Artikel Hipwee ini dipersembahkan oleh Traveloka.  Web yang bisa membantumu mewujudkan rencana perjalanan yang selama ini cuma ada di kepala.

Di tengah kesibukan kuliah dan bekerja seringkali ungkapan macam ini dengan mudah terluncur dari mulut kita,

“Duh pengen jalan-jalan deh. Ke mana kek gitu, yang penting jalan-jalan.”

Seandainya saja kata penuh andai-andai macam ini bisa diubah jadi  tiket round trip dan biaya akomodasi, kita-kita ini pasti sudah jadi traveler sejati. Sayangnya keinginan menggelegak untuk melihat dunia sering tidak dibarengi dengan kesungguhan merencanakan perjalanan. Alhasil rencana traveling pun cuma jadi angan-angan.

Buatmu yang sudah lelah hanya membayangkan asyiknya perjalanan tanpa pernah mewujudkannya, kali ini Hipwee dan Traveloka akan memberikan cara bagaimana membuatnya jadi nyata.

1. Demi bisa melihat dunia kamu mesti rela mengubah gaya hidup sementara. Lupakan nongkrong cantik, sekarang saatnya berlatih hidup semi pelik

Lupakan nongkrong cantik macam ini sementara via coffeeandrhubarb.files.wordpress.com

Mereka yang bisa langsung merasakan pengalaman menjejak tanah baru adalah orang-orang gigih yang rela berkorban sementara demi tercapainya angan-angan perjalanan di kepala. Di usia muda, dengan penghasilan yang belum seberapa banyaknya, traveling tetap bisa terwujud selama kamu pintar menyiasati keuangan sedemikian rupa.

Sejak hari di mana kamu berjanji menyambangi tempat-tempat baru dengan kaki sendiri, saat itu pulalah kegiatan hedon harus berhenti. Stop nongkrong-nongkrong cantik di tempat fancy. Berhenti ngopi di kafe yang harga segelas cappucinonya setara dengan tiket bus Malang-Surabaya. Kencangkan ikat pinggang sampai saat perjalanan tiba.

2. Biar anggaran makan lebih hemat jangan malas masak nasi sendiri. Cuma beli lauk bisa menghemat pengeluaran makanmu secara signifikan, lho!

Demi anggaran makan yang lebih hemat masak nasi sendiri aja via bisniskuasik.net

“Dalam sebulan biasanya aku menghabiskan 800 ribu buat makan.  Kalau lagi pengen hemat, waktu mau jalan-jalan, biasanya aku beli lauk aja. Nasinya masak sendiri. Lumayan bisa irit 30%.”

(Paulus Risang, penggiat jalan-jalan)

Salah satu pengeluaran rutin yang harus dipangkas demi mewujudkan perjalanan impian tak lain adalah anggaran makan. Bukan berarti kamu harus menahan lapar dengan mengurangi jatah makan, karena gak lucu ‘kan kalau kamu justru malah jatuh sakit sebelum perjalanan?

Agar jatah makan tetap sama namun bisa lebih mengirit mulai sekarang jangan segan menanak nasimu sendiri. Hanya membeli lauk tanpa menggunakan nasi bisa memberimu simpanan uang yang cukup lumayan lho untuk bekal perjalanan.

Bujet makan sebulan dalam keadaan normal: Rp 800.000,00

Sayur+ lauk saja: (Rp 7.000,00 x 3 x 30) = Rp 630.000,00

Sisa uang/bulan: Rp 170.000,00

Kalikan Rp 170.000,00 dengan 12 bulan. Kamu sudah bisa mengantungi Rp 2.040.000,00 yang bisa jadi bekal perjalanan. Lumayan ‘kan buat tambah-tambah beli tiket?

3. Sebisa mungkin hindari dine in di warung langganan. Apapun makanannya bungkus saja, bawa pulang

Apapun makanannya, bungkus saja! via bucathyjalanjalan.files.wordpress.com

Makan di warung langganan yang murah sekalipun sebenarnya jauh lebih mahal dibanding membungkus makanan dan membawanya pulang. Makan di warung membuat kita tergoda mengambil kerupuk, gorengan, sampai memesan jus yang harganya lebih dari separuh harga makanan. Niat hemat bisa kandas kalau begini terus.

Sebisa mungkin hindari makan di tempat. Bungkus saja makananmu ke rumah, kemudian minum dengan ar putih di kosan. Jadi jamaah makan dibungkus secara rutin bisa membuatmu berhemat 3-5 ribu rupiah sekali makan. Dalam setahun kamu sudah bisa mendapatkan Rp 1.800.000,00 yang bisa jadi modal perjalananmu.

4. Tetapkan target destinasi yang membuatmu rela berjuang sekuat tenaga. Buat pemetaan serius soal berapa besar dana yang bisa membawamu ke sana

Tetapkan target destinasi dan buat rekam jejak pengeluaran via phlexp.files.wordpress.com

Setelah melakukan penghematan di beberapa lini kehidupan, perlahan kamu pun punya cukup tabungan untuk benar-benar hunting tiket ke destinasi impian. Urusan menetapkan target destinasi jadi hal yang tidak boleh dilakukan selintas saja. Semakin menarik target destinasi yang kamu canangkan, makin besar pula semangatmu untuk benar-benar mewujudkan rencana ke sana sekuat tenaga.

Setelah destinasi ditetapkan, hitunglah dengan rinci berapa anggaran yang benar-benar kamu butuhkan. Kemudian kepo web penyedia tiket macam Traveloka untuk mengetahui harga tiket di lapangan.

Selanjutnya, agar rencana penyiapan danamu makin tertata bagilah total anggaran dengan jumlah hari sebelum saat keberangkatan.

Total estimasi biaya ke Thailand: Rp 3.500.000,00

Waktu yang tersisa : 90 hari

 Target saving/hari: Rp 40.0000,00

5. Pisahkan dana traveling dan dana harianmu ke 2 rekening berbeda. Biar terhindar dari dosa hedon, di rekening dana harian taruh uang seperlunya saja

Agar tak hedon dan tetap sederhana taruh dana di rekening harian seperlunya saja via bisniskuasik.net

Agar tidak tergoda mengutak-atik dana perjalanan untuk keperluan harian pisahkan saja pendapatanmu dalam 2 rekening berbeda. Dana traveling adalah dana keramat yang tidak boleh disentuh dengan alasan apapun. Sementara untuk dana harian, taruh uang seperlunya saja di sana. Sehingga kamu tak lagi punya alasan untuk hedon seenaknya.

Setiap tanggal gajian atau tanggal transfer dari orangtua tiba minta perusahaan atau ayah-ibumu mengirim uang ke rekening dana traveling. Dari situ baru deh kamu transfer sejumlah uang ke rekening dana harian. Jika perlu terapkan sistem uang mingguan untuk keperluan harianmu. Kira-kira begini simulasinya:

Tanggal 25 transfer masuk ke rekening traveling: Rp 1.800.000,00

Transfer uang mingguan ke rekening harian: Rp 200.000,00 / minggu

Di akhir bulan kamu masih memiliki sisa dana Rp 1.000.000,00 yang bisa ditransfer kembali ke rekening travelmu. Kalikan dengan 12 bulan, dapat 12 juta deh! Cukup bro buat flight ticket ke Eropa!

6. Jangan cuma pesan tiket dari jauh-jauh hari. Pastikan juga kamu tahu kapan bisa mendapatkan harga terbaik dari rute yang akan dibeli

57 hari untuk penerbangan domestik, 17i hari untuk international flight via c1.staticflickr.com

Kwin Mosby, managing produser Travel Channel dalam sebuah artikel pernah membuka travel hacks yang membantunya mendapatkan harga rendah dalam setiap pembelian tiket.

“Maskapai biasanya menawarkan harga miring pada 57 hari sebelum keberangkatan untuk penerbangan domestik. Serta 171 hari sebelum waktu keberangkatan bagi penerbangan internasional. Keep an eye on that, maka kamu bisa mendapatkan harga yang murah.”

Tips ini bisa kamu terapkan dalam upaya hunting tiket yang paling menguras bujet perjalananmu. Pilih layanan penyedia pembelian tiket yang dijamin memberikan harga termurah macam Traveloka, tetapkan tanggal keberangkatanmu, lalu pesanlah tiketnya 57 atau 171 hari sebelum itu.

7. Penginapan yang nyaman dengan harga miring bisa kamu dapatkan. Asal jeli memanfaatkan promo hotel yang banyak bertebaran

Penginapan yang nyaman dengan harga miring bisa kamu dapatkan lewat promo perjalanan via unrestingsea.com

Uang buat tiket sudah di tangan, harga terbaik di Traveloka pun sudah didapatkan, tapi terkadang anggaran akomodasi masih membuat kepala pening. Yup, urusan biaya menginap memang menguras kantung. Dana penginapan bahkan bisa menghabiskan 1/3 dari keseluruhan anggaranmu.

Agar biaya akomodasi bisa ditekan tapi tetap nyaman sepanjang perjalanan, manfaatkan promo harga penginapan yang hotel tawarkan lewat web penyedia jasa layanan perjalanan. Memesan hotel via web macam Traveloka bisa membuatmu menemukan potongan harga yang lumayan.

Plus, ada juga jaminan best price yang membuatmu mendapatkan kepastian bahwa harga yang kamu dapatlah yang terendah di pasaran. Hari gini, di mana lagi coba kamu bisa mendapatkan kepastian macam ini? Pacarmu aja belum tentu bisa kasih :p

8. Sebagai rem pengatur pengeluaran coba bayangkan apa yang bisa perjalanan tawarkan. Bandingkan kesenangan itu dengan nominal rupiah yang hendak kamu keluarkan

Bandingkan pengeluaran dengan kesenangan yang bisa kamu dapat selama perjalanan via bisniskuasik.net

Salah satu travel blogger menggunakan cara ini demi menjaga niat lurusnya agar segera bisa memulai perjalanan. Setiap pengeluarannya ia bandingkan dengan hal yang bisa dilakukannya di destinasi impian. Kamu yang merasa sulit mengatur pengeluaran jika tidak didukung oleh target yang jelas amat bisa menerapkan cara ini.

Gunakan saja simulasi sederhana macam ini:

  • Rp 50.000,00 buat eyeliner = tiket masuk ke wahana waterboom di Solo
  • Rp 300.000,00 untuk beli baju baru = biaya bus malam dari Singapura ke Malaysia
  • Rp 280.000,00 demi fancy dinner sama pacar = menginap 2 malam di youth hostel

Kalau sudah begini, masih ada alasan untuk menghamburkan uang?

9. Cicil kebutuhan travel gear dari jauh-jauh hari. Cari pinjaman dari kenalan terdekat juga bisa menghemat bujetmu pribadi

Cicil kebutuhan travel gearmu dari jauh-jauh hari via cdn.kk.org.s3.amazonaws.com

Perjalanan tidak hanya butuh tiket dan urusan akomodasi. Keril, sandal lapangan, sampai pakaian yang ringan dan menyerap keringat juga harus dipersiapkan. Jika tidak dicicil sejak awal, urusan belanja travel gear bisa mengakuisisi bujet traveling yang sudah kamu siapkan susah payah sebelumnya.

Mencari pinjaman ke teman yang juga gemar jalan-jalan bisa jadi cara untuk menekan biaya. Asal berkomitmen menjaga dan membawakan mereka oleh-oleh sebagai tanda terima kasih, kawanmu tak akan keberatan meminjamkannya. Kalau pun harus membeli pastikan kamu menyicilnya dari jauh-jauh hari.

10. Biar penghematanmu bisa makin terlaksana, percayakan perjalanan ke web yang menawarkan harga termurah dari penyedia tiket lain di luar sana

Percayakan perjalanan ke web terpercaya macam Traveloka via static.tumblr.com

Di tengah maraknya persaingan penyedia tiket murah, penting buatmu mencari penyedia tiket yang menawarkan harga terendah di antara pesaing lainnya.

Traveloka, bisa jadi pilihan yang oke untuk menekan bujet perjalananmu. Dengan jaminan best price guarantee Traveloka menjaminmu mendapatkan harga tiket yang lebih rendah dibanding membeli langsung dari travel agen atau bahkan web maskapai.

Asyiknya lagi jika kamu mendapatkan harga tiket yang lebih rendah dari harga di Traveloka, selisih harga itu bisa diklaim demi mendapatkan kupon diskon Traveloka. Caranya klaimnya pun gampang dan tidak berbelit. Tinggal isi form, jadi deh.

Jadi gimana? Sudah siap mewujudkan perjalanan yang selama ini masih di angan-angan saja?