Bandara Narita Siapkan Puluhan Bilik Kardus Jadi Penampungan Penumpang Sementara

Bilik Kardus di Bandara Narita

Pandemi Covid belum menujukkan tanda-tanda akan segera berakhir. Meski pemerintah masing-masing negara mulai menerapkan kebijakan yang ketat untuk mencegah penyebaran virus ini, namun tampaknya belum mampu dikendalikan. Untuk itu, pergerakan manusia dari luar negeri kini sangat dibatasi oleh banyak negara.

Advertisement

Salah satu negara yang cukup strict dengan penumpang internasional adalah Jepang. Tidak mudah penumpang penerbangan internasional untuk masuk ke negara tersebut. Tak terkecuali dengan Indonesia yang tidak bisa masuk ke sana. Meski begitu, masih ada penumpang yang datang ke Narita baik orang asing ataupun orang Jepang yang baru saja kembali dari negara lain. Untuk itu pemerintah Jepang siapkan penampungan sementara.

Viral di media sosial tentang adanya puluhan bilik kardus di area pengambilan bagasi Bandara Narita, Jepang

bandara narita via www.instagram.com

Ada yang berbeda dengan bandara Narita beberapa hari belakangan. Pasalnya, terlihat ada banyak sekali bilik yang diletakkan di area pengambilan bagasi. Bilik yang terbuat dari kardus ini disiapkan oleh bandara Narita untuk penumpang asal penerbangan internasional yang baru saja tiba di sana. Perlu diketahui, setibanya penumpang di bandara, kemudian diadakan rapid test untuk mengecek kondisi kesehatan si penumpang. Karena hasilnya tidak muncul dalam 1 hari, maka penumpang tidak boleh keluar bandara. Alhasil disiapkan bilik kardus di sana.

Bilik kardus itu dilengkapi dengan kasur tipis dan selimut. Penumpang bisa tidur di sana sembari menunggu hasil rapid test

bilik kardus di narita via www.instagram.com

Bilik kardus ini berfungsi sebagai tempat tidur bagi para penumpang. Tempat tidur dari kardus yang dilengkapi dengan kasur tipis, bantal, dan selimut itu berjejer di sepanjang area klaim bagasi. Di samping tempat tidur kardus, disediakan troli untuk tempat makan (onigiri), minuman dan juga makanan ringan. Sembari menunggu hasil rapid test, mereka tidur di sana. Setelah hasil rapid tes keluar, barulah penumpang bisa meninggalkan bandara asalkan menggunakan kendaraan pribadi atau dijemput. Tidak diperbolehkan naik transportasi umum.

Advertisement

seperti penampungan sementara via www.instagram.com

Penggunaan bilik kardus memang lazim di Jepang terutama saat terjadi bencana. Selain murah, kardus juga cukup nyaman. Hanya saja lampu bandara yang cukup terang dan nyaal terus menerus pasti tidak nyaman. Apalagi pendingin udara di bandara Narita juga cukup dingin. Takutnya bangun tidur malah demam deh.

Semoga pandemi ini segera berakhir biar bisa liburan ke Jepang lagi dengan nyaman ya.

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Traveler Baper, Penghulu Kaum Jomblo

Editor

Traveler Baper, Penghulu Kaum Jomblo

CLOSE