Kalau kamu agak kekanak-kanakan, carilah dia yang dewasa dan ngemong tanpa harus memanjakan. Gitu.

Pasangan, selayaknya adalah seseorang yang bisa diandalkan dan mau diajak susah-senang bersama. Bukan apa-apa, setidaknya hubungan yang terjalin bisa membuat kamu dan dia nyaman. Meski sayangnya, mencari seseorang yang bisa melengkapi dan mengerti itu agak sulit. Selama ini kamu justru bertemu dengan orang yang pribadinya hampir mirip denganmu, dan kalian memiliki ego yang kadarnya pun sama.

Advertisement

Kalau diibaratkan magnet, kamu dan dia harus punya sesuatu yang bertolak belakang supaya ada daya tariknya. Nah, untuk bisa menentukan dia bertolak belakang atau tidak denganmu, kamu perlu memahami kepribadianmu sendiri. Baru setelah itu, kamu bisa mempraktrekkan beberapa cara yang Hipwee Tips siapkan ini!

1. Kamu yang gampang bosan, gebetan yang humoris adalah pilihan tepat yang bisa membuatmu bertahan

gebetan humoris buat kamu yang bosanan

gebetan humoris buat kamu yang bosanan via www.afistfullofbolts.com

Terpaku pada rutinitas yang sama buatmu adalah penjara. Mengekangmu pada keadaan datar yang perlahan tapi pasti membuat kamu bosan setengah mati. Sebenarnya, tak harus sesuatu yang baru untuk bisa membuatmu nyaman. Tapi paling tidak ada sesuatu yang bisa menghiburmu, yang membuatmu tak ingin beranjak pergi. Dan hal seperti ini hanya dipahami dia, sosok spesial yang humoris.

Dia yang humoris tak hanya paham kapan saatnya menghiburmu. Tapi sikapnya yang santai, seperti halnya teman yang tak perlu jaim-jaiman lagi pun berhasil membuatmu menenmukan kenyaman itu. Bersama dia yang humoris kamu selalu menemukan dirimu yang baru, yang tak hanya itu-itu saja setiap harinya.

2. Ketahuilah, dia yang mandiri dan tangguh adalah ‘kawan’ terbaik buatmu yang masih suka marah-marah

gebetan yang super sabar

gebetan yang super sabar via www.logancoleblog.com

Advertisement

Dia yang sabar punya kecerdasan emosional yang tinggi, tak hanya mampu mengendalikan dirinya, tapi juga menghadapi ego orang lain. Saat kamu marah-marah, dia tak akan ikut marah-marah. Dia hanya akan berguman sebentar, selebihnya dia akan melakukan hal konyol yang bisa membuat kamu lupa dengan emosimu, bahkan bisa dibuatnya tertawa.

Dia mengerti sifatmu yang tempramen, dan mau menerima itu dengan segala resikonya. Ibarat elemen, kamu itu api sedangkan dia air. Mau semarah apapun kamu, mau seegois apapun kamu, buatnya itu bukanlah masalah besar.

3. Kadang-kadang kamu suka manja, cocok banget nih sama dia yang tegas dan dewasa

dia yang manja

dia yang manja via www.afistfullofbolts.com

Dikit-dikit ngambek. Kadang kalau sudah maunya A, ya harus A, nggak bisa ditukar dengan B ataupun C. Kadang juga sifat kekanak-kanakanmu muncul, dan inginnya selalu diperhatikan dan perlakukan dengan manis saja.

Untuk sebagian orang mungkin sifatmu ini merepotkan dan sulit untuk dihadapi. Tapi bagi dia yang dewasa atau cukup matang, justru kamu itu seseorang bisa membuatnya merasa terlengkapi. Dia memang ingin selalu bisa memanjakanmu. Ngambeknya kamu justru hiburan baginya, yang bisa dengan mudah disikapi, tanpa perlu membuat kamu merasa tersinggung ataupun sedih.

4.  Nah, buat kamu yang cerewet dan ceria selalu, dia yang cenderung cool dan pendiam akan cocok jadi pacarmu

kamu yang ceria dengan gebetanmu yang pendiam via www.logancoleblog.com

Dia yang pendiam akan lebih cocok denganmu yang cerewet, walau kelihatannya memang bertolak belakang sama sekali. Tapi buat dia yang pendiam, kecerian serta kecerewetanmu itu membuat hidupnya lebih berwarna. Darimu dia bisa belajar berbagi banyak hal. Begitupun denganmu, pacarmu yang pendiam ini adalah sebaik-baiknya pendengar untuk kamu.

5. Karakter tomboy-mu akan sangat cocok dengannya yang kalem, yang kalau ngomong aja lebih halus dari kamu

yang tomboy abis

yang tomboy abis via elizabethwellsphoto.com

Kamu sendiri bukan tipe cewek yang suka berdandan atau memakai rok serta baju-baju cewek yang manis-manis. Hobi olahraga juga membuatmu cenderung punya teman cowok lebih banyak, dari gerombolan para cewek. Dari pertemanan dengan banyak cowok itu kamu sering sekali kesulitan mencari pacar.

Kamu yang tomboy akan lebih baik jika memilih pacar yang lebih kalem, yang sikapnya lebih lembut daripada teman-teman cowokmu yang lain. Kalau diibaratkan kalian seperti pasangan yang tertukar badan, kamu perempuannya tapi kelaki-lakian, dan dia cowok yang sikapnya agak feminim. Bahkan caranya berbicara saja lebih halus dibanding kamu yang terbiasa ceplas-ceplos dan agak lantan dengan teman-teman cowokmu.

Tapi, dia cowok beneran, ya. Bukan yang kecewek-cewekan gitu.

6. Dan buat kamu yang feminin abis, dia yang laki banget pasti jago bikin suasana makin romantis

Si feminim dengan yang lakik sekali via www.tribunnews.com

Cerita-cerita putri dari dongeng memberi banyak inspirasi di hidupmu. Kamu selalu berharap suatu saat bertemu dengan pangeran yang bisa memberi cinta dengan tulus dan penuh keromantisan. Kalau sudah begini dibayanganmu pun cowok yang bisa kamu gebet tak jauh dari dia yang dari segi penampilan, sikap dan sifat terlihat laki-laki sekali.

Sebab cowok yang lebih laki dan matang memang paling jago memperlakukan pasangannya dengan sangat manis. Seperti saat sedang makan bersama dia tak pernah segan menyuapimu, atau saat dia memberi kejutan-kejutan kecil di luar dari hari ulang tahunmu. Pokoknya sesederhana apapun yang dilakukannya, tetap saja membuatmu terpesona.

7.  Ada lho cowok yang detail atau bawel. Jika sudah begini, kamu yang pemalu segerakanlah tambatkan hati!

kamu yang pendiam dengan dia yang super bawel

kamu yang pendiam dengan dia yang super bawel via www.logancoleblog.com

Kamu itu pendiam, kalau ngomong aja mirip-mirip putri keraton yang pelan dan berhati-hati. Bisa dibilang kamu pun pemalu yang agak sulit beradaptasi dengan lingkungan atau orang baru. Kamu lebih banyak diam dan hanya melihat atau mendengar, meski sekalinya berbicara akan berbobot sekali atau tepat sasaran.

Nah, untuk mengimbangi sifat dan sikapmu yang demikian, kamu perlu mencari gebetan yang cerewetnya hampir sama dengan cewek. Kalian bisa saling melengkapi, saat cowokmu lebih banyak berbicara, kamu akan dengan mudah memposisikan diri sebagai pendengar yang baik. Kamu sendiri sebenarnya tahu kapan waktunya bicara, kapan harus diam saja.

Demi kedamaian hatimu nanti, calon pacarmu pun butuh untuk diseleksi!

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya