8 Jenis Pupuk Organik yang Mudah Dibuat Sendiri. Berbahan Sisa Makanan Hingga Jerami Kering

Pupuk organik

Semasa pandemi, berkebun di rumah jadi salah satu hobi baru yang menyenangkan. Nah, salah satu aspek penting dalam berkebun adalah pemberian pupuk yang baik. Pupuk organik adalah salah satu yang bisa dimanfaatkan. Secara sederhana, pupuk organik terbuat dari bahan-bahan alami dan cenderung nggak membahayakan tanaman dan aman untuk tanah. Contoh pupuk organik yang sering kita temui adalah pupuk kompos atau pupuk kandang. Pupuk organik memiliki manfaat untuk menjaga kesuburan tanah dan mencegah erosi lapisan atas tanah.

Advertisement

Jika kamu termasuk yang sedang hobi berkebun dan bingung menentukan jenis pupuk, berikut adalah beberapa contoh pupuk organik yang bisa kamu gunakan.

1. Pupuk kandang sangat efektif untuk memperbaiki struktur tanah dan menghidupkan mikroogranisme di dalamnya

pupuk kandang dari kotoran ternak via paktanidigital.com

Pupuk kandang merupakan jenis pupuk organik padat yang terbuat dari kotoran hewan ternak seperti ayam, kambing atau sapi. Banyak orang memilih pupuk kandang karena kandungan unsur haranya yang berlimpah. Berbeda dengan pupuk anorganik yang hanya memiliki usur pupuk NPK (unsur makro), pupuk organik jauh memiliki kandungan yang jauh lebih banyak mulai dari kandungan sekunder sampai kandungan mikro.

Karena terbuat secara alami, pupuk ini bisa dibuat di mana saja dan dijual di berbagai toko-toko pertanian di banyak kota. Baik itu penjual pupuk organik Jogja, pupuk organik Lembang yang terkenal, dan di banyak tempat-tempat lain.

Advertisement

2. Pupuk kompos sangat cocok dipakai untuk berkebun di daerah rumah karena kegunaannya meningkatkan unsur hara pada tanah yang berpasir

pupuk kompos dari sisa limbah organik via 8villages.com

Tanah di daerah pemukiman biasanya bercampur dengan pasir. Nah, dengan penggunaan pupuk kompos, unsur hara dalam tanah berpasir bisa menguat. Pupuk kompos sendiri terbentuk dari sisa-sisa bahan organik yang berasal dari tumbuhan, hewan, dan limbah organik lainnya.

Kalau kamu enggan mengolah pupuk kompos sendiri, pupuk organik Petroganik bisa jadi pilihan buatmu yang punya tanaman sayur-sayuran berskala kecil di rumah. Merk pupuk organik padat ini lumayan diminati karena fungsinya yang baik untuk menjaga kesuburan tanah.

3. Mikroorganisme yang baik untuk kehidupan dan nutrisi tanaman bisa dimanfaatkan dan terkandung dalam pupuk hayati

ilustrai pupuk hayati via www.republika.co.id

Pupuk hayati adalah pupuk yang memanfaatkan organisme hidup seperti makhluk-makhluk mikrobiologis. Pupuk ini berfungsi sebagai pembangkit kehidupan tanah, penyubur tanah dan memberi nutrisi pada tanaman. Salah satu contoh pupuk hayati yang dijual di pasaran adalah pupuk organik Nasa alias pupuk Nusantara Alami. Selain dijadikan pupuk, produk ini juga diberikan untuk suplemen pada pakan ternak.

Advertisement

4. Selain membantu menyuburkan tanah, pupuk serasah bisa menjaga kelembapan tanah serta mengurangi risiko kekeringan tanah

Pupuk serasah via saintif.com

Pupuk serasah dikenal juga sebagai pupuk penutup tanah. Serasah sendiri berasal dari komponen yang nggak terlalu berguna, seperti jerami kering, bonggol jagung dan lain sebagainya. Biasanya, bahan-bahan tersebut diletakkan di atas tanah. Selain membantu menyuburkan tanah, pupuk serasah juga menjaga tanaman agar terbebas dari penyakit karena air hujan, menjaga kelembapan tanah, serta mengurangi penguapan yang bisa menyebabkan tanah kering.

5. Humus adalah bagian tanah yang umum terkandung di tanah negara-negara beriklim tropis. Sifatnya stabil dan menyatu dengan tanah

Humus via mediatani.co

Humus sendiri adalah bagian tanah yang subur dan terbentuk dari sisa dedaunan atau batang pohon. Humus sangat melimpah di Indonesia karena umumnya terkandung di tanah negara-negara tropis. Salah satu contoh pupuk organik ini berguna untuk menunjang pertumbuhan serta mengaktifkan enzim di dalam tubuh tanaman.

6. Pupuk organik cair terbuat dari urine ternak atau hasil fermentasi dari bahan-bahan organik yang dicairkan. Kamu bisa membuat pupuk ini sendiri di rumah lo~

Ilustrasi pemberian pupuk organik cair via portaljember.pikiran-rakyat.com

Pupuk organik cair terbaik biasanya terbuat dari urine ternak atau hasil fermentasi bahan-bahan organik. Penggunaanya biasanya disemprotkan ke daun atau disiram ke permukaan tanah dekat dengan tanaman. Oleh karena itu, cocok sebagai pupuk organik untuk buah. Ada juga pupuk organik eco farming yang merupakan pupuk padat yang dicampurkan dengan elemen-elemen organik lain seperti air tebu yang menghasilkan pupuk cair yang lebih efektif. Kamu bisa membuatnya sendiri di rumah lo~

7. Pupuk hijau yang berasal dari pelapukan tanaman hijau sangat efektif meningkatkan produktivitas dan kualitas tanaman karena mengandung banyak nitrogen

Pupuk hijau via www.kompasiana.com

Pupuk hijau adalah pupuk yang berasal dari pelapukan tanaman. Biasanya, pupuk hijau dibuat dari tanaman sisa panen atau tanaman yang sengaja ditanam untuk diambil bagian hijaunya saja. Sebenarnya, segala jenis tanaman bisa dibuat jadi pupuk hijau. Pupuk ini sendiri sangat efektif membantu meningkatkan produktivitas dan kualitas tanaman karena kandungan nitrogennya yang melimpah.

8. Pupuk guano terbilang cukup unik karena berasal dari kotoran kelelawar yang mengendap lama di dalam gua

Pupuk Guano berasal dari kotoran kelelawar via mediatani.co

Pupuk guano adalah contoh pupuk organik yang unik. Guano sendiri adalah sebutan lain dari kotoran kelelawar. Kotoran tersebut mengendap lama di dalam gua dan bercampur dengan tanah juga bakteri pengurai sehingga menghasilkan sebuah pupuk tanaman yang bisa dimanfaatkan.

Nah, itu dia beberapa contoh pupuk organik yang bisa kamu manfaatkan untuk menyuburkan tanah dan tanamanmu. Cara membuat pupuk organik ini nggak sulit bagi pemula yang baru belajar berkebun. Kalaupun ingin membelinya, harga pupuk organik di pasaran pun relatif terjangkau kok. Selamat berkebun, ya~

Gelombang resesi mulai menghampiri, bagaimana kalian mempersiapkan diri menghadapinya? Isi survei berikut ini.

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Represent

Editor

salt of the earth, light of the world

CLOSE