6 Etika Pakai Eskalator di Tempat Umum. Orang yang Lagi Buru-Buru Juga Bisa Mendahului

Etika pakai eskalator

Zaman sekarang banyak tempat umum bertingkat yang menyediakan eskalator untuk mempermudah pengunjung untuk menaiki lantai demi lantainya. Agar fungsi eskalator bisa lebih maksimal, kamu perlu mengetahui beberapa etika penggunaannya. Terutama jika kamu menggunakan eskalator yang kebetulan tengah ramai. Kesannya sih sepele, tapi dengan memahami etika pakai eskalator ini, kamu jadi lebih aman dan nggak perlu desak-desakan lagi.

Advertisement

Melansir dari beberapa sumber, berikut etika yang harus dilakukan semua orang saat menggunakan eskalator di tempat umum.

1. Berdirilah di salah satu sisi eskalator, bisa kanan atau kiri

berdiri di kiri via nagmag.jp

Karena belum ada aturan khusus, kamu bisa berdiri di salah satu sisi eskalator, biasanya sih di sebelah kiri. Harapannya supaya nanti orang lain juga berdiri di belakang sisi yang sama denganmu. Tapi kalau di depanmu sudah ada orang, maka kamu wajib berdiri di sisi yang sama dengannya.

2. Kalau lagi buru-buru dan terpaksa harus mendahului, jalanlah di sisi yang nggak dipakai berdiri

buru-buru di kanan via www.asiaone.com

Fungsi berdiri di satu sisi sebenarnya untuk memudahkan orang yang terpaksa jalan ketika ingin mendahului. Makanya, kalau buru-buru, mending ambil sisi yang di depannya nggak ada orang berdiri, biasanya di sebelah kanan. Tapi, biar nggak dianggap kurang ajar kamu juga perlu mengucapkan permisi. Pun jangan lari, jalan cepat aja.

Advertisement

3. Kalau kamu naik eskalatornya berdua, berdirilah depan belakang

kalau berdua via www.chicagotribune.com

Seasyik apapun kalian ngobrol, tapi jangan ganggu pengguna eskalator lain dengan berdiri sebelahan. Sebab, ini akan mempersulit pengguna yang sedang terburu-buru dan akhirnya malah bikin eskalator jadi sesak. Hal yang sama pun berlaku kalau kamu bawa tas belanja, ya! Bukan di samping, taruhlah tas belanja di anak tangga bagian atas atau di bawahmu.

4. Awasi si kecil dengan memeganginya ketika naik eskalator

dengan anak via lifestyle.kompas.com

Saat naik, pegangi si kecil dari samping lalu jaga dari belakang. Jika nggak memungkinkan, kamu boleh berada di sampingnya. Pastikan kaki anak nggak menyentuh sisi bawah eskalator karena berisiko terjepit. Jangan lupa juga beritahu anak untuk nggak merentangkan tangannya agar nggak menggangu pengguna lain. Kalau memang mau pegangan, bisa satu tangan di eskalator, dan satunya lagi pegangan di tanganmu.

5. Kalau bawa troli, usahakan untuk menggunakan eskalator khusus

bawa troli via www.youtube.com

Kebanyakan mal sekarang menyediakan eskalator khusus troli yang nggak ada anak tangganya. Nah, daripada repot mengangkat trolinya, mending pakai ini saja. Tapi jika memang nggak ada eskalator khusus, kamu bisa mengangkat bagian depan troli dari belakang, kemudian pegangi dengan kuat saat kamu berada di eskalator. Hal ini pun berlaku kalau kamu bawa stroller bayi, ya!

Advertisement

6. Terakhir, usahakan buat nggak pakai alas kaki bahan karet

alas kaki karet via www.reddit.com

Meski enak dipakai, alas kaki bahan karet cenderung lebih licin dan berpotensi kepleset. Nah, daripada terjadi hal yang nggak diinginkan, mending jangan gunakan alas kaki karet ketika mau jalan-jalan. Lagipula, sekarang beberapa tempat umum juga mulai membuat peraturan mengenai penggunaan alas kaki karet ini kok.

Memang kelihatannya sepele, tapi ternyata etika seperti ini kalau diterapkan juga menguntungkanmu dan juga banyak orang lo!

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Helga-nya Arnold!

Editor

salt of the earth, light of the world

CLOSE