4 Aturan Aman Menyalip Kendaraan Besar Bagi Pemotor. Mesti Sigap, Biar Nggak Kena Blind Spot

Aturan menyalip kendaraan besar

Sekalipun sudah sering berkendara, kamu yang pakai kendaraan bermotor tetap mesti hati-hati jika mau mendahului kendaraan besar seperti truk dan bus. Soalnya jenis kendaraan besar seperti ini punya blind spot atau titik buta yang bikin kendaraan lain jadi nggak terlihat. Agak tricky memang, sebab kalau nggak sigap dan hati-hati, bisa-bisa kamu dan kendaraanmu malah kesenggol atau bahkan tertabrak. Bahaya, kan?

Advertisement

Ada tindakan pencegahan yang bisa dilakukan untuk menghindari kecelakaan yang melibatkan kendaraan besar sepert ini. Caranya ialah dengan menerapkan aturan sederhana berikut saat mau menyalip kendaraan besar, terutama truk dan bus.

1. Sebelum mendahului, pahami dulu perilaku pengemudi bus atau truk yang ada di depanmu

kalau kelihatan ugal-ugalan, jangan salip via jatim.tribunnews.com

Kalau sekiranya laju kendaraannya berbelok-belok, mending jangan mendahului dulu. Biar tetap aman, kamu juga perlu memastikan bahwa kendaraanmu terlihat oleh pengemudi truk atau bus melalui spionnya.

2. Pahami dan hindari titik buta atau blind spot tiap kendaraan besar

titik buta kendaraan via www.hipwee.com

Blind spot sendiri merupakan titik yang biasanya terjadi karena jangkauan penglihatan terbatas, sekalipun dari cermin spion. Ada empat blind spot di kendaraan besar yang terletak di bagian belakang, bagian depan, sisi kiri, dan sisi kanan agak belakang. Pokoknya posisi kendaraanmu jangan sampai ada di situ, ya. Bahaya!

Advertisement

3. Saat menyalip, jangan potong jalan terlalu dekat dan usahakan kendaraanmu dan kendaraan yang disalip nggak sejajar

jangan sejajar via www.brilio.net

Kalau terlalu dekat, bisa-bisa kamu malah berhenti di blind spot yang nggak bisa terlihat oleh bus atau truk. Amannya sih, motormu harus berada di satu hingga dua meter dari jarak truk atau bus berjalan. Pastikan juga kamu nggak terlalu lama berada di samping kanan atau kiri bus. Kalau memang mau nyalip, baiknya segerakan, tapi dengan perhitungan yang matang.

4. Saat mau mendahului, beri tanda ke pengemudi bus atau truk lewat klakson atau lampu sign

beri tanda via imotorium.com

Memberi tanda ke pengemudi bisa meminimalisir kecelakan akibat blind spot. Sebab, mereka jadi bisa tahu kalau kamu akan menyalip dan bersiap-siap mengerem kalau-kalau nanti jarak dengan kendaraanmu terlalu dekat. Nyalakan lampu atau memberi isyarat pakai klakson.

Pokoknya, kamu mesti mempertimbangakan jarak dengan tepat biar nggak terpaksa berhenti di blind spot atau malah berhasil menyalip tapi terlalu berisiko. Nggak cuma kendaraan roda dua, tips ini juga bisa diterapkan saat kamu bawa mobil lo! Selain lebih hati-hati, pastikan buat nggak mengendarai kendaraan terlalu kencang biar antar pengemudi sama-sama aman. Stay safe di jalan, ya!

Advertisement

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Helga-nya Arnold!

Editor

salt of the earth, light of the world

CLOSE