Sering heran nggak sih kenapa kebanyakan temanmu yang jago bahasa Inggris justru nggak pernah kursus?

Sebenarnya, buat cas-cis-cus berbahasa Inggris kamu gak perlu mengikuti kelas khusus. Ada banyak tips yang bisa kamu lakukan setiap hari demi memperbaiki kemampuanmu sendiri. Kerennya lagi, tips-tips ini nggak membutuhkan banyak materi. Cukup dengan gawai, tivi, atau buku, dan yang paling tentu saja kemauanmu.

Advertisement

Nah, di artikel ini, Hipwee sudah menyiapkan 7 tips jitu untuk meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris kamu secara mandiri! Yuk kita lihat!

1. Mau kursus sih, tapi malu kalau harus ngulang dari awal. Coba deh kenalan sama aplikasi Duolingo!

Duolingo (1)

Merasa kalau kemampuan bahasa Inggris kamu masih jauh di bawah rata-rata, tapi kamu terlalu malu untuk ikut les di pusat bahasa. Nah, ada baiknya kamu berkenalan dengan aplikasi bahasa Duolingo. Di sini, kamu tetap bisa belajar bahasa Inggris dari tingkat paling awal sekalipun tanpa perlu merasa malu atau minder. Aplikasi berikon burung hantu ini juga menyediakan sistem pembelajaran yang cukup lengkap, seperti listening, speaking, bahkan grammar. Sudah ada versi Inggris – Indonesianya juga, jadi kamu nggak perlu bingung deh menatap layar yang bahasa Inggris semua.

2. Saat mendengarkan lagu pop bahasa Inggris, pastikan kamu tidak hanya menghafal liriknya. Tapi juga menggali makna lagunya

Dancer di video klip Justin

‘Love Yourself’ maksudnya apa ya? via tumblr.com

Belajar bahasa Inggris juga bisa dari mendengarkan lagu-lagu pop easy listening. Alasannya, lagu-lagu ini punya irama yang catchy, serta lirik yang mudah ditangkap oleh telinga kita.

Advertisement

Namun pastikan kamu tidak hanya mendengarkan dan menghafalkan lirik saja. Coba deh terjemahkan dan gali makna lagunya juga. Banyak kok situs-situs di internet yang bisa jadi tempatmu mencari tahu makna lirik lagu, misalnya aja genius.com. Gak hanya mengerti lirik, lewat ini kamu juga bisa jadi mengerti kultur mereka lho.

Ada banyak lagu pop yang liriknya sederhana, misalnya “Hello” dari Adele, “Sorry” dari Justin Bieber, “Same Old Love”-nya Selena Gomez, dan “22”-nya Taylor Swift. Kalau ketemu lagu ini di radio, Youtube, atau iTunes, jangan cuma dengerin musiknya. Coba deh perhatiin juga liriknya!

3. Beri dirimu tugas setiap hari. Bukan hanya menghafal vocab, melainkan juga membuat kalimat dari vocab yang kamu hafal. Lalu tulis di buku catatan khusus

Kalau hanya menghapal vocab saja tanpa diterapkan menjadi kalimat. Rasanya itu sama seperti kamu berjalan layaknya siput, lama sekali untuk bisa terbiasa menggunakannya. Coba deh, setiap kamu menghafal satu vocab, buat juga beberapa kalimat dari vocab tersebut dengan menulisnya di buku catatan khusus. Bukankah cara menghafal yang baik itu dengan menuliskannya berulang kali?

4. Ucapkan selamat tinggal pada subtitle saat menonton film atau acara TV berbahasa Inggris. Demi kemampuan listening yang naik level!

Selamat tinggal subtitle

Cukup banyak yang mengeluhkan listening sebagai sesi tersulit dalam belajar bahasa Inggris. Padahal, kemampuan listening yang baik adalah salah satu modal penting kamu untuk berkomunikasi. Kalau saja kamu tidak bisa menangkap dengan baik apa yang diucapkan lawan bicaramu, pasti kamu tidak akan bisa menimpalinya dengan tepat. Terus jadi canggung alias awkward, deh.

Nah, supaya hal itu tidak terjadi, kamu wajib membiasakan diri dengan menonton film atau program TV tanpa harus menggunakan subtitle. Awalnya memang sulit, butuh kesabaran agar kamu tidak menyerah. Namun sekali ingat, tidak ada sesuatu yang bisa dicapai dengan maksimal jika tidak ada perjungan dari diri sendiri.

5. Saat membaca buku dalam bahasa Inggris, coba kamu rekam suaramu lalu perhatikan pengucapan kata mana yang kurang tepat

Dengerin rekaman suara sendiri

Dengerin rekaman suara sendiri via www.facebook.com

Setelah listening, speaking merupakan sesi yang perlu kamu perhatikan juga. Karena lidahmu sedari kecil terbiasa dengan bahasa Indonesia, artikulasi bahasa Inggrismu terdengar kaku — malah terkadang salah pengucapan. Itu juga yang sering menjadi alasanmu untuk kurang percaya diri berbahasa Inggris. Padahal hal itu bisa dicegah, kalau saja setiap kali kamu membaca buku, suaramu direkam lalu didengarkan kembali untuk menentukan artikulasi atau pengucapan kata mana yang kurang tepat!

“Eh, kok caraku bilang ‘focus’ agak aneh ya…”

*buka kamus*

“Ooh. Ternyata cara ngucapinnya ‘fokes’ ya, bukan ‘fokyus’? Pantes aneh…”

6. Sering-sering baca Wikipedia. Apalagi, web keren ini punya versi Simple English, laman yang bahasa Inggrisnya mudah dimengerti dan sederhana

Simple English wikipedia

Simple English wikipedia via simple.wikipedia.org

Sering nggak baca Wikipedia? Dari ensiklopedia gratis ini, ada banyak sekali pengetahuan yang bisa kamu pelajari. Tapi gak cuma itu aja, kamu juga bisa belajar bahasa Inggris dengan membaca Wikipedia.

Situs ensiklopedia ini punya versi Simple English, yang memang ditujukan untuk orang-orang yang bahasa pertamanya bukan bahasa Inggris. Jadi sesulit apapun topik yang lagi dibicarain, Simple English Wikipedia akan membuat topik ini menarik dan mudah dimengerti. Buruan cek!

7. Masih belum pede buat gabung di komunitas bahasa? Minta tolong aja ke temanmu yang sudah mahir untuk mengajakmu ngomong dalam bahasa Inggris
lebih baik jujur sama mereka

lebih baik jujur sama mereka via www.huffingtonpost.com

Dikirain sok? Biarin. Namanya juga belajar. Daripada bego terus?

Masih belum merasa percaya diri juga menjajal kemampuan berbahasa Inggrismu dengan banyak orang di komunitas? Kamu bisa meminta tolong teman kamu yang memang sudah mahir untuk rutin mengajakmu berbincang dalam bahasa Inggris. Setidaknya, jika kamu melakukan kesalahan dalam berbahasa, temanmu bisa membetulkannya dan kamu pun tidak merasa malu.

Agak aneh sih, pertama-tama. Otak kita memang tidak dirancang untuk bisa mengubah begitu saja bahasa yang sehari-hari kita pakai. Kalau kamu sudah terlanjur terbiasa mengobrol dengannya dalam bahasa Indonesia, kamu pasti mengalami kesulitan saat pertama kali beralih ke bahasa Inggris. Kalau begini kasusnya, kamu memang harus maksa. Percaya, deh. Lama-lama, entah itu tiga bulan, enam bulan, atau satu tahun, kamu juga akan terbiasa.

Semakin sering kamu memperaktekan tips-tips di atas, sudah seharusnya juga kamu akan mampu. Jadi tunggu apa lagi, yuk dipraktikkan!

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya