Budaya ngaret selalu identik dengan orang Indonesia ya. Sementara budaya disiplin dan on time melekat dengan orang Jepang. Apakah negara yang paling suka ngaret adalah Indonesia? Oh belum tentu. Apakah negara yang warganya suka on time cuma Jepang? Oh jelas tidak.

Melansir dari Boredpanda, berikut ini 12 negara di dunia yang punya konsep ‘on time’ atau ketepatan waktu yang berbeda-beda. Ada yang mesti datang 10 menit sebelum jadwal baru bisa dibilang ‘on time’. Ada pula yang udah telat sejam pun masih dianggap tepat waktu. Nah perbedaan ini menarik nih. Buat traveler seperti kamu, harus tahu kebiasaan ketepatan waktu di setiap negara. Yuk deh simak aja negara-negara lainnya ya.

Kita mulai dari Jepang. Di negeri Sakura, terlambat adalah sesuatu yang tidak bisa ditolerir. Semuanya teratur dan minim terjadi keterlambatan. Pernah dengar ‘kan cerita perusahaaan kereta Jepang meminta maaf di depan publik hanya karena keretanya telat 20 detik?

kereta mundur 1 menit artinya telat via www.boredpanda.com

Jika kamu meeting di Jerman, kamu dianggap on time kalau sudah hadir 10 menit sebelum meeting dimulai. Jadi kalau datang ngaret bakal ditinggal deh

10 menit sebelum via www.boredpanda.com

Warga Korea adalah warga negara yang teratur. Mereka sangat menjunjung tinggi kehormatan diri agar tidak malu di depan umum. Salah satu yang paling mendasar dengan datang tepat waktu setiap saat

telat adalah tanda nggak respek via www.boredpanda.com

Di Meksiko, rapat dimulai setengah jam setelah jadwal pun sudah biasa. Santai aja di sana, kalau kamu telat beberapa menit saja masih termasuk on time kok

setengah jam lah dari jadwal via www.boredpanda.com

Batas toleransi di China untuk keterlambatan adalah 10 menit setelah jadwal yang ditentukan. Jadi kalau kamu datang 5 menit kemudian masih termasuk on time kok. Tenang aja!

kamu telat kalau 10 menit sebelum acara belum datang via www.boredpanda.com

Hati-hati jika kamu ada janji ketemuan atau meeting di Nigeria. Jika janjiannya jam 1 maka artinya acaranya bisa mulai antara jam 1 sampai jam 2, alias toleransinya sejam. Waduh, mirip Indonesia nih. Hehehe

jadwal jam 1 bisa berarti antara jam 1 dan 2 mulainya via www.boredpanda.com

Malaysia dan Indonesia hampir sama ya. Bilang otw, padahal baru mau mandi. Bilang telat 5 menit padahal aslinya sejam kemudian baru nyampe. Nggak usah minta maaf karena ngaret adalah budaya kita~

bilang telat 5 menit artinya ya bisa sejam via www.boredpanda.com

Di Brazil, kalau janjian nggak pakai ‘English Time’ kamu boleh kok nggak on time. Lucu ya di Brazil ini

kalau ga pake ‘english time’ artinya ngaret boleh via www.boredpanda.com

Di Arab Saudi, ketepatan waktu bukanlah hal yang penting. Jadi jangan kaget kalau ada yang ngaret setengah jam atau bahkan satu jam

on time bukanlah hal penting di saudi arabia via www.boredpanda.com

Di Ghana, tepat waktu adalah hal yang sama sekali tidak penting. Kalau janjian telat jangan sakit hati deh ya

nikmatilah ngaretnya negara ini, ga beda jauh sama indonesia via www.boredpanda.com

Kalau kamu on time, tetap dapat apresiasi di India. Namun kalau ngaret juga nggak masalah. Santai aja, ini India Men!

on time tidak terlalu diperhatikan via www.boredpanda.com

Berbisnis di Rusia haruslah tepat waktu, jika tidak maka dianggap sebuah ketidaksopanan. Tapi tidak semua on time lho di sana. Intinya kamu harus sabar aja sih

Advertisement

Perkara menghargai waktu memang berbeda-beda tergantung banyak hal, misal kondisi geografis ataupun budaya yang sudah berumur ratusan hingga ribuan tahun. Tapi ya sebaiknya kita selalu tepat waktu setiap saat, meskipun ngaret adalah budaya kita semua. Hehehe.

Advertisement
loading...

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya