Hidup jadi dua kali lebih susah buat cowok pemalu. Di acara sosial, dia bakal merasa nggak bisa bicara. Saat disuruh bos berpidato, dia langsung mau ngacir pergi. Di kampus, mungkin dia dikenal sebagai cowok sombong cuma karena nggak bisa menyapa duluan. Dia pun susah dapat pacar.

Riset dari University of Wisconsin menunjukkan bahwa cowok pemalu ketinggalan jauh dari cowok yang percaya diri. Terutama dalam mendapatkan tawaran kerja, memulai rumah tangga, dan memiliki anak.

Advertisement

Bukankah ini tanda bahwa kamu sudah harus mulai mengubah sifat pemalumu? Ikuti petunjuk Hipwee berikut ini supaya kamu nggak kebingungan!

1. Cari akar masalah penyebab rasa malu berlebihanmu

Apa yang kamu malukan?

Apa yang kamu malukan? via christinebuffalow.com

Untuk mengatasi rasa malu, kamu harus kenalan dulu dengan penyebab malu berlebihanmu. Gak usah ragu-ragu untuk menerima kenyataan bahwa kamu pemalu. Bahkan manusia yang super gaul pun pasti pernah merasa malu di saat-saat tertentu.

Lalu apa yang membuat kamu malu?

Advertisement
  • Kamu memandang dirimu sendiri secara buruk. Ini sering terjadi ketika kamu menilai diri sendiri dengan pandangan negatif. Misalnya, “Aku terlalu gemuk makanya aku jelek”, yang merambat jadi “Karena aku jelek, aku gak bisa berbaur dan punya pacar”.
  • Kamu cemas berlebihan dengan perilakumu sendiri. Saat kamu terlalu fokus untuk melihat dirimu sendiri dan memonitor bagaimana kamu bertindak, secara perlahan kamu mulai menumbuhkan rasa khawatir yang berlebihan, “Gimana kalau aku salah? Apa jadinya kalau gagal?” Pada akhirnya rasa khawatir ini yang akan menang dan ujung-ujungnya kamu malah gak berbuat apapun.
  • Kamu dilabeli “pemalu” oleh orang lain. Dan kamu terima-terima aja dengan label itu. Kadang sewaktu kecil kita sering tersipu malu. Sayangnya, keluarga akan selalu memperlakukanmu sebagai anak pemalu, dan kamu tumbuh dengan label tersebut. Kamu pun mendalami peran kamu sebagai cowok pemalu hingga dewasa.

Karena para ahli sepakat mengatakan kalau gak ada manusia yang terlahir malu, gak ada yang namanya gen malu, tekanan dari lingkungan, perlakuan di rumah dan sekolah bisa jadi faktor yang menyebabkan kamu malu. Pengalaman dipuji dan dikritisi, bagaimana cara kamu mengatasi kekecewaan, dan pengalaman digencet semasa kecil bisa berkontribusi pada rasa malu berlebihan yang kamu alami ini.

2. Setelah menerima kenyataan bahwa kamu pemalu, bulatkanlah niat untuk memperbaikinya

cdc

Akui dirimu pemalu via www.ex3matters.com

Setelah kamu mengenali apa yang menyebabkan kamu malu, langkah selanjut ialah menerima dirimu sebagai orang yang pemalu. Penerimaan diri merupakan tantangan bagi cowok pemalu. Jadi sekarang terimalah dirimu sebagai orang pemalu, dan bulatkan niatmu untuk memperbaiki diri. Semakin sering kamu menyangkalnya, secara sadar maupun tidak, rasa malu ini akan makin melekat padamu. Katakan pada dirimu dengan lantang: “Ya, aku adalah cowok pemalu dan aku akan berubah!” 

3. Alihkan fokusmu keluar. Berhenti mengkhawatirkan dirimu sendiri

Perhatikan orang di lingkungan sosialmu

Jangan khawatirkan dirimu via mircochen.blogspot.com

Kamu harus berhenti khawatir dengan dirimu sendiri. Sadarilah bahwa gak ada manusia yang sempurna. Sekarang alihkan fokusmu pada orang-orang di sekitarmu, alihkan perhatianmu pada lingkungan sosial tempat kamu berada. Ini akan menghindarkanmu selalu berpikir soal diri sendiri.

Jika kamu menghargai orang lain, maka dia akan menghargaimu kembali. Mengatasi rasa malu berlebih bukan berarti kamu tiba-tiba menjadi cowok super asik, namun kamu harus melupakan dirimu sendiri dan fokus pada orang yang kamu ajak bicara, fokus pada lingkunganmu. Lawan bicaramu pasti suka jika kamu menganggapnya sebagai lawan bicara yang baik. Jadi jangan ragu untuk bertanya, membicarakan sebuah topik, serta jangan lupa untuk memberi kesempatan pada orang lain bercerita juga.

4. Berikan gestur yang menggambarkanmu sebagai seorang cowok yang ramah, bukan pemalu

dqd

Jadilah cowok yang ramah via www.softporcupine.com

Bila kamu gak mau jadi cowok pemalu, berhentilah berperilaku seperti seorang pemalu. Jangan memandang sepatu, duduk sendirian, dan bersikap kaku. Karena orang pemalu sering disalahartikan oleh kenalan barunya sebagai sombong, gak ramah, penyendiri dan kesepian, rasa malu yang melanda bisa membuat kamu terlihat gak bisa dijadikan teman.

Dengan berdiri mantap, kepala tegak, dan lengan terbuka, otakmu akan berpikir untuk merasa pede, menguasai diri, dan mengurangi stres. Mulai sekarang, jadilah cowok yang lebih ramah. Banyak-banyakin tersenyum. Kamu akan lebih cenderung diajak berbicara ketika tersenyum. Bahkan senyum pada orang yang gak kamu kenal bisa berujung pada perkenalan.

Selain itu, memaksakan tersenyum pada saat yang menurutmu gak sesuai sesungguhnya membuat perasaanmu menjadi lebih baik. Ini karena adanya pelepasan hormon-hormon bahagia di dalam otak ketika kamu melebarkan senyum.

5. Berhenti membandingkan dirimu dengan orang lain

Semua orang unik

Semua orang unik via www.fastcompany.com

Semakin sering kamu membandingkan diri dengan orang lain, semakin sering kamu merasa gak bisa menyamai mereka. Semakin kamu gak nyaman dan tambah merasa malu.  Hentikan kebiasaanmu untuk membanding-bandingkan dirimu dengan orang lain. Merendahkan dirimu gak ada manfaatnya, karena emang gak ada manusia yang sempurna. Kamu bukan satu-satunya orang yang punya masalah. Orang yang kamu anggap sempurna pun memiliki kekurangan.

Mulai sekarang, jangan melihat dirimu lebih rendah dari orang lain. Tanamkan pada benakkmu bahwa semua manusia sejajar, punya hak dan kewajiban yang sama. Daripada melihat dirimu serba kekurangan, cobalah anggap dirimu sebagai orang yang unik di lingkungan sosial yang unik.

6. Ketika kamu gelisah, tanyakan dirimu apakah kegelisahanmu itu perlu

Berani berbaur

Berani berbaur via www.softporcupine.com

Rasa malu merupakan salah satu tipe social anxiety. Bisa saja terjadi karena kegelisahanmu untuk menjadi sempurna, kegelisahanmu terhadap persepsi sempurna pada masyarakat dan kegelisahan terhadap diri sendiri. Kamu bisa mengusir rasa gelisah ini dengan cara mengatur pernapasan.

Ketika gelisahmu melanda, tarik napas seperti biasa, lalu keluarkan perlahan — lebih panjang dari tarikan masuk. Jadi misalkan dalam satu tarikan napas memakan waktu kurang dari sedetik, buang napasmu selama lebih dari sedetik. Teknik bernapas seperti ini membantu tubuh dan pikiranmu jadi tenang dalam sekejap. Jika kamu udah tenang, berarti kamu jauh lebih siap untuk berbaur.

7. ‘Hipnotis’ diri kamu untuk menjadi orang yang lebih percaya diri

Bayangkan dirimu versi pede

Bayangkan dirimu versi pede via www.softporcupine.com

Rebahkanlah badan pada permukaan yang nyaman. Lalu bernapaslah dengan tenang dan pejamkan mata. Bayangkan kamu sedang melihat sebuah layar TV yang menunjukkan kamu berinteraksi dengan orang lain. Bisa dalam pesta, pertemuan keluarga atau reuni.

Bayangkan dirimu sangat tenang, santai, percaya diri, dan cukup supel untuk memulai percakapan. Kamu nyaman pada diri sendiri dan nyaman berada di dekat orang, dan gak ragu-ragu buat tersenyum.

Jika kamu udah mendapat bayangan seperti apa nyamannya dirimu, buka matamu dan refleksikan bayangan tadi ke dalam kehidupan nyata. Mempersiapkan diri dengan memberi sugesti ala hipnotis seperti ini akan meringankan langkahmu ketika benar-benar berada dalam situasi yang kamu bayangkan tadi.

8. Untuk berhenti menjadi cowok pemalu, kamu harus menjadi lebih tegas

Pede dan tegas

Pede dan tegas via images.askmen.com

Karena terlalu sering memikirkan apa reaksi dan pandangan orang lain terhadap dirinya, cowok pemalu cenderung segan menyampaikan pendapatnya. Ini bukan berarti dia seorang pengecut, ya. Bisa jadi dia cowok kurang tegas karena selalu dikalahkan rasa malu berlebihannya.

Menjadi berani dan tegas bukan berarti kamu menantang semua orang dengan suara lantang. Ini lebih kepada berani mempertahankan pandanganmu, serta berani bicara mewakili dirimu sendiri. Ini juga berarti kamu gak malu-malu lagi buat minta tolong ketika kamu benar-benar butuh bantuan, berani berkata “Tidak” untuk hal yang gak kamu sukai, dan berani bersuara jika kamu disudutkan.

Rasa malu yang berlebihan TIDAK sama dengan sifat introvert. Orang introvert hanyalah mereka yang memilih lingkungan sosial yang sepi. Orang pemalu tidak bisa memilih. Ia terpaksa di lingkungan sepi karena terlalu takut atau cemas.

Jadi kalau kamu udah bisa membedakan pemalu dengan introvert, mulailah mengakui kalau kamu pemalu. Semoga tips di atas membantu kamu.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya