Hanya Bermodal Blender dan Lumut, Grafiti Indah Ala Seniman Handal Bisa Kamu Buat Sendiri

Rumah adalah tempat kembali saat lelah berkelana. Maka, menjaga rumah agar tetap nyaman ditempati adalah hal yang wajib dillakoni. Selain membersihkannya tiap hari, menghiasinya dengan sesuatu yang indah juga bikin kamu makin betah. Salah satunya dengan grafiti atau gambar tembok.

Advertisement

Biasanya grafiti itu terbuat dari cat. Nah, sekarang kamu bisa bikin grafiti dari lumut atau moss graffiti lho. Cara membuatnya juga mudah kok. Tanpa harus sewa jasa seniman handal, dengan trik ini kamu pasti bisa menciptakannnya sendiri.

1. Minimnya darah seniman yang kamu punya bukan alasan untuk tidak berkarya di tembok rumah. Moss grafitti  yang ramah lingkungan bisa kamu buat dengan cara mudah.

Cara membuat grafiti lumut

Cara membuat grafiti lumut via www.wikihow.com

Membuat grafiti indah itu tak melulu harus senimar handal, kamu yang cuma bisa gambar juga bisa membuatnya kok. Hanya bermodal blender dan lumut pilihan, karya indah ala seniman profesional bisa terpampang di tembok rumah.

Bahan yang dibutuhkan :

Advertisement
  • 3 genggam lumut
  • 1/2 sendok gula
  • 120 ml buttermilk atau yogurt (pilih yang plain)
  • sirup jagung (tidak wajib)
  • 700 ml air hangat (suam-suam kuku)

Alat yang dibutuhkan :

  • Blender
  • Kuas atau botol spray
  • Ember kecil

Cara membuatnya :

  • Pertama-tama, kumpulkan lumut disekitar rumah (lebih baik yang menempel pada semen atau bangunan), lalu bersihkan lumut dengan air hingga tanah yang menempel menghilang.
  • Setelah itu, masukkan lumut yang sudah bersih pada blender.
  • Lalu tambahkan gulan, buttermilk, air, serta sirup jagung. Dan haluskan selama 2-5 menit.
  • Kemudian pindahkan pada ember kecil.
  • Setelah itu, buat pola pada dinding rumah. Barulah lapisi dengan larutan adonan lumut menggunakan kuas atau dengan botol spray.
  • Tunggu beberapa hari, grafiti lumut akan membuat rumahmu jadi menarik.

Agar moss graffiti ini bisa tumbuh subur dan bagus, kamu harus rajin menyiraminya dengan air spray saban hari. Karena lumut pada dasarnya akan tumbuh subur dengan kelembaban yang tinggi. Selain itu agar larutan tetap betah menempel, pastikan pada awal pembuatan jangan menyiramnya dengan kasar ya. Tunggu beberapa minggu, lumut kesayangmu bakal tumbuh.

2. Sebagai penyemangat hidup, ukiran dalam bentuk kata-kata yang kamu suka bisa menjadi pola dasar moss graffiti yang kamu buat.

Grafiti lumut

Grafiti lumut via blog.benetton.com

3. Dengan semprotan lumut di sebagain pola, mural dalam bentuk hewan kesayangan ampuh bikin rumahmu jadi menawan.

Desain grafiti lumut atau moss grafity

Desain grafiti lumut atau moss grafity via blog.benetton.com

4. Pijakan kaki tak melulu terbuat dari batu atau keramik, lumut dari ramuan moss graffity yang terukir di lantai justru terlihat lebih unik.

Desain grafiti lumut atau moss graffity

Desain grafiti lumut atau moss graffity via coffeeandcanvastn.wordpress.com

5. Sembari menginspirasi orang yang lewat, quote berbentuk grafiti yang terbuat dari lumut jauh lebih eco green. 

Desain grafiti atau moss graffity

Desain grafiti atau moss graffity via www.pinterest.com

6. Kamu pandai menggambar? Buat saja di tembok rumah. Dan tak lupa gunakan lumut sebagai tintanya.

Desain grafity lumut atau moss grafitty

Desain grafity lumut atau moss grafitty via diycozyhome.com

7. Grafiti indah tak melulu harus menggunakan warna-warna cerah, timbunan lumut yang berwarna hijau lebih menyejukan.

Cara grafiti lumut

Cara grafiti lumut via coffeeandcanvastn.wordpress.com

8. Bikin hiasan rumah itu tak harus mahal, semprotan cairan lumut di atas kayu adalah buktinya.

Membuat graffiti dari lumut

Membuat graffiti dari lumut via www.pinterest.com

Berkesenian grafiti adalah hak siapa saja. Tak melulu harus sekolah seni atau punya banyak pengalaman, kamu yang hanya bisa menggambar juga bisa membuatnya sendiri di rumah. Hanya bermodal blender dan lumut, karya seni indah bisa terpajang di rumah. Gak mustahil kamu makin betah.

Selamat mencoba.

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Pluviophile

37 Comments

  1. Kerennn… !!!
    Wajib diaplikasikan…
    Thanks for the info..

  2. Asha Aza berkata:

    It’s So Cool..!!
    I Love it.

  3. Samsul Anwar berkata:

    Apa lumutnya nanti gak merusak tembok??

  4. Sayang blender nya….

  5. Aditya Noverli berkata:

    tak perlu beli cat dinding, pake lumut aja biar GG

  6. Heri I. Wibowo berkata:

    iya eh, apalagi yang di lantai. Gak merusak tuh bang?

  7. Samping kamar… yuhu! Must try 😀

  8. Rafendra Aditya berkata:

    Lumut adalah tumbuhan kerak. Dia berkembang biak dengan spora, nah, sewaktu kita blender kotak spora (sporangium) itu pecah dan sporanya tercampur dalam cairan. Alhasil benih lumut menempel, tumbuh dengan nutrisi berupa gula dan yogurt.
    Nah, apakah merusak tembok? Serusak-rusaknya gak bakal bikin rumah kalian roboh kok. Ah kalian jangan jadi orang kota (atau sok kota) dengan ketakutan itu deh. Hampir semua bagian bawah bangunan yg di tanah berlumut, gak rusak kan?
    Aduh sayang blendernya, selintas iya. Tapi kan fungsinya blender memang untuk melumat. Sayang kalau blendernya yang dilumat kali. Lepas dari itu, seni dan kreativitas memang agak butuh ‘modal’

  9. that’s sucks and unbelievable.
    please check out Thread Banger on youtube. rob have do that kind of shit and it’s not working out.
    that was an artist girl who made that moss looks beautiful, but she wasn’t doing that kind of thing. sorry, I forgot her name. but you can google it or look her up on pinterest/ tumblr

  10. Deni's Subara berkata:

    Atas ane orang mana yak,,, pakai bahasa inggris,,, Pakai Bahasa Indonesia aja buk…

CLOSE