Setiap orang membutuhkan teman untuk berbagi, dan itu pasti. Teman yang baik bukan tentang berapa lama dia mengenalmu, tapi mengenai orang-orang yang dapat diandalkan dan ada ketika kamu membutuhkannya.

Memilih teman ibarat memilih asupan nutrisi yang baik untuk tubuh. Semakin banyak teman positif yang kamu miliki, maka hidupmu pun semakin tenang dan nyaman. Jadi, berhati-hatilah memilih teman sebelum kamu terkontaminasi sifat negatif yang memperburuk karakter diri.

Nah, berikut beberapa karakter teman yang sebaiknya kamu hindari agar hidupmu terbebas dari pengaruh-pengaruh negatif yang mengancam masa depanmu.

1. Dia yang nggak bisa dipegang omongannya, artinya dia nggak bisa dipercaya. Jauhi dia sebelum kamu terima dampak negatifnya

nggak bisa dipercaya via media2.popsugar-assets.com

“Mana katanya kamu mau bawa bukunya..”

“Oiya, maaf aku lupa tadi aku terburu-buru, besok deh ya aku bawa pasti, janji.”

Advertisement

Beberapa karakter orang ada yang nggak bisa dipercaya, misalnya nggak bisa memegang janjinya dan selalu berkelit ketika ditanya soal janjinya itu. Jika ada temanmu yang berkali-kali melakukannya, baiknya kamu segera hapus dia dari daftar hidupmu. Orang-orang seperti ini nggak bisa membuatmu hidup nyaman.

2. Karakternya yang oportunis, alias suka memanfaatkan peluang. Dateng kalau ada maunya doang

datang kalau butuh aja via cdn0.thevocket.com

“Eh, kamu lagi punya uang nggak? aku pinjam dulu deh..”

(setelah dapat dia menghilang tanpa kabar, balik lagi kalau lagi kesusahan dan butuh duit doang)

Mereka adalah teman yang suka datang lalu pergi tiba-tiba. Mereka hanya mendatangimu ketika mereka butuh bantuan saja, dan melupakanmu ketika mereka lagi nggak butuh. Buru-buru deh skip jenis teman yang seperti ini. Pertemanan mereka nggak tulus.

3. Mereka yang merasa berkuasa, suka menyombongkan diri dan mengontrol orang lain untuk menuruti kemauannya

mereka merasa berkuasa atas kita via cdn-media-1.lifehack.org

“Tong, beliin rokok dong. Terserah kamu beli apa deh. Habis itu jangan lupa anterin aku ke… blablabla”

Teman jenis ini biasanya mereka yang kaya raya dan dari keluarga berada. Mereka menggunakan kelebihan materinya sebagai alat untuk menyombongkan diri dan memperbudakmu. Mereka akan melakukan apa saja demi yang diinginkannya. Bahkan memberimu iming-iming materi agar kamu menuruti segala perintahnya. Jauhi juga yang seperti ini. Emangnya hidupmu milik dia? Hellawwwww…

4. Kebiasan jeleknya, mereka nggak suka kalau kamu lebih baik darinya. Selalu ingin bersaing dan iri hati terus bawaannya

mereka yang selalu iri padamu via images.wisegeek.com

Persahabatan berarti senang atas keberhasilan teman. Jika kamu senang dan bahagia, teman yang baik akan ikut bahagia juga.

Apa yang dia lakukan selalu lebih baik dari kamu. Dia menganggapmu justru sebagai saingannya. Jika kamu berhasil dalam suatu hal, dia tampak nggak senang. Jika dia sukses terhadap sesuatu, dia akan pamer padamu secara berlebihan. Dih, apa urusan saya?

5. Kalau kamu sedang irit atau prihatin, ajakan mereka buat belanja justru makin sering. Duh, teman macam apa ini?

mereka yang selalu glamor dan nggak mengerti keadaanmu via www.hotlegaladvice.com

Teman yang baik harusnya saling mengerti keadaan temannya satu dengan lainnya. Kalau mereka cenderung egois dan nggak peduli dengan kondisi temannya bagaimana pun itu, artinya mereka adalah teman yang buruk.

Contohnya, mereka akan selalu ngajak kamu main ke tempat bintang lima dengan fasilitas premium meskipun mereka tahu kamu ngga punya uang. Tinggalin aja, mereka ini nggak tahu yang namanya prihatin.

6. Si biang gosip yang suka menjatuhkan orang, mereka merasa dirinya paling benar

senang bergosip, jangan-jangan kamu yang digosipin via www.google.co.id

Teman yang suka ngomongin temannya sendiri adalah yang patut kamu waspadai. Karena kalau si biang gosip ini sudah berani gosipin teman yang lain ke kamu maka bisa jadi selanjutnya kamulah yang akan dijadiin bahan gosipan ke teman-teman yang lainnya.

Terlebih lagi mereka yang suka membicarakan kelemahan kamu sampai hal ini menurunkan harga dirimu. Itu parah.

7. Temanmu yang pesimis dan suka mengeluh. Hati-hati, energi negatif menular dari sini

suka meratapi kesedihan via i.huffpost.com

“Mel, aku sedih nggak bisa tidur daritadi, kenapa ya aku selalu diginiin, padahal aku…blablabla” (sambil nangis)

Teman macam ini nggak pernah bisa melihat sisi cerah dari sebuah kehidupan. Setiap kali dia bertemu denganmu, selalu saja keluhan yang diutarakannya. Kalau sekali dua kali dengerin dia curhat tentang betapa beratnya hidupnya dia sih nggak apa, tapi kalau setiap hari dia cerita bahwa dirinya yang paling menderita sih capek juga dengerinnya.

Tipe teman kaya gini juga akan memengaruhi mood dan semangatmu. Jauhi, atau hidupmu akan dipenuhi kegalauan.

8. Demi ketenangan, hindari teman yang suka ‘makan’ teman. Biasanya dia suka menusuk dari belakang

masih mau temenan? via cdn.hexjam.com

Spesies yang satu ini diam-diam mematikan, parahnya lagi, mereka bisa menyamar sebagai siapa saja, termasuk teman sendiri.

Nah, salah satu ciri teman yang buruk adalah mereka yang diam-diam tega nusuk temannya dari belakang. Misalnya nih, bilangnya sih cuma dekat atau nanya-nanya kamu ke pacarmu dan sebaliknya, padalah mereka diam-diam mulai modus dan naksir sama pasangan kamu. Sebelum terlambat mending jauhin deh teman yang begini.

9. Mereka yang suka berwacana, bisanya omong doang tanpa ada tindakan nyata

omong doang via secretofgirls.com

Teman yang hobi berwacana ini juga kadang menunjukkan sikap yang excited tapi giliran ditanyain jawabannya “terserah” atau “ikut aja deh”. Fix mereka nggak serius untuk melakukan perjalanan atau pertemuan dengan kamu. Teman macam ini nggak kamu perlukan dalam hidup. Karena pada akhirnya kamu cuma akan makan hati dengan janji-janjinya dan nggak keman-mana. Kebanyakan wacana!

10. Mengajakmu melakukan hal-hal buruk yang merusakmu perlahan. Pantas kah teman semacam ini kamu pertahankan?

kalau tiap hari mabuk? masih mau temenan? via cdn.hexjam.com

Yang terakhir nih, ciri teman yang baiknya kamu tinggalkan itu mereka yang mengajakmu melakukan hal-hal buruk yang merusak hidupmu secara perlahan. Jika kamu selalu menemukan diri dalam keadaan mabuk setiap hari, sementara besok harus beraktivitas kembali, mungkin sudah saatnya untuk berhenti mengenalnya.

Dilema memang, ketika kita dihadapkan pada keputusan untuk menjauhi teman atau nggak. Karena kamu udah tahu, jadi sebaiknya mulai berhati-hati dari sekarang. Seperti kata pepatah, kalau kamu berteman dengan tukang minyak wangi, aroma wanginya pun akan menular ke kamu juga. Sebaliknya, bau menyengat minyak tanah lah yang akan kamu dapat, kalau kamu dekat dengan tukang minyak tanah. So, gimana menurutmu?