Hal-Hal yang Perlu Kamu Perhatikan Ketika Sedang Berburu Kosan

Tips mencari kos

Ketika kamu memutuskan untuk kuliah atau bekerja di luar kota, kamu harus pindah dari rumah dan tinggal terpisah dari orang tua. Mencari indekos atau kamar kos yang nyaman pun harus jadi prioritas. Apalagi jika kamu berencana untuk tinggal merantau dalam waktu yang lama.

Advertisement

Nah, ada beberapa hal yang harus kamu perhatikan dalam usaha berburu kamar kos yang nyaman. Daripada kamu pindah tiap 3-4 bulan sekali kayak kucing pindahan, lebih baik mencari sekali dengan sungguh-sungguh, bukan?

1. Cari kos itu bak cari jodoh: harus dari jauh-jauh hari supaya nggak menyesal nanti

Cari jauh-jauh hari, jangan mendadak | Photo by Rogério Martins via www.pexels.com

Mencari kos itu seperti mencari jodoh, harus sabar dan nggak boleh terburu-buru. Jika baru berburu kos 2-3 hari sebelum harus pindah, besar kemungkinan kamu hanya menemukan kamar yang seadanya, tidak cukup nyaman tapi “asal ada”.

Jadi mulailah mencari kos dari jauh-jauh hari sebelumnya, 2-3 bulan sebelum kamu harus pindah. Jika kamu masih berada di luar kota, hubungilah seniormu, kakak angkatanmu, atau kenalan yang sudah ada disana lebih dulu. Minta tolong mereka untuk membantumu mencarikan kos. Kamu pun bisa mencari referensi dari media sosial seperti Twitter dan Facebook. Dengan begini, kamu bisa menemukan jodoh “kos”-mu dengan tepat, tanpa ada rasa sesal yang datang belakangan.

Advertisement

2. Kalau baru bisa mencari kos beberapa hari sebelum pindah, temukanlah yang masa kontraknya per bulan atau 3 bulan. Jangan yang per tahun!

Kalau emang mendadak, cari kos yang cuma per bulan atau 3 bulan dulu | Photo by Daria Shevtsova via www.pexels.com

Jika kamu sendirian dan tak ada kenalan di kota barumu, bisa jadi kamu akan terpaksa mencari tempat kos tepat saat kamu tiba dari luar kota. Kalau harus terburu-buru seperti ini, cobalah ambil kontrak per bulan atau per 3 bulan saja. Kamu pun tidak akan kehilangan banyak uang jika ternyata kamu tiba-tiba merasa tidak betah dan ingin pindah. Selain itu, dalam jangka waktu di atas kamu bisa nyambi mencari kos pengganti. Coba bayangkan kalau kamu nggak betah di kos-mu, sementara kamu sudah bayar setahun penuh?

3. Punya kendaraan? Pilih saja lokasi kos yang agak jauh dari kampus. Dengan fasilitas yang sama, harga yang ditawarkan bisa lebih murah

Kalau punya kendaraan, pilihanmu mungkin jadi semakin banyak | Photo by Andrew Neel via www.pexels.com

Nggak jarang kamu harus mengeluarkan banyak uang hanya untuk biaya kos selama sebulan. Jika ingin yang murah tapi tetap nyaman, cobalah cari kamar di lokasi yang “kurang strategis” — misalnya yang agak jauh dari kampus atau di pinggir kota.

Kamu bisa cari yang masuk komplek, perumahan, atau masuk gang. Nggak jarang kamu bisa mendapatkan harga yang lebih ekonomis dengan fasilitas yang sama. Dengan begini, uang sakumu juga bisa sisa banyak. Jangan malas untuk mencari. Kamu sudah punya kendaraan sendiri, maka lokasi kos yang tidak dekat seharusnya bukan masalah lagi.

Advertisement

4. Kamu yang asalnya jauh, carilah kos dengan fasilitas lengkap. Dengan ini kamu tak akan repot mengepak barang jika harus kembali pulang

Biar lebih ringkes, mending pilih kos yang sudah ada isinya. Apalagi kalau kota asalmu emang jauh | Photo by Karolina Grabowska via www.pexels.com

Nggak selamanya pindah kota, mungkin kamu yang berasal dari Sumatra hanya berencana tinggal di Jogja selama 4 tahun sampai lulus sarjana — atau hanya 2 tahun untuk melanjutkan sekolah master. Dalam kasus seperti ini tinggal di kos dengan fasilitas lengkap adalah pilihan yang tepat. Jika tidak, kamu harus repot membeli banyak barang dan bingung mengepaknya ketika harus pulang ke kampung halaman.

Harga barang dan ongkos kirim ke rumah akan menjadi pertimbangan. Nggak mungkin kan kamu akan mengirim paket lemari antar pulau? Buat apa juga membawa dispenser saat naik pesawat? Barang-barang ini pada akhirnya akan kamu tinggalkan. Buat apa memiliki sesuatu yang kamu tahu sudah pasti akan kamu tinggal.

5. Aktivis kampus? Kerja part-time? Atau sering keluar malam untuk main dengan teman? Jangan cari kos yang ada jam malamnya!

Cari yang peraturan kos-nya sesuai dengan kegiatanmu | Dokumentasi Hipwee via www.hipwee.com

Jam malam memang selalu menjadi hal yang identik dengan kos. Jika kamu makhluk nokturnal yang aktif di malam hari, kamu akan merasa sedikit kerepotan dengan peraturan ini.

Sebagai aktivis yang seringkali harus rapat dadakan hingga larut malam, kamu pasti kesal jika gerbang kos tiba-tiba sudah dikunci saat kamu pulang. Saat kamu jadi panitia dan harus gladi resik hingga larut malam, kamu pun akan bete kalau pemilik kos menginterogasimu macam-macam. Nah, jika kamu Nggak ingin kegiatan padatmu terhambat, carilah kos yang jam malamnya tidak terlalu ketat.

6. Adanya fasilitas dapur bisa menjadi nilai plus untuk menghemat uang makan. Jadi kamu masih bisa masak jika pas akhir bulan

Dapur jelas jadi nilai plus | Photo by Tina Dawson via unsplash.com

Tinggal di perantauan seringkali membuatmu harus pintar bertahan di tanggal tua. Saat keuangan sudah menipis, kamu harus lebih irit. Salah satu cara menjadi lebih irit adalah masak sendiri. Ini akan lebih mudah jika kosmu punya dapur. Menggoreng tempe atau masak mie rebus pun menjadi mudah.

Saat kamu tak punya uang untuk beli air minum, kamu juga bisa merebusnya sendiri di kosan. Kamu juga tidak perlu keluar tengah malam jika ingin makan sesuatu. Dapur adalah nilai plus untuk menghemat uang makan.

7. Pertimbangkan juga untuk mengisi satu kamar berdua

Hemat uang dengan cari kamar yang bisa ditempati dengan teman | Photo by Kinga Cichewicz via unsplash.com

Mungkin kamu tidak betah dengan kondisi kos yang apa adanya. Inginnya, kamu punya kamar yang agak mewah seperti di rumah. Jika kamu masih tetap ingin tinggal di kos mewah tanpa harus kebobolan uang, carilah orang untuk menjadi teman sekamar. Dengan cara ini kamu bisa lebih menghemat uang karena uang sewa kamar bisa dibagi berdua.

Namun jangan heran jika pemilik kos akan menambahkan biaya sewa dari harga normal. Pasalnya, biaya maintenance kamar yang dipakai berdua juga lebih mahal. Tapi jangan khawatir, hal ini biasanya masih bisa dinegosiasikan. Jika kamu pandai bersilat lidah, kamu akan bisa mendapat kamar nyaman dengan harga yang aman 😀

Kos itu bakal jadi rumah kedua bagimu. Tentu saja kamu harus selektif memilihnya. Agar urusanmu lancar, terapkan saja tips-tips di atas saat mencari kosan. Jangan malas mencari ya. Semoga beruntung!

Gelombang resesi mulai menghampiri, bagaimana kalian mempersiapkan diri menghadapinya? Isi survei berikut ini.

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Pluviophile

CLOSE