6 Trik Hemat Listrik Meski Pakai Mesin Cuci, Tagihan Bulanan Jadi Nggak Bengkak Plus Irit Air

Hemat listrik

Mesin cuci adalah salah satu barang elektronik yang banyak digunakan di Indonesia, bukan lagi menjadi barang mewah atau hanya dipunyai kalangan atas saja. Selain praktis dioperasikan, manfaat yang didapat juga beragam yang tentunya mempermudah pekerjaan mencuci di rumah. Namun, banyak yang mengeluhkan adanya mesin cuci justru bikin daya listrik semakin naik. Pasalnya sekali pemakaian butuh daya yang besar, bisa 300-400 Watt.

Advertisement

Hemat listrik juga berarti hemat biaya, pengeluaran bulanan bisa ditekan kalau kamu pintar menyiasatinya. Maka dari itu, perlu diketahui dulu trik penggunaan mesin cuci biar listrik nggak semakin membengkak. Nah, untuk menghemat pemakaian listrik mesin cuci di rumah, berikut ini ada beberapa tips yang bisa dicoba.

1. Kenali jenis mesin cuci yang kamu pakai, front load atau top load. Penggunaan top load cenderung lebih irit listrik karena pembilasannya sebentar sebentar

mesin cuci front loading dan top loading I Photo by Tokopedia & Blibli via www.blibli.com

Sebelum membeli, kamu harus perhatikan jenis mesin cuci biar nggak boros. Ada dua kriteria, yakni mesin cuci front load (bukaan depan) dan top load (bukaan atas). Keduanya punya kekurangan dan kelebihan.

Mesin cuci front load hanya memerlukan sedikit air dalam prosesnya, namun listrik lebih mahal karena pencucian jadi lebih lama. Sebaliknya, mesin cuci top load lebih irit listrik sebab pembilasan lebih singkat, tapi butuh air yang banyak dalam proses pencuciannya. Nah, sekarang tergantung pilihanmu, lebih mau irit listrik atau irit air?

Advertisement

2. Sesuaikan kapasitas mesin cuci dengan jumlah anggota keluarga di rumah. Kalau hanya 2 penghuni, pilih mesin cuci dengan kapasitas rendah

pilih kapasitas yang sesuai I Photo by Pryzmat via id.depositphotos.com

Kapasitas mesin cuci menentukan daya listrik yang digunakan, semakin besar otomatis penggunaan listrik semakin tinggi. Kamu bisa hemat listrik token rumah dengan cara perhatikan seberapa banyak pakaian yang dicuci dalam sehari. Bila nggak lebih dari 6 kg pakaian, maka tak perlu membeli yang berkapasitas 7 kg.

Sebaliknya, jangan pula mengisi mesin cuci kapasitas 6 kg dengan beban lebih dari itu, karena mesin akan kesulitan bekerja yang akhirnya mudah untuk rusak. Nah, nggak mau kan kalau harus keluarkan uang untuk biaya perawatannya~

3. Atur suhu mesin cuci sesuai dengan bahan pakaian yang akan dicuci, sesekali pakai air panas nggak masalah terutama untuk pakaian yang tebal dan sulit untuk dibersihkan

Advertisement

suhu mesin sesuaikan dengan bahan I Photo by LumenSt via id.depositphotos.com

Cara menghemat energi listrik dari mesin cuci juga bisa diperhatikan dari teknik pencuciannya. Misal, suhu 54 derajat Celsius untuk  bahan seperti seprai, handuk atau pakaian yang terkena noda oli dan minyak. Namun, sebelumnya kamu harus memeriksa label baju apakah oke menggunakan air panas atau justru buat menyusut.

Suhu di bawah 23 derajat Celsius biasanya untuk pakaian yang mudah luntur dan berbahan lembut, seperti wol, sutra, stocking dan katun.  Selain  hemat listrik pada era globalisasi, upaya yang satu ini bisa menjaga serat kain tetap lembut dan nggak musah rusak

4. Perhatikan durasi perputaran mesin cuci. Semakin lama, daya listrik yang dibutuhkan semakin tinggi. Pakaian sejenis dalaman cukup 5-10 menit saja penggunaannya

atur durasi putaran mesin I Photo by EdZbarzhyvetsky via id.depositphotos.com

Ada banyak cara menghemat energi listrik dalam kehidupan sehari-hari, selain hemat listrik AC, hemat listrik untuk mesin cuci juga perlu. Untuk kamu pengguna mesin cuci, jangan lupa untuk perhatikan durasi putaran mesin. Mesin dengan putaran yang relatif lama memang lebih murah, namun juga butuh waktu yang lama untuk dibersihkan. Akibatnya, daya listrik yang digunakan cukup tinggi.

Sebaliknya, putaran mesin yang cepat lebih bisa menghemat daya listrik, namun kekurangannya harga mesin cuci relatif mahal. Untuk mengatasi pemakaian listrik yang tinggi, kamu bisa mengatur 5-10 menit saja untuk pembilasan, terutama untuk pakaian sejenis dalaman yang bahannya tipis.

5. Manfaatkan pengering alami, hindari pakai washer dryer setiap hari. Proses pemanasannya saja bisa membuat daya listrik semakin tinggi, lo!

keringkan secara alami I Photo by nalinrat via id.depositphotos.com

Kamu nggak harus selalu mengeringkan cucian dengan pengering mesin cuci. Siklus pengeringan  memakan energi yang sangat banyak sebab mesin cuci harus memanaskan suhu di dalam tabung. Setelah air cucian mulai tiris dengan putaran sedang, kamu bisa langsung menggantung pakaian di bawah sinar matahari. Jadi, hindari penggunaan mesin sampai benar-benar kering, ya.

6. Kebiasaan gunakan mesin cuci setiap hari justru bikin tagihan listrik tambah membengkak. Dikumpulin dulu pakaiannya, seminggu 2 kali juga sudah cukup kok~

hindari pakai mesin cuci setiap hari I Photo by brebca via id.depositphotos.com

Dari 5 cara menghemat listrik di atas, bagian ini yang seringkali disepelekan. Banyak yang setiap hari meggunakan mesin cuci tanpa disadari, padahal itu yang membuat daya listrik semakin naik. Lakukan kegiatan pakai mesin cuci sekitar 1-2 kali dalam seminggu, terutama untuk kamu yang anggota keluarganya termasuk sedikit. Cara ini bisa menghemat listrik dan nggak boros air tentunya. Atau bisa tentukan jadwal mencuci rutin, misal mesin cuci bisa menampung pakaian kotor selama tiga hari, maka kamu bisa dapat mencuci tiga hari sekali.

Tindakan hemat listrik harus dibiasakan dari hal kecil supaya hasilnya bisa maksimal. Manfaat hemat listrik bukan hanya perihal biaya, namun kamu juga bisa menjaga barang elektronik lebih awet dan pemakaiannya lebih lama. Semoga tipsnya bermanfaat, ya!

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Editor

salt of the earth, light of the world

CLOSE