Bangga, adalah satu kata yang muncul dibenakmu ketika jumlah like atau followers Instagrammu bertambah banyak. Hal ini seolah menandakan bahwa usahamu untuk mem-posting seuatu berhasil, dan menarik minat orang untuk tahu lebih dalam lagi tentangmu. Apapun isi postingan-mu juga takkan sia-sia, ketika penyuka atau pengikutmu ini membludak setiap harinya.

Tapi sayangnya, belum banyak yang tahu kalau ada beberapa trik jitu menghasilkan jumlah like atau followers Instagram secara bertahap dan kontinyu. Banyak juga yang masih bertanya-tanya, apa sih fungsi tagar di Instagram? Apa sih gunanya kita posting foto-foto pemandangan yang bagus di sana? Yup, Hipwee Tips bantu jawab sekarang juga…

Sebagai awalan, kamu tidak butuh skill khusus untuk menghasilkan foto bagus. Cobalah untuk memotret panorama alam atau kejadian menarik di jalanan

Bawa aku ke tempat ini lagi. Sungguh rindu serindu-rindunya orang rindu. Wonosobo, 9 September 2014

A photo posted by Gerry Maulana Thiar (@gmthiar) on

Karena faktanya, foto pegunungan atau nenek berjualan tahu di jalan menggunakan HP akan lebih ‘laku di jual’ daripada foto selfie menggunakan kamera bagus dan mumpuni.

Jangan gede kepala dulu kalau kamu punya kamera berikut perangkatnya yang mahal, karena foto yang baik pun bisa dihasilkan oleh mereka yang amatir. Kamera ponsel dengan fitur auto focus atau flash juga sangat berpotensi menghasilkan foto luar biasa, meski tanpa keahlian khusus sebelumnya.

Advertisement

Orang-orang jelas harus punya alasan kenapa mereka harus follow atau menyukai postingan-mu. Dan salah satu hal penting yang perlu kamu pahami adalah, foto itu tak perlu bagus, tapi bernilai. Karena nggak cuma nilai estetika atau keindahannya saja yang membuat orang tertarik, tapi bisa juga nilai informasi atau hiburan yang disampaikan lewat fotomu.

Caption fotomu juga jangan sembarangan. Pilih kata-kata yang pas, supaya orang lain nggak salah paham

Mau tak mau, banyak dari pengguna Instagram yang tak hanya suka pada foto atau video saja, tapi juga caption dari pemiliknya. Bukan hanya caption ‘sok bijak’ atau romantis saja, tapi apapun jenis caption yang sesuai dengan foto atau kondisi hati penggunanya lah yang lebih dibanjiri like bahkan followers.

Kalau nggak percaya, tengok saja akun Instagram milik Fiersa Besari atau komika Wira Nagara. Caption bagus nan indah lah yang berhasil mengundang banyak orang untuk mengikuti mereka di Instagram.

Biar postingan-mu makin populer, jangan lupa tambahkan tagar atau hashtag yang paling banyak dicari orang

Pake hastag… via www.instagram.com

Jangan remehkan yang satu ini. Kamu kudu manfaatkan kesempatan memperluas postinganmu dengan cara menulis hashtag. Kalau cuma nulis caption, akun atau posting-an kamu paling banter muncul di tab ’explorer’. Beda cerita kalau kamu pakai hashtag, seluruh pengguna Instagram bisa melihat postingan-mu kalau punya ketertarikan yang sama dengan hashtag.

Kamu juga sangat tidak dianjurkan menggunakan terlalu banyak hashtag. Kalau pun pengen banyak, kamu bisa menulisnya di kolom komentar sehingga membuatnya terpisah dari captionmu.

PS: Jangan asal tulis hashtag. Tiap kata harusnya nyambung sama postinganmu.

 

Kamu juga bisa bikin caption bernada pertanyaan lho. Tujuannya buat mengundang orang-orang menjawab pertanyaanmu dan reach dari postinganmu tinggi deh.

Jangan anggap remeh hal yang satu ini lho. Salah satu cara terbaik untuk mendapatkan perhatian lebih banyak orang pada Instagram adalah dengan menggunakan caption foto untuk mengajukan pertanyaan. Ini adalah cara yang cukup efektif untuk membuat reach psotinganmu tinggi, karena nggak penuh sama like tapi juga komentar. Reach adalah seberapa banyak konten tersebut dilihat oleh orang lain, termasuk mereka yang belum follow kamu.

Kamu juga perlu tahu kapan biasanya kebanyakan orang main Instagram. Masa iya upload dini hari pas banyak yang lagi pada tidur.

Upload-lah foto atau video pada waktu yang tepat. Penempatan waktu posting sangat perlu diperhatikan kalau kamu ingin banyak pengikutmu melihat postingan-mu. Kamu perlu tahu kapan biasanya orang-orang bermain Instagram. Nah, biasanya waktu-waktu prime time, seperti pasca terbenamnya matahari sampai jam-jam menjelang orang tidur, jadi waktu yang pas buat upload foto atau video di Instagram. Percayalah, itu ampuh.

 

Jangan salah, istilah take and give juga berlaku lho di Instagram.

do your job as your hobby, and you will be paid for your hobby.

A photo posted by Ivana Alfiah (@ivanaalfiah) on

Namanya juga hidup bersosial, ya, mau di dunia nyata maupun dunia maya, tetep aja kita harus saling sama orang lain. Ada istilah take and give juga di dunia maya. Semakin kamu baik dalam berinteraksi dan memberikan waktumu kepada pengguna lain, semakin besar juga mereka melakukan hal yang sama kepadamu.

Tap dua kali pada posting-an pengguna lain adalah cara yang bagus untuk mendapatkan perhatian. Selain itu kamu juga meninggalkan komentar yang sederhana nan bijak pada posting-an orang lain. Semakin kamu sering kamu melakukan itu, semakin luas lingkaran pertemanan kamu di media sosial.

Kalau kamu nggak punya nilai estetika, mending kurang-kurangi posting foto selfie di Instagram.

Hehehe ini sih emang entertainer via scontent-sit4-1.cdninstagram.com

Tolong diperhatikan yang satu ini: jangan keseringan selfie! Kalau wajahmu punya nilai estetika mah silahkan aja. Itu hakmu memang, tapi yakinlah orang-orang yang melihatnya lama-lama bisa terganggu. Dan bukan nggak mungkin malah unfollow kamu. Apalagi kalau kamu cowok, bisa lho orang-orang mengiramu bukan cowok tulen karena keseringan selfie nggak penting.

Semoga setelah baca artikel ini, like dan follower Instagram-mu bertambah, ya!