5 Penyebab Isi Ulang Baterai HP dari 98% ke 100% Itu Lama Banget. Kamu Sering Mengalami Nggak?

penyebab baterai HP lama penuhnya

Meski ngaku sabar, tapi kadang jiwa-jiwa nggak sabar kita sering muncul tak terduga. Salah satunya adalah ketika sedang mengisi ulang alias nge-charge baterai hp. Sambil terus mantengin HP kamu pun menggerutu kesal “Kok nggak penuh-penuh sih?!”

Advertisement

Pernah nggak sih kamu mengalami hal ini? Perasaan sudah 98%, tapi untuk sampai ke 100% berasa super lama. Malah lebih lama dari waktu masih 50% atau 60%? Biar kamu nggak penasaran, ini lo beberapa penyebab kenapa perjalanan baterai HP dari 98% ke 100% itu lama banget.

1. Karena berpikir “dikit lagi full nih” kamu jadi sering memerhatikan si HP. Makin diperhatiin, makin terasa makin lama deh

kapan penuhnya neehh via jete.co.id

Sama seperti saat berpuasa, menunggu detik-detik menjelang adzan Magrib itu terasa sangat menyiksa. Lama banget! Sama halnya dengan menunggu baterai penuh 100% saat sudah di angka 98%. Itu karena perhatianmu sudah tersita sepenuhnya pada layar ponsel, sehingga detik demi detik semakin terasa.

Padahal, daripada menunggu dengan cara seperti itu, kan lebih berfaedah kalau kamu selingi dengan aktifitas lainnya. Bolak-balik majalah atau menyelesaikan satu bab di buku, misalnya. Tapi yaa namanya juga manusia. Meski berusaha sabar dan cuek, ikon baterai yang berwarna hijau ketika mendekati penuh itu seakan menggoda kamu untuk selalu memerhatikannya. Solusinya sih, jauh-jauh dari HP biar nggak gatel ngecek terus. Hehe

Advertisement

2. Kadang kalau baterai sudah di angka 90% biasanya kamu jadi terbawa woles mainin HP sambil diisi ulang baterai. Padahal ini yang bikin tambah lama!

maen HP terus~ via dailyactive.info

Beberapa dari kamu mungkin pernah nge-charge HP sambil memainkannya. Apalagi kalau pengisian baterai sudah hampir penuh. Kamu jadi nggak sabar buat buka game dan melanjutkan permainan yang tertunda, karena sekarang merasa tak lagi takut kehabisan baterai saat lagi asyik-asyiknya main. Padahal seperti yang disarankan tiap produsen HP, pengisian ulang baterai sebaiknya dilakukan tanpa dipakai. Karena pengisian dayanya jadi nggak optimal. Wajar kalau angka 98% itu nggak segera berubah ke 100%. Kadang malah berkurang tuh~

3. Ada saatnya angka 2% bisa mengubah kamu menjadi pribadi yang tak sabaran

sabar, sabar, sabar 2% lagi via www.liputan6.com

Apakah kamu tipe orang yang semakin dekat dengan tempat tujuan semakin mempercepat laju kendaraan atau langkah? Biar cepat sampai gitu. Nah, mungkin ini juga yang terbawa saat kamu mengisi ulang baterai ponselmu. Kekurangan 2% itu membuatmu semakin bersemangat. Sehingga yang biasanya sabar jadi nggak sabaran.  Padahal, meskipun terasa lama, itu adalah proses. Tapi karena kamu lagi nggak sabaran, maka seringnya proses yang 2% itu kamu hadapi dengan gerutuan “Ih, kok nggak penuh-penuh sih!” yang justru bikin waktu terasa lama.

4. Mungkin HPmu memang bermasalah. Akibatnya, pengisian ulang baterai HP jadi lebih lama dari seharusnya

aduh, charger-nya ni palsu~ via fonow.com

Memang nggak menutup kemungkinan lamanya pengisian ulang baterai HP itu karena HPmu memang bermasalah. Toh, memang banyak kebiasaan yang bikin HPmu tersiksa dan mudah rusak. Selain nge-charge sambil dimainkan, mungkin juga kamu sering nge-charge dan ditinggal tidur semalaman. Atau kebiasaan pakai charger palsu yang bisa bikin rusak komponen HP dan beterai. Hal ini terjadi karena output yang dihasilkan oleh charge bajakan sering nggak sesuai dengan standar output yang ditetapkan oleh produsen HP. Nah, mana kebiasaan yang sering kamu lakukan nih?

Advertisement

5. Sudah saatnya cek usia HP yang kamu pakai. Kalau sudah lawas, wajar kan kalau seenergik di masa muda?

sudah saatnya lembiru=lempar beli baru! via www.digitaltrends.com

Nggak pernah nge-charge sambil dipakai, nggak pernah nge-charge terus ditinggal tidur, charger pun cuma pakai yang orisinal, tapi kok masih lama? Well, sudah berapa tahun usia HPmu saat ini? Ibaratnya manusia, kalau sudah sepuh tentunya nggak bisa seenergik di masa muda dulu. Ponsel juga sama. Perlu kamu ketahui, setiap barang elektronik memiliki jangka waktu optimal pemakaiannya lo. Maksudnya, ada waktu batasan di mana HPmu mampu bekerja secara maksimal, lalu mulai menurun performanya seiring bertambahnya usia dan beban yang ditanggung si Hp. Terus solusinya gimana? Lembiru, alias lempar dan beli baru ;p

Nah itulah beberapa alasan yang bikin nge-charge HP di angka 98% ke 100% terasa seperti Senin ke Jumat. Lama! Kira-kira mana nih alasan yang paling kamu banget?

Kasih tahu Hipwee kondisi dan pengalamanmu selama masa pandemi, ikuti survei di sini.

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

colour my life with the chaos of trouble

Editor

Penikmat kopi dan aktivis imajinasi

CLOSE