Bicara soal undur-undur, kebanyakan orang akan mengingat hewan kecil yang hidup dan membuat rumahnya di dalam tanah. Tubuhnya kecil dan berbuku-buku, jalannya pun mundur. Kalau dipikir-pikir, hewan ini nggak ada andilnya sama sekali dalam kehidupan manusia. Tapi siapa sangka jika hewan kecil ini dikenal sebagai obat tradisional untuk menyembuhkan diabetes.

Meski begitu, masih banyak orang yang meragukan khasiat yang didapatkan dari undur-undur. Pun bingung bagaimana cara mengonsumsinya. Sebagai panduanmu, berikut Hipwee Tips berikan penjelasannya buatmu.

Undur-undur mengandung senyawa kimia tertentu yang ampuh menurunkan kadar gula dalam darah

Advertisement

Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh mahasiswa Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, ditemukan bahwa undur-undur mengandung asam lemak omega-3 (EPA dan DHA) yang tinggi. Sedangkan hasil penelitian lain menyebutkan bahwa hewan ini mengandung sulfonilurea yang berfungsi sebagai antidiabetes. Zat ini melancarkan kerja pankreas dalam memproduksi insulin sehingga bisa menurunkan kadar gula darah, seperti dilansir dari Kompas.

Meski belum diakui khasiatnya di dunia kedokteran, undur-undur telah terbukti menyembuhkan gangren pada pasien diabetes

bisa sembuhkan gangren via hellosehat.com

Dr Budi Sugiarto Widjaja, TCM, menganjurkan seorang bapak berusia 61 tahun yang menderita penyakit diabetes untuk mengonsumsi undur-undur. Pasien ini telah mengalami komplikasi akibat diabetes yang dideritanya. Terdapat gangren alias pembusukan daging karena nggak dialiri darah pada kaki kanannya yang tak kunjung sembuh. Dokter lain sudah menganjurkan agar kakinya diamputasi. Namun setelah selama sebulan mengonsumsi undur-undur seperti yang direkomendasikan oleh Dr Budi selaku ahli pengobatan Tionghoa, luka di kakinya mengering tanpa berbekas. Kadar gula darahnya pun mulai stabil.

Menurut Dr Budi, undur-undur akan lebih terasa khasiatnya jika dikonsumsi selagi hidup. Iya, jadi nggak perlu digoreng terlebih dahulu

bisa dibuat kapsul via www.youtube.com

Menurut Dr Budi, undur-undur yang juga berkhasiat melancarkan peredaran darah ini bisa dikonsumsi dengan dua macam cara. Pertama, langsung ditelan sebanyak 3-5 ekor, sehari dua kali. Kedua, dimasukkan ke dalam kapsul, lalu diminum sehari dua kali, pagi dan sore. Per kapsulnya sendiri berisi lima ekor undur-undur. Undur-undur bisa bertahan di dalam kapsul selama empat jam.

Advertisement

Dr Budi pun menyarankan agar undur-undur dikonsumsi dalam keadaan hidup karena khasiatnya akan berkurang jika undur-undur sudah mati.

Jika ada kamu, keluarga, teman, atau kerabatmu yang ingin menggunakan undur-undur sebagai pengobatan diabetes, alangkah baiknya tetap konsultasikan dengan dokter atau ahlinya terlebih dahulu agar nggak mengganggu pengobatan medis yang sedang dijalani. Semoga membantu, ya!

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya