Labuan Bajo pamornya sedang naik dengan banyaknya turis yang berkunjung ke sana dalam beberapa tahun terakhir. Selain sudah banyak trip ke sana, selebritis dunia seperti Valentino Rossi dan Arjen Robben juga berkunjung ke sana. Bisa dibilang wisata ke Pulau Komodo, Labuan Bajo adalah destinasi paling favorit di Indonesia. Jadi memang sebaiknya kamu sudah pergi ke sana, hehe.

Tapi beberapa hari terakhir pemberitaan tentang Labuan Bajo adalah berita negatif. Ada kasus pemerkosaan turis asal Prancis oleh pemandu wisata di Labuan Bajo yang terjadi pada tanggal 12 Juni lalu. Wah, pamor yang tengah meningkat bisa rusak nih gara-gara aspek keamanan di Labuan Bajo. Seperti apa kejadian memalukan tersebut? Yuk simak aja deh ulasan Hipwee Travel.

Sebuah kejadian pemerkosaan terhadap turis asing mencoreng pariwisata Pulau Komodo, Labuan Bajo. Turis Prancis diperkosa oleh warga lokal yang bekerja sebagai pemandunya

ilustrasi via www.florespost.co

Advertisement

Kejadian bermula ketika turis asal Prancis berinisial NDL ini diantar oleh pelaku ke air terjun Cinca Wulan pada tanggal 12 Juni lalu. Setelah berwisata dari sana mereka pun kembali ke Labuan Bajo. Kemudian pelaku meminta korban NDL untuk melayani nafsu bejatnya. Pelaku mengancam korban akan diperkosa ramai-ramai oleh teman pelaku jika menolak ajakannya. Di lokasi tersebut memang ada banyak teman dari pelaku. Akhirnya NDL terpaksa menuruti permintaan pelaku. Setelah itu, korban mengaku sakit dan minta diantar ke rumah sakit.

Setelah buron selama beberapa hari, akhirnya pelaku tertangkap di Pelabuhan Waikelo Sumba Barat Daya.

pelaku pemerkosaan di labuan bajo via news.detik.com

Pelaku bernama Konstantinus Andi Putra (35) tertangkap setelah polisi menetapkan DPO (Daftar Pencarian Orang). Ia pun tertangkap setelah buron selama 10 hari di Pelabuhan Waikelo Sumba Barat Daya. Ia kemudian ditetapkan sebagai tersangka pemerkosaan dan segera dibawa ke Polres Manggarai Barat. Anehnya, setelah ditangkap tidak ada raut penyesalan di wajah Konstantinus. Malahan ia turut melarikan barang-barang milik korban NDL. Ia pun diduga juga memperkosa turis berpaspor Italia sehari setelah kejadian tersebut. Hanya saja turis Italia sudah berpindah hotel sehingga sulit untuk dicari. Memang bejat ya tersangka yang satu ini. Dia terancam hukuman 12 tahun penjara. Bahkan banyak yang meminta hukuman kebiri untuk tersangka pemerkosaan di Labuan Bajo ini.

ā€œDia juga menguasai barang-barang milik korban, tas uang, kartu ATM, kartu penting lainnya, paspor. Kemungkinan seperti itu, kalau dia menyesal dia akan mengembalikan tapi dia menggunakan uang yang didapatkan itu untuk beli handphone baru,ā€ tutur AKBP Julisa Kusumawardono, Kapolres Manggarai Barat.

Masalah yang paling besar sih citra pariwisata Labuan Bajo yang sudah dibangun selama bertahun-tahun bisa dinilai buruk gara-gara kejadian ini. Untuk itu, hukuman harus tegas untuk pelaku

taman nasional komodo, labuan bajo via www.instagram.com

Advertisement

Kejadian pemerkosaan turis Prancis oleh pemandu wisata (yang sebenarnya tidak resmi) ini tentu bakal berdampak luas bagi pariwisata Labuan Bajo. Musim kemarau seperti sekarang ini adalah puncak musim liburan di Labuan Bajo. Hal ini ditakutkan bakal membuat turis asing terutama dari Eropa khawatir dengan aspek keamanan di Taman Nasional Komodo. Jika turis takut berlibur ke Labuan Bajo maka bisa jadi mereka mengurungkan niat untuk mengunjungi Indonesia. Peristiwa ini akan memicu citra buruk, tak cuma di Labuan Bajo, tapi bisa merembet ke tempat wisata lain di seluruh Indonesia. Citra pariwisata yang aman dan nyaman itu penting bagi turis asing.

Untuk itu mari kita kampanyekan di media sosial kalau tempat wisata di Indonesia itu aman. Sehingga turis nggak takut liburan ke Labuan Bajo dan Indonesia. Semoga hukuman untuk pelaku setimpal dan korban diberikan kesembuhan dari syok yang baru saja dialaminya.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya