11 Jenis Daun-daunan Pelengkap Masakan, Menambah Aroma Kuat dan Cita Rasa yang Lebih Nendang

Daun penyedap masakan

Rempah-rempah yang kerap dibubuhkan ke dalam masakan banyak sekali ragamnya, salah satunya berbentuk dedaunan. Umumnya, rempah dedaunan ini disebut dengan daun aromatik yang mana berfungsi untuk memberikan kelezatan dan menambah aroma khas pada masakan tertentu.

Advertisement

Daun aromatik ini ada banyak jenisnya. Masing-masing punya kegunaan yang berbeda untuk tiap masakan. Nah, untuk memperkaya khasanahmu tentang ilmu perdapuran, kenali beberapa jenis daun aromatik yang sering dipakai untuk memasak berikut ini.

1. Daun salam ini paling familier di dapur, sering dipakai untuk menambah aroma pada masakan berkuah seperti lodeh maupun rendang. Biasanya daun salam akan dibiarkan kering dulu agar aromanya keluar dan lebih awet disimpan

daun salam via farmasetika.com

2. Biasanya, daun jeruk akan dicincang dulu sebelum dimasukkan ke dalam olahan seperti peyek atau bumbu pecel. Masakan akan beraroma lebih segar setelah ditambahkan daun jeruk

daun jeruk aroma wangi segar via beritarakyat.asia

Advertisement

3. Tekstur daun bawang cenderung lunak, jadi mudah dicincang atau diiris. Umumnya, daun ini dipakai sebagai campuran gorengan atau tumisan agar rasanya lebih enak

daun bawang untuk topping via belajarholistik.blogspot.com

4. Untuk memberi aroma harum pada sup atau soto, kamu bisa tambahkan daun seledri. Daun ini biasa dijual dalam bentuk segar atau berupa bubuk

daun seledri via intisari.grid.id

5. Karena aromanya cukup kuat, daun kemangi sering dipakai untuk mengusir bau amis pada sajian sup ikan ataupun pepes. Daun ini juga sering dipakai sebagai lalapan dalam penyetan

daun kemangi aromanya kuat via www.genpi.co

Advertisement

6. Daun pandan sering dipakai sebagai pewangi dalam pembuatan kue tradisional. Selain itu, daun pandan juga bisa memberikan warna hijau alami ke masakanmu lo!

daun pandan bisa dipakai sebagai pewarna via www.youtube.com

7. Masakan khas Sumatera sering memakai daun kunyit untuk mengurangi aroma amis pada masakannya. Kalau kamu mau pakai daun ini untuk masak, pilih yang warnanya hijau terang, ya!

daun kunyit untuk makanan khas Sumatera via www.flickr.com

8. Kalau belum dimasak, aroma daun ketumbar cenderung langu. Tapi jika sudah dicampurkan ke sup ikan atau tomyam, aroma khasnya akan mulai keluar. Daun ini bentuknya agak mirip sama seledri, bedanya daun ketumbar lebih bulat

daun ketumbar via www.healthline.com

9. Daun oregano umumnya dipakai untuk sajian khas Eropa, seperti piza atau salad. Dalam penggunaannya, daun oregano akan dikeringkan dulu baru dicampurkan ke masakan

daun oregano buat makanan Eropa via blog.regopantes.com

9. Rosemary sering dipakai untuk menghilangkan bau anyir pada daging steak. Daun ini bisa dibilang sebagai aromatik yang punya bau paling kuat lo!

daun rosemary aromanya paling kuat via thegorbalsla.com

10. Di Indonesia, daun basil memang kurang populer. Padahal daun ini bisa diguanakan untuk bikin aroma masakan jadi lebih segar, apalagi jika dipakai untuk campuran pasta dan salad. Bentuk dan aromanya mirip kemangi, tapi lebih tebal

daun basil untuk salad via www.amazon.com

Wah, ternyata banyak ya jenis daun aromatik yang umum dipakai untuk campuran masakan. Masing-masing punya fungsinya sendiri, jadi nggak bisa asal kamu masukkan dan campur ke sembarang masakan.

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Helga-nya Arnold!

Editor

salt of the earth, light of the world

CLOSE