Dunia kerja memang gak selamanya menyenangkan. Adakalanya kamu mengalami sedikit masalah dengan kolega maupun atasan. Entah itu hanya perasaanmu saja atau memang benar adanya. Dari mulai masalah sepele hingga persoalan yang mungkin bisa jadi masalah besar ke depannya. Tenang, semua itu bisa kok diatasi.

7 tips di bawah ini dijamin ampuh menjaga atau memperbaiki hubungan dengan atasan. Yuk, intip apa aja tipsnya!

1. Tak perlu sibuk meniru perilaku orang lain, jadilah versi terbaik dari dirimu sendiri. Ini akan membuat atasan menaruh hati.

Jadi versi terbaik dari dirimu saat bekerja.. via www.popsugar.com

Cobalah berusaha bekerja tepat waktu. Terlambat? Coret mati kata itu. Selain itu lebih baik kamu lembur untuk menyelesaikan kerjaan hari itu daripada harus menundanya besok. Hal ini sebenarnya menguntungkan kamu juga. Supaya kerjaanmu ga menumpuk. Atasanmu pun akan mengapresiasi usahamu yang satu ini. Kalau pun tidak, tujuan utamanya bukan untuk mengharapkan pujian dari atasan, tapi lebih kepada sejauh mana totalitasmu pada kerjaan. Jangan lupa untuk bekerja secara sistematis dan teroganisir ya.

2. Selalu ceria dan jangan mudah patah arang. Atasan sekaligus teman kantor akan senang melihatmu punya semangat yang tak padam.

Advertisement

Cobalah untuk mengungkapkan pendapat dan saran yang berguna buat perusahaan. Tanpa diminta ya. Di sini kamu dituntut untuk berinisiatif. Dengan begitu atasanmu akan melihat semangatmu dalam memberikan berkontribusi bagi perusahaan. Berusahalah untuk mengabaikan omongan negatif tentang usahamu yang satu ini, hilangkan kekhawatiran dibilang carmuk sama rekan kerjamu yang lain. Maksudnya jika ada komentar bernada miring tentang pendapat yang kamu ajukan, jangan dihiraukan. Selama tujuanmu baik, kenapa enggak?

3. Atasan terkadang bisa sangat mengintimidasi, namun pastikan kamu juga selalu lihai mengendalikan emosi.

Mengalah bukan berarti kalah loh… via movies.ndtv.com

Ini yang paling sering terjadi. Wajar apabila kamu langsung terpancing emosi. Seperti misalnya kamu kena marah atasan gara-gara salah menangani nasabah, atau tulisan yang terlambat deadline. Sayangnya, atasanmu sudah keburu emosi duluan, kamu pun kena marahnya abis-abisan. Kalau sudah begini, rasanya kamu pingin marahin balik. Atau parahnya kamu sampai kepingin cepat-cepat resign.

Tenang, memang ga mudah menghadapi situasi semacam itu. Tapi cobalah untuk berkepala dingin agar tidak ikut terpancing dan tetap terlihat sopan. Kedewasaanmu akan terlihat dari bisa tidaknya kamu mengendalikan emosi.

4. Tak perlu jaga jarak atau justru jadi penjilat. Libatkan dirimu dengan obrolan ringan dengannya tiap kali ada kesempatan.

libatkan dirimu dengan obrolan ringan via www.entrepreneur.com

Atasan pun sama halnya denganmu. Ingin diperlakukan layaknya teman (sejauh masih dalam batas yang wajar ya). Mereka pun ingin bisa dekat dengan kamu sebagai bawahannya. Hanya terkadang beberapa dari kamu masih sungkan untuk basa-basi tentang sesuatu di luar pekerjaan. Misalnya atasanmu baru saja pulang liburan, gak ada salahnya lho untukmu nanya bagaimana kesan-kesan liburannya. Ini bukan bagian dari usaha ‘menjilat’ atasan ya. Semata-mata hanya untuk mencairkan suasana.

5. Kejujuran itu mahal harganya. Selalu pertahankan sifat ini jika ingin dihargai oleh atasan dan para kolega.

Yup! Pertahankan sifat yang satu ini. Ini bisa jadi modalmu untuk bisa jadi pribadi yang bisa dipercaya. Walau kadang buat jadi pribadi yang jujur suka banyak cobaan, jangan mudah tergoda. Selalu katakan apa yang memang jadi fakta sebenarnya dan jangan pernah berniat untuk menambah atau mengurangi informasi yang ada.

6. Mungkin beberapa teman ada yang sebal pada atasan. Namun, jangan menelan mentah-mentah pada cerita atau komentar yang dihembuskan.

jangan mudah terpengaruh via esl.com

Kadang di antara rekan-rekan seprofesimu mungkin kerap terdengar gosip seputar sifat atasanmu yang ga menyenangkan. Misalnya tentang atasanmu yang terlalu cerewet, perfeksionis, suka telat, atau pelupa. Lebih baik, jangan terlalu dipikirkan deh. Dibikin enjoy aja. Jangan juga menambahkan bumbu-bumbu pada cerita dari kawan, kamu cukup menjadi pendengar saja.

Anggap saja atasan yang perfeksionis sebagai sebuah tantangan. Iya, tantangan buatmu. Tak perlu ikut menggunjingkan justru cobalah untuk mencari sisi positif dari sang atasan.

7. Jika sudah terlanjur ada ketegangan, tak perlu gengsi atau malu untuk mulai memperbaiki hubungan. Ini cara sederhana membuat suasana kantor tetap nyaman.

perbaiki hubungan via www.virgin.com

Bagaimana jika sudah terlanjur ada ketegangan? Yang kamu perlu lakukan hanya tetap tersenyum dan menyapa saat berjumpa dengan sang atasan di esok harinya. Naif sih memang, di saat kamu masih menaruh kesal di hati, tapi kamu dituntut untuk tersenyum. Mungkin pepatah yang satu ini bisa membantumu sedikit lebih paham. Mengalah bukan berarti kalah, tapi kamu menang secara hakiki. Setujukah kamu?

Semoga tips tadi bisa membantumu menjaga atau memperbaiki hubunganmu dengan atasan ya! Keep up the good work guys! 🙂