Kuliah itu masuknya susah, keluarnya juga jauh lebih susah. Untuk masuk kampus pilihanmu, kamu harus bersaing dengan ribuan orang. Sementara untuk keluar, kamu harus menyelesaikan tanggungan kuliah yang bukan main banyaknya itu. Mulai dari SKS mata kuliah, tugas-tugas, KKN, PKL, hingga momok besar bagi setiap mahasiswa, “skripsi”.

Karena the big “S” ini banyak lho mahasiswa yang kelulusannya jadi tertunda. Kesulitan mengerjakan skripsi yang membuat jauh dari wisuda ini bisa terjadi karena banyak hal. Mulai dari rasa malas diri sendiri sampai soal-soal teknis yang menjengkelkan. Waktu demi waktu berlalu, sampai akhirnya habis kesempatan dan kamu menyerah untuk DO dari kuliah. Sayang banget ‘kan? Padahal tinggal sedikit lagi.

Advertisement

Nah biar kamu nggak menyerah dan pasrah, coba deh lakukan hal-hal ini. Skripsimu dijamin lancar dan cepat kelar!

1. Jadikan kutipan semacam “Menunda skripsi sehari = menunda nikah” sebagai wallpaper laptopmu. Biar semangat ngerjainnya

Tuh, inget-inget ya… via ask.fm

Meskipun sederhana, hal kecil ini efeknya luar biasa lho. Akui saja, banyak waktu yang kita habiskan di depan laptop tiap harinya. Nah apa jadinya kalau tiap kamu buka laptop ada kalimat motivasi seperti “Menunda skripsi sehari = menunda nikah” atau “Menunda skripsi = bikin orangtua sedih”?

Niat pengin main game atau nonton drama Korea jadi bubar karena kamu mengalami beban mental. Nggak pengin membuat orang tua sedih ‘kan? Nggak mau menunda nikah ‘kan? Makanya skripsi dikerjakan, dek!

2. Topik skripsi nggak harus yang ‘wah’. Kalau mau lancar, cari aja topik kekinian yang bisa kamu kerjakan dan cepat nyari referensinya

Cari topik yang viral ya biar gampang~ via tecnoxplora.com

Advertisement

Saran ini emang kesannya klise sih, tapi nyatanya masih saja banyak mahasiswa yang nggak bisa menerapkannya. Wajar… Siapa sih yang nggak pengen skripsinya keren dan dapat pujian karenanya? Tapi kalau keinginanmu untuk bikin skripsi yang ‘wah’ itu justru berbalik menyulitkanmu, kamu harus realistis. Lebih baik memilih topik skripsi yang memang kamu kuasai.

Sebagai generasi yang melek teknologi informasi, kamu bisa memilih topik-topik kekinian yang sedang viral. Fenomena di sosial media atau fenomena di sekitarmu, misalnya. Dengan begitu kamu nggak gampang bosan saat nyari referensi dan nyari data buat skripsimu tercinta.

3. Stuck memandang lembar kerja tapi nggak bisa nulis-nulis juga? Mungkin kamu perlu ganti suasana, coba deh cari tempat lain jangan cuma di kamar saja

Sesekali ngafe itu perlu via digitaltrends.com

Namanya juga manusia, bosen nyekripsi pasti ada aja. Kalau lagi stuck, nongkrong di depan laptop seharian juga nggak bisa menghasilkan apa-apa. Karena itu kamu butuh suasana baru buat menemanimu mengerjakan skripsi. Sesekali pergi ke kafe atau ke tempat lain yang kondusif buatmu itu perlu.

Tapi sebelumnya kamu harus pastikan bahwa laptopmu dalam kondisi prima. Jadi aktivitas ngebut skripsi nggak akan terganggu oleh persoalan teknis seperti baterei drop. Selain memastikan lokasi kerjamu ada stop contact, gunakan laptop yang baterainya tahan lama seperti Lenovo Ideapad 520s dan 720s yang tahan sampai 14 jam. Jangan lupa juga untuk bikin target, misalnya: Pantang pulang sebelum bab 2 kelar!

4. Jangan cuma gebetan doang kamu bahagiakan, dosbing pun perlu juga. Kalau dosen bahagia kan tektokanmu sama dosen jadi enak

PDKT ke dosbing~~ via www.kebudayaanindonesia.com

“Perlakukan dosenmu layaknya gebetanmu”

Mindset itu perlu kamu camkan di benakmu. Kamu harus telaten buat sms atau WA dosen, harus tahu dan peka soal apa yang bikin dosenmu senang sampai wajib ngerti waktu yang pas buat ngontak dosenmu. Dengan begitu tektokan sama dosenmu jadinya lebih enak. Siapa tahu karena kamu dianggap cocok sama beliau, sidangmu jadi disegerakan. Siapa tahu loh, ya…

5. Ngatur jadwal bimbingan bareng teman-temanmu juga boleh sih biar dosenmu nggak ngelak saat diajak ketemuan. Kalau rame-rame kan dosen jadi susah nolak

Kalau bareng-bareng, paling nggak kamu nggak sendiri pas di-PHP… Hehe via www.sorsix.com

Para pejuang skripsi pasti paham benar bahwa mengatur jadwal bimbingan sama dosen itu susahnya minta ampun. Kadang kamu bisa, dosennya nggak bisa. Kamu sudah nunggu lama, eh dosennya tiba-tiba ngabarin kalau ada acara di luar kota. DiPHP-in gebetan itu nyakitin, apalagi sama dosbing. Pak, mau dibawa ke mana skripsi saya pak…. 🙁

Nah biar kamu gampang ketemuannya sama dosen pembimbingmu, coba deh jadwalkan bimbingan bareng teman-temanmu. Semakin rame semakin bagus. Kalau rame-rame kan dosenmu jadi susah buat nolak. Selain itu kalau misal di-PHP dosen ‘kan kamu nggak sendirian. Hehe

6. Demi menghindari kiamat kecil yang menghancurkan skripsi saat laptop crash, jangan lupa tulisanmu di-save di Dropbox atau Google Drive ya buat jaga-jaga

Lenovo yoga

Bagi pejuang skripsi, laptop crash adalah momok yang sangat menakutkan. Semua yang kamu kerjakan bisa jadi sia-sia dan tiba-tiba wisuda semakin jauh dari depan mata. Biar momen sial ini nggak terjadi, kamu harus mulai membiasakan diri untuk membuat backup data dan menyimpannya di Dropbox atau Google drive ya. Jadi peristiwa crash-nya laptop nggak jadi akhir dari skripsimu.

Selain itu, laptop memang sangat menentukan kelancaran skripsi. Perhatikan dan rawat baik-baik laptopmu, jangan sampai dia ngambek di saat-saat krusial. Pilih juga laptop yang mumpuni sehingga proses kebut skripmu bisa lancar jaya, seperti Lenovo Idepad 520s dan 720s. Sebagai The world’s leading PC company, Lenovo paham banget kebutuhan mahasiswa. Didukung dengan berbagai spesifikasi yang keren dan desain yang kece abis, Lenovo Ideapad Series memang didesain untuk mahasiswa dan bisa jadi teman yang pas menemani perjuanganmu mengejar gelar sarjana.

7. Meletakkan foto orangtua di dompet dan pintu kamar. Jadi tiap kamu mau main, kamu ingat mereka yang nunggu kabar kamu wisuda

“Deg” nggak tuh kalau liat foto orangtuamu tiap kali kamu buka dompet? via Wajibbaca.com

Nah langkah terakhir biar kamu semangat nyekripsi adalah meletakkan foto orangtuamu di dompet dan pintu kamar. ‘Kan orangtua adalah penyemangat terbesar hidupmu. Sedari kecil hingga sekarang merekalah yang mendukungmu. Dengan meletakkan foto mereka di dompet dan pintu kamar, secara nggak langsung kamu jadi ingat soal skripsi tiap buka dompet dan mau main. Masa iya kamu mau mengecewakan mereka?

Skripsi memang perjuangan berat yang harus ditempuh setiap mahasiswa untuk sampai ke podium wisuda. Bad moments yang sering kamu dengar dari cerita-cerita seniormu itu memang benar adanya. Jadi ada baiknya kamu selalu membuat antisipasi supaya nggak perlu mengalaminya. Jangan pernah menyerah sebelum predikat “lulus” tertera. Beratnya perjuangan ini akan kamu kenang dengan senyum bahagia saat nanti menyandang toga dan membuat orang tua bangga.

Setelah berusaha ya jangan lupa berdoa. Semoga skripsimu dimudahkan, ya…:))

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya