Sering pusing gak sih, punya kamar yang cepat berantakan? Baru diberesin dikit, eh udah berantakan lagi. Percayalah, kamar berantakan tak selalu soal pribadi yang mendiaminya. Tata letak yang membentuk kamar juga mempengaruhi. Beberapa kamar terlihat sangat rapi bukan karena dibersihkan setiap jam, namun karena tata letak dan desainnya.

Kata kuncinya adalah fungsi. Kita harus pandai menata kamar sesuai dengan fungsi yang “sanggup diterima” sebuah kamar. Misalnya saja: fungsikan kamarmu sebagai tempat untuk tidur, belajar, baca buku — tapi tidak untuk masak dan menyimpan baju kotor. Semakin pandai kita mengalokasikan ruangan sesuai dengan fungsi, maka semakin mudah pula menatanya. Supaya tambah membantu, di bawah ini Hipwee rangkum tips yang bisa dengan mudah kamu terapkan!

1. Partisi kamarmu jadi beberapa bagian. Ini ampuh untuk mempermudah pengelolaan ruangan.

Pembagian yang jelas via www.kwikku.com

Tips pertama: bagi kamarmu sesuai dengan fungsinya. Pisahkan dengan tegas tempat untuk tidur, meja belajar, meja rias, dan tempat untuk menaruh segala macam barang. Jadi kamu tidak akan belajar di tempat tidur, merias wajah di meja belajar, dan sebagainya.

Tapi gimana dong kalau kamu punya kebiasaan membaca sebelum tidur, dan pengen baca sambil tidur? Nah, cara supaya kamarmu tetap rapi adalah mendekatkan rak bukumu dengan tempat tidur. Jadi kamu tidak akan malas mengembalikan buku setelah habis membacanya.

Advertisement

Tak perlu menjadi arsitek untuk berbuat hal macam ini. Cukuplah peka dengan kebutuhanmu sendiri.

2. Jangan sampai ada space tanpa fungsi di dalam kamar. Sebab, ini memberikan kesempatan bagimu untuk menaruh apa saja secara serampangan.

Supaya berfungsi via www.tumblr.com

Jangan lupa untuk menggunakan semua space atau ruang yang ada di kamarmu. Ketika ada satu saja ruang yang nggak punya fungsi jelas, kamu riskan menggunakannya sebagai sasaran kemalasan. Tempat yang paling rawan akan tindakan kriminal macam ini adalah pojokan kamar. Di sudut itu, kerap tergolek kumpulan buku — atau tumpukan baju kotor. Untuk menghindari itu, cobalah fungsikan pojok kamarmu. Misalnya saja sebagai meja rias, atau meja belajar, sesuai kebutuhan. Ini membantu ingatanmu untuk memperlakukan si pojokan itu sesuai dengan design yang telah dirancang.

3. Sediakan tempat sampah kering dalam kamar. Karena kadang kamu terlalu malas untuk membuang sampah di luar ruangan.

Simple via thesweethome.com

Ketika sudah di kamar, energi untuk beranjak ke luar pun langsung terkuras. Bahkan kalau itu untuk membuang sampah. Akibatnya, sampah pun menumpuk tak karuan di atas meja atau di kolong tempat tidur. Untuk itu, selipkanlah satu tempat sampah kering di salah satu sudut kamarmu. Ini berguna sekali untuk mengelola kertas berserakan. Cari tempat sampah kreatif yang nampak cantik di kamarmu. Jika memungkinkan, sembunyikan dia di salah satu lemari belajarmu, agar tak menyolok mata. Ketika sudah ada dia dalam kamar, maka tak ada lagi alasan bagimu untuk menyebar kertas di atas meja.

 4. Sediakan kotak penyimpanan untuk menaruh barang yang jarang terpakai. Ini juga membantumu menemukan mereka saat dibutuhkan.

Selain sampah, benda lain yang sering bikin kamar berantakan adalah barang-barang yang jarang terpakai. Mereka bisa ada di mana-mana; bisa juga menghilang entah ke mana lalu sulit dicari ketika dibutuhkan. Misalnya saja kalkulator, gunting kuku, gunting biasa, cutter, dan teman-temannya. Sebenarnya, kamu dapat mengelola mereka dengan mudah. Gunakan beberapa boks sederhana sebagai rumah bagi mereka. Namai boks itu sesuai dengan kategori kegunaan barang-barang itu. Misalnya, segala gunting ada dalam satu boks; segala peralatan kantor ada dalam satu kotak; dan barang-barang sejenisnya. Selain terlihat rapi, cara macam ini juga membantumu untuk mendapatkan mereka ketika dibutuhkan.

5. Buat semuanya terjangkau agar kamu tak asal lempar. Misalnya, jangan sembunyikan gantungan baju di balik pintu.

Buat dia tampak mata via www.apartmenttherapy.com

Salah satu benda yang paling mengkhawatirkan adalah pakaian. Pulang kuliah atau nongkrong, tenagamu tak mampu mencari lagi gantungan baju yang tersempil di balik pintu. Alhasil, lemparkan saja mereka ke salah satu sudut ruangan. Untuk itu, buat gantungan baju terlihat oleh mata telanjang. Ini membantumu untuk taat pada tata letak kamar.

Salah satu trik yang dapat diterapkan adalah menatanya di “rute” tempat kamu biasa berjalan ketika memasuki ruang istirahatmu. Kelompokkan mereka dengan sepatu dan alas kaki lainnya, jika memang kamarmu juga bersedia menyimpan mereka.

6. Jangan menaruh segala benda di atas meja. Selain berantakan, perilaku macam ini juga menghambat kinerja.

Cukup taruh yang dibutuhkan saja via rebloggy.com

Kali ini butuh sikapmu secara sadar. Meja adalah tempatmu belajar menuntut ilmu demi tabungan pernikahan. Jangan mengganggunya dengan kabel berserakan; charger handphone dan laptop yang bersatupadu membentuk kerumitan; serta kertas-kertas bekas tugas kuliah yang entah sejak kapan nangkring di situ. Taatlah pada diri sendiri. Berikan mereka tempat khusus agar dalam keadaan terdesak, kamu dapat mudah menemukan mereka. Lagipula, belajar dalam kondisi berantakan tidak akan menyenangkan. Pun ketika kamu biasa bersenang-senang di atas mejamu, seperti menonton film. Barang-barang di samping kanan kiri laptopmu akan mengganggu pemandangan yang ada dalam filmmu.

7. Paling mudah namun sering kelewat. Rapikanlah kamarmu barang 10 menit setiap hari. Ini membantumu untuk mengurangi beban.

Sambil jogetan via www.tumblr.com

Terakhir, tiada cara lain, dirimu juga harus ikut serta dalam membuat kamarmu rapi. Bersihkan setiap hari barang 10 menit. Rapikan benda-benda yang berserakan. Taruh mereka di tempat yang telah kau sediakan. Gulung kabel yang mulai terseok-seok tak karuan. Penundaan akan berakhir dengan marabahaya. Sebab, dari hari ke hari, kamarmu akan semakin terlihat berantakan. Akibatnya, kamu akan semakin malas untuk membersihkannya. Lebih baik luangkan sedikit waktu tiap harinya. Tak usah terlalu keras, bersihkan sembari dengar lagu atau sambil lalu di sela menulis skripsi. Ini mudah, jangan banyak alasan!

So, bekerjasamalah dengan tata letak, fungsi, dan bentuk kamarmu dalam usaha membuatnya jauh dari kata berantakan. Ini tak hanya tentangnya, tapi bukan berarti kamu juga lepas tanggungjawab. Perlu ada kekompakan antara kamar dengan pemiliknya. Itu bisa dimulai dari sekarang. Selamat bersih-bersih!