Jangan Tanyakan 8 Hal ini Ketika Datang Melayat. Bukannya Menghibur, Malah Bikin Sakit Hati

Etika melayat

Sudah menjadi budaya di masyarakat kita, ketika ada salah satu warga yang meninggal dunia, maka tetangga sekitar, teman, maupun kerabat dekat akan datang melayat. Nggak hanya mengantarkan mendiang ke pemakaman, mereka yang datang menjenguk pun akan menyempatkan diri untuk mengobrol atau sekadar memberikan dukungan pada keluarga yang ditinggalkan.

Advertisement

Maksud hati ingin menghibur, sayangnya beberapa orang justru terlalu kepo dan memberikan pertanyaan-pertanyaan yang nggak seharusnya. Belum lagi jika mendiang meninggal secara mendadak. Daripada ucapanmu itu malah bikin keluarga mendiang jadi sakit hati, mending hindari menanyakan hal-hal berikut ini.

1. “Kok bisa meninggal mendadak?”

jangan tanya ‘kok bisa’ via www.kemenpora.go.id

Wajar kalau kamu kaget dan terheran-heran dengan kepergian mendiang yang kejadiannya mendadak, tapi bukan berarti bisa serta-merta menanyakan hal ini ke keluarga yang ditinggalkan. Akan lebih menyakitkan lagi jika mendiang sebelumnya sehat-sehat saja.

2. “Kok nggak bilang?” atau “Kok aku nggak dikasih tahu?”

Ya, kalau keluarga mendiang nggak memberitahumu, berarti kamu nggak dianggap cukup dekat dengan mereka. Orang nikah aja kadang lupa nggak ngundang saking banyaknya yang dipikirkan. Lha memangnya kamu siapa?

3. “Kok dulu nggak dibawa ke RS X saja? Kan lebih bagus penanganannya.”

jangan tanya masalah RS via archive.kepriprov.go.id

Kamu nggak pernah tahu umur seseorang. Lagipula belum tentu jika dibawa ke rumah sakit yang kamu sebut itu, mendiang bisa sembuh dan nggak meninggal.

4. “Makannya selama ini nggak dijaga? Kok bisa sampai sakit bahkan meninggal?”

nggak usah tanya jauh-jauh sampai urusan makanan via sulselprov.go.id

Hentikan mempertanyakan hal yang nggak sopan seperti ini. Sebab, bisa saja keluarga sudah benar-benar menjaga pola makan mendiang agar senantiasa sehat dan nggak sakit. Namanya umur kan nggak ada yang tahu~

5. “Kenapa dulu nggak nyoba ke pengobatan alternatif juga sih?”

jangan asal ngomong via suarasulutnews.co.id

Dan lagi, kamu nggak pernah tahu usaha seseorang lo! Alih-alih mengatakan hal seperti ini, mending tenangkan keluarga yang ditinggalkan dengan nggak usah banyak tanya.

Advertisement

6. “Apa dia jarang olahraga dulu? Kok bisa sampai kena penyakit kayak gitu?”

jaga omongan ya via www.manadotoday.co.id

Selain nggak sopan, pertanyaan judgemental seperti ini juga bisa bikin keluarga mendiang sakit hati lo! Jaga ucapan agar suasananya jadi enak dan keluarga mendiang tetap nyaman ngobrol denganmu.

7. “Selama ini nggak pernah check up? Atau, telat check up-nya?

jangan tanya masalah check up via macca.news

Nggak semua orang tahu kapan waktu yang tepat untuk mengecek kondisi kesehatan mereka. Bahkan, terkadang beberapa dari mereka juga ada yang punya cukup uang untuk melakukan check up setiap bulan lo! Pertanyaan kayak gini jelas bikin tersinggung.

8. “Sayang banget, padahal sudah berobat mahal-mahal ya…”

jangan ngomongin pengobatan via orator.id

Coba pikirkan, apakah layak kamu mengutarakan kalimat semacam ini kepada keluarga yang baru saja ditinggalkan? Semua orang pasti akan mengusahakan yang terbaik untuk membuat keluarganya tetap sehat, kamu justru terkesan menyalahkan keadaan.

Daripada menanyakan hal-hal yang terlalu sensitif di atas, lebih baik kamu mencoba menunjukkan simpati ke keluarga yang ditinggalkan dengan menanyakan kabarnya saja. Atau kamu bisa mengelus pundak keluarga mendiang agar dia lebih tenang dan nggak sedih lagi.

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Helga-nya Arnold!

Editor

salt of the earth, light of the world

CLOSE