Gemar menabung selalu ditanamkan pada kita sedari usia belia. Namun, semakin dewasa kita justru semakin jarang melakoninya. Banyaknya kebutuhan yang harus terpenuhi dan minimnya uang saku sering dijadikan alasan utama.

Padahal, jika kamu mau berusaha, kamu bisa kok menabung walaupun hanya memiliki uang saku yang terhitung pas-pasan misalnya buat kamu yang masih mahasiswa. Di artikel ini akan Hipwee kupas dan jabarkan 10 cara jitu untuk menabung bagimu yang uang sakunya kurang dari 1,5 jutaan. Apa aja sih tips-nya? Yuk, simak!

1. Membuat rekening terpisah itu wajib hukumnya, karena kamu akan terhindar dari keinginan menghamburkan uang seenaknya.

cara menabung untuk mahasiswa

cara menabung untuk mahasiswa

Advertisement

Membuat dua jenis rekening berbeda bank merupakan langkah awal yang harus kamu lakukan jika benar-benar ingin menabung. Dengan begini kamu juga akan terbantu untuk mengelola keuanganmu tiap bulan. Buatlah rekening tanpa kartu atm sebagai rekening tabungan, sementara rekening dari bank yang satunya untuk kebutuhan bulanan.

Ketika menerima kiriman dari orangtua, segera pisahkan uang yang ada. Masukkan 25-30% uang yang kamu terima ke dalam rekening tabungan. Dengan begini kamu akan terbiasa untuk mengutamakan menabung, bukan hanya menabung jika ada uang sisa saja.

2. Susun anggaran baru tiap awal minggu. Kamu tidak boleh membelanjakan lebih dari anggaran yang dicanangkan.

menabung kurang dari 1,5 juta

menabung kurang dari 1,5 juta

Setelah memisahkan uang yang kamu terima, wajib pula hukumnya untuk merinci dan membuat anggaran di awal minggu. Anggaran ini berisi rincian kebutuhan pokok yang harus kamu keluarkan selama satu minggu ke depan. Dengan berpegang pada catatan yang kamu buat sendiri, kamu akan terhindar dari keborosan.

3. Atur jam makan sehingga bisa menekan pengeluaran. Makan pagi digabung makan siang, lalu makan larut malam sehingga saat pagi gak cepat lapar.

menghemat uang jajan

menghemat uang jajan via batampos.co.id

Advertisement

Makan merupakan kebutuhan pokok manusia. Biasanya pula biaya hidup selama satu bulan yang paling besar jumlahnya tersedot demi kebutuhan makan dan jajan. Namun, sebenarnya jika kamu bisa lihai mengatur strategi kamu bisa kok menekan pengeluaran uang makan.

Atur jam makan dan menu makan sedemikian rupa supaya kamu bisa berhemat. Misalnya saja mengganti sarapan dengan susu sereal. Kemudian kamu bisa mulai makan siang ketika sudah menjelang sore sehingga rasa kenyang yang ada semakin awet. Lalu kamu bisa mendapat makan malam saat sudah larut sehingga saat pagi tak terlalu lapar.

Bahkan, kamu juga bisa menjadwalkan maksimal 2 kali dalam seminggu untuk makan mi instan demi menekan pengeluaran. Selain itu, jika kamu memiliki magic jar di kos, kamu bisa memasak nasi sendiri dan membeli lauk. Hal ini akan sangat membantu memangkas pengeluaranmu.

4. Kamu memang wajib memutar otak demi bisa berhemat. Numpang ngeprint di kos teman, jalan kaki ke tempat yang dekat, membawa minum kemana-mana, cuci baju sendiri – semua bisa jadi solusi.

cuci baju sendiri biar hemat

cuci baju sendiri biar hemat

Selain mengatur strategi demi menekan pengeluaran untuk makan, kamu juga bisa memangkas anggaran dari berbagai aspek. Misalnya saja daripada sering-sering mengeprint tugas, kamu bisa menumpang mengeprint tugas pada teman satu kos atau teman satu kelas.

Kemudian, kamu bisa pergi kemana-mana dengan berjalan kaki atau nebeng teman. Dengan begini anggaran untuk bensin pun bisa sedikit terpotong. Tak hanya itu, biasanya tanpa disadari kebiasaan jajan minuman juga akan menyedot pengeluaran. Untuk mencegahnya kamu bisa membawa botol minuman sendiri kemana-mana. Selain lebih lebih menyehatkan kamu juga tak akan keluar uang demi membeli minuman.

Selain itu, anak kos memang lebih sering memilih untuk laundry pakaian. Padahal jika dipikir ulang kamu bisa sangat berhemat dengan mencuci baju sendiri daripada pergi ke tempat laundry. Harga detergen cuci baju sama dengan satu kg laundry baju dan bisa digunakan untuk mencuci lebih dari 8x, murah ‘kan?

5. Jangan malas menginjakkan kaki ke perpustakaan. Meminjam buku tentu lebih hemat daripada harus fotokopi buku-buku tebal ‘kan?

meminjam buku di perpustakaan

meminjam buku di perpustakaan via tumblr.com

Tak hanya numpang ngeprint di tempat teman, meminjam buku di perpustakaan bisa juga dijadikan alternatif penghematan. Tentu saja keuanganmu akan sangat terbantu dengan hal ini. Ongkos untuk memfotokopi buku tebal bisa dihilangkan karena kamu bisa mendapat buku gratis dari perpustakaaan. Jika kamu memang malas menginjakkan kaki ke perpustakaan, kamu bisa kok meminjam buku kepada kakak tingkat.

6. Sering-sering pulang jika rumahmu dekat, atau berkunjung ke rumah saudara saja. Dengan begini, kamu tak akan tergoda foya-foya bersama teman.

sering pulang ke rumah

sering pulang ke rumah via mama-cat.blogspot.com

Godaan untuk berfoya-foya dengan teman pasti selalu ada, namun kamu tentu bisa kok menghindarinya. Hal ini bisa kamu antisipasi dengan cara pulang  ke rumah jika memang jaraknya cukup dekat. Namun, apabila jarak yang ditempuh cukup jauh, kamu bisa berkunjung dan menginap di rumah saudara. Selain mendapatkan makan gratis kamu juga terhindar dari kegiatan foya-foya.

7. Jangan enggan gabung ke dalam kepanitiaan. Selain tambah pengalaman, bisa jadi kamu juga dapat makan gratis lho! Hehehe.

bergabung ke dalam kepanitiaan

bergabung ke dalam kepanitiaan

Selagi kamu masih menjadi mahasiswa, kamu memang harus mengembangkan jaringan seluas-luasnya. Jangan malas untuk bergabung dengan berbagai kepanitiaan yang diadakan oleh kampus maupun event di luar universitas. Selain menambah daftar panjang pengalaman, mengenal banyak orang, kamu juga akan mendapat makan gratis selama event yang kamu kerjakan digelar. Bahkan, ada juga dari beberapa event yang menyediakan fee yang cukup lumayan untuk kantong mahasiswa.

8. Tiap ada uang receh, wajib dimasukkan ke dalam celengan. Kalau ada lembar 5 ribuan, sebaiknya langsung masuk tabungan.

kumpulkan recehan di dalam toples

kumpulkan recehan di dalam toples via coachingwithchristina.com

Menabung tak hanya bisa kamu lakoni dengan memisahkan uang saku di dua rekening tiap awal bulan. Kamu pun bisa melakukannya ketika menemukan uang receh maupun pecahan 5000 yang ada di kantong celana maupun dompet. Masukkan ke dalam toples bening yang tidak mudah terbuka.

Toples bening berfungsi supaya kamu bisa melihat seberapa banyak uang yang kamu kumpulkan dan merasa termotivasi karenanya. Setelah beberapa bulan terkumpul, kamu bisa menyetorkannya ke dalam rekening tabungan yang sudah kamu buat sebelumnya.

9. Jangan sering-sering mampir ke minimarket, lebih bijak kalau kamu belanja ke supermarket setiap sekali dalam sebulan.

belanja di supermarket

belanja di supermarket via blog.tokopedia.com

Sering-sering mampir ke minimarket haram hukumnya untuk orang yang sedang berjuang menabung. Bisa dipastikan kamu akan tergoda untuk membeli karena lapar mata. Untuk mengantisipasi supaya kamu tak mampir ke minimarket demi membeli satu dua barang, lebih bijak jika kamu meluangkan waktu satu kali dalam satu bulan untuk berbelanja di supermarket.

Sebelum berbelanja, catat juga barang yang benar-benar kamu butuhkan. Berpeganglah pada list yang kamu buat, sehingga nantinya kamu tak akan membelanjakan uang untuk barang yang tak terlalu perlu. Selain itu, untuk kebutuhan bulanan ada baiknya kamu membeli barang dengan kemasan yang berukuran besar karena akan lebih hemat.

10. Jika keinginan menghamburkan uang memenuhi kepala, ingat kembali motivasi awal kenapa kamu harus menyisihkan uang sebanyak-banyaknya.

ingat motivasi awalmu

ingat motivasi awalmu via youqueen.com

Keinginan untuk jajan pasti ada, kamu merasa ingin menyerah dan tak sanggup lagi untuk selalu berpegang pada list maupun aturan menabung yang kamu buat. Tiap kali keinginan ini datang, jangan menyerah. Dengungkan lagi motivasi serta visi misimu kenapa kamu harus menabung mulai dari sekarang.

Ingat pula, bahwa masa depanmu tergantung di tanganmu sendiri. Uang yang kamu kumpulkan ini tentu akan sangat membantu ketika nantinya kamu selesai sebagai mahasiswa. Kamu bisa menggunakannya ketika belum mendapat pekerjaan tetap atau justru sebagai modal untuk memulai usaha. Bukankah akan bangga rasanya ketika bisa berdiri di atas kaki sendiri?

Nah, gimana? Tertarik buat menerapkannya? Jika kamu punya cara jitu lainnya yang belum Hipwee tuliskan, bagikan di kolom komentar ya! 🙂

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya