Makan-makan atau ketemuan sambil makan bukan hal yang asing buat orang Indonesia. Mulai dari makan sama teman di rumah makan ala mahasiswa sampai makan di restoran fancy sama atasan mungkin banget terjadi. Makan nggak hanya mengenai mengobati rasa lapar karena memilih tempat makan tertentu bisa menunjukkan prestise dan menjadi sarana untuk mengakrabkan orang yang diajak makan.

Tempat yang beda berarti suasana juga beda. Suasana yang beda memerlukan manner yang beda pula, apalagi kalau diajak makan di restoran yang fancy. Supaya nggak tersesat dan malu-maluin, checklist poin-poin berikut sebelum datang ke undangan acara makan!

1. Sebelum berangkat ke restoran yang dituju, cari tahu informasi restoran itu, kalau bisa sampai detil-detilnya juga.

manfaatin teknologi yuk

manfaatin teknologi yuk! via www.dailymail.co.uk

Advertisement

Manfaatkan berbagai aplikasi yang khusus untuk menampung informasi restoran-restoran di berbagai tempat. Di dalamnya ada rating dan review dari pengunjung sebelumnya, informasi jenis restoran, interior, dan contoh menu yang ditawarkan. Kalau kamu belum pernah ke restoran tersebut, kamu bisa cari di peta lokasi pada web tersebut. Lokasi menentukan jarak dari rumahmu sehingga kamu bisa memperkirakan waktu tempuh dan nggak terlambat untuk sampai ke sana. Bertanya pada teman atau saudara yang pernah ke sana sebelumnya juga bisa dilakukan.

2. Pelajari table manner secara umum. Setidaknya kamu harus tahu sikap duduk yang baik.

duduk manis ya

duduk manis ya via trendsurvivor.com

Terbiasa makan bersama teman dengan suasana santai bisa membuatmu “keceplosan” duduk bersandar, badan menyerong sesukanya, atau bicara sambil mengunyah makanan. Please tinggalin hal itu ketika kamu diajak makan di restoran, apalagi oleh atasan atau calon mertua. Kalo belum pernah ikut pelatihan table manner, cari artikel yang memuat pengetahuan table manner di internet dan ambil poin-poinnya secara umum. Cari tahu juga tentang cara memegang alat-alat makan tertentu, misalnya sumpit kalau kebetulan kamu diajak makan di restoran Jepang.

3. Kalau bukan untuk menerima panggilan darurat, sangat baik untuk meletakkan gadget di dalam tas.

tinggalin dulu gadget-nya donk, Mbak

tinggalin dulu gadget-nya donk, Mbak via telegraph.co.uk

Zaman sekarang, gadget ibaratnya sudah punya lem yang menempel dengan nyaman di telapak tangan kita. Namun, kita harus tahu kapan harus melupakan sejenak gadget dan berinteraksi dengan orang yang ada di hadapan kita, terutama ketika diundang makan. Atur media sosial kita jadi mute mode supaya pemberitahuan (apalagi group chat) nggak mengganggu dan dering telepon tetap terdengar kalau ada panggilan darurat dari ortu. Melupakan gadget sejenak merupakan bentuk penghormatan dan penghargaan buat orang yang sedang ada di hadapan kita, yang notabene udah langka saat ini lho. Lagipula, undangan untuk makan bersama pasti punya tujuan untuk membicarakan sesuatu denganmu. Pengecualian berlaku kalau kamu sedang makan sambil meeting yang memang memerlukan beberapa gadget.

4. Cari juga informasi tentang menu yang disajikan, terutama kalau diundang makan di restoran mancanegara.

teliti sebelum memesan

teliti sebelum memesan via reddit.com

Advertisement

Mungkin kita sudah akrab sama menu fast food Amerika atau street food Asia, tapi gimana kalau diundang makan di restoran Perancis? Daripada pasrah sama menu pilihan orang yang ngundang kamu atau membuat waktu pesan jadi lama karena kamu nanya detil tiap menu ke pelayan, coba cari tahu di internet atau teman yang pernah menyicipi kuliner Perancis. Ini dilakukan untuk menghindari alergi/pantanganmu pada jenis makanan tertentu. Kalau kamu alergi makan hewan bercangkang, jangan pesan escargot. Selain itu, mencari tahu lebih dulu menghindarkanmu dari perasaan kecewa sama menu yang kamu pesan sendiri, mungkin karena porsinya sedikit atau rasanya yang bikin kamu sakit perut. Nggak mau ‘kan acara makan rusak karena salah menu?

5. Walaupun beberapa restoran nggak memperingatkan secara eksplisit, membawa makanan dan minuman dari luar merupakan hal yang haram dilakukan.

jangan... pokoknya jangan!

jangan… pokoknya jangan! via picturespider.com

Alasan sederhananya, larangan itu untuk menghormati pihak restoran yang sudah menyediakan berbagai menu, termasuk air mineral kalau minuman yang kamu pesan sudah habis sementara kamu masih haus. Aturan itu juga untuk menjaga kepentingan restoran supaya pengunjung nggak hanya “numpang duduk” tanpa memesan apapun dengan alasan sudah bawa makanan dari luar. Dalam konteks diajak makan, nggak membawa makanan dan minuman dari luar berarti menghormati selera orang yang mengajak kamu makan. Persisnya, hal itu menyinggung dan mengecewakan teman/atasan yang ngajak kamu.

6. Bawa dirimu sebaik mungkin. Pakailah pakaian yang pantas dan berdandanlah sedikit.

dandan sederhana dan rapikan rambut

dandan sederhana dan rapikan rambut via brightestyoungthings.com

Berpakaian pantas bukan berarti harus necis klimis, tapi pakailah baju yang sopan. Celana pendek, sandal jepit, dan kaos oblong sebaiknya disimpen dulu di rumah, mereka boleh kamu pakai untuk makan di tempat yang lebih kasual. Berdandan juga bukan berarti memakai make up yang mencolok. Cukup menggunakan bedak, lipgloss, dan blush on untuk perempuan. Untuk laki-laki, kumis dan jenggot yang mulai tumbuh tanpa kamu sengaja sebaiknya dicukur supaya lebih rapi. Sisir/bentuk rambut sewajarnya, pakai gel atau mousse supaya terlihat rapi. Memakai pakaian yang pantas dan sedikit berdandan merupakan bentuk menghormati orang yang mengajakmu makan dan membentuk citra dirimu yang positif. Lagipula, kamu lagi diajak makan di restoran fancy lho, Mbak/Mas.

Ternyata, makan nggak hanya sekadar mengisi perut ‘kan? Ada hal-hal yang perlu juga kamu perhatikan. Jadi, sudah siap kalau ada undangan makan di restoran fancy?

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya