya, yang kita lewati bukan hanya hari-hari biasa saja tapi juga momen berharga yang berlalu begitu saja

Memperingati Setahun Lebih Merasakan Work from Home. Jadi Anak Rumahan, Nggak Melulu Kesepian

Online/ Credit: Ivan Samkov on Pexels via www.pexels.com

Dalam satu tahun, yang kita lewati bukan hanya hari-hari di rumah saja. Ada ulang tahun teman, hari raya, wisuda, pernikahan, dan momen berharga lainnya. Banyak yang harus ikhlas melakukan peringatan tersebut secara sederhana. Saya sendiri justru merasa beruntung karena bisa melewati masa berharga seperti Ramadan dan Hari Raya bersama dengan keluarga. Mereka yang memiliki jiwa introver mungkin juga akan mengamini kalau saya bilang berkurangnya sosialisasi justru membuat mereka merasa lebih nyaman.

Meskipun saya pribadi merasa bahwa selama satu tahun lebih WFH ini penuh dengan anugerah tapi saya juga tetap berharap pandemi ini akan lekas berlalu dan kita semua bisa berkegiatan seperti semula. Pasalnya, banyak korban yang berjatuhan dan tak semua orang bisa mendapatkan kemewahan seperti yang saya rasakan sekarang.

ADVERTISEMENTS

#HipweeJurnal adalah ruang dari para penulis Hipwee kesayanganmu untuk berbagi opini, pengalaman, serta kisah pribadinya yang seru dan mungkin kamu perlu tahu

Baca tulisan #HipweeJurnal dari penulis lainnya di sini!

Baca sepuasnya konten-konten pembelajaran Masterclass Hipwee, bebas dari iklan, dengan berlangganan Hipwee Premium.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis