Musim mudik lebaran sudah tiba. Para perantau kembali pulang ke kampung halaman dengan gembira. Momen libur lebaran adalah momen setahun sekali yang begitu diidam-idamkan. Ya meskipun mereka bakal mendapat teror berupa pertanyaan, ‘Kapan Nikah’ pas lebaran nanti.

Pemudik menggunakan berbagai moda transportasi untuk pulang ke kampung halaman. Mulai dari transportasi umum seperti bus, kereta hingga pesawat, juga kendaraan pribadi seperti mobil dan motor. Khusus untuk pengendara sepeda motor, para pemudik ini cukup kreatif dengan menuliskan pesan mudik di bagian belakang motornya. Lucu-lucu ya pesannya, dari yang baper sampai yang galau. Jadi lebih mewarnai arus mudik tahun ini.

Advertisement

Apa saja pesan mudik dari mereka? Yuk simak sama-sama…

“Sak adoh-adohe lungo, tetep eling wong tuo. Wong tuo ora butuh bondo, tapi butuh anak e teko.” Terjemahan : Sejauh-jauhnya pergi, tetap ingat dengan orang tua. Orang tua tidak butuh uang, hanya butuh anaknya pulang…

orang tua cuma butuh anaknya pulang via www.facebook.com

“Sepurane yo Pak/Bu. Aku mudik ora nggowo mantu. Otw Boyolali.” Terjemahan : Maafkan ya Bapak/ Ibu. Aku mudik belum membawa menantu. Otw Boyolali.

belum bisa bawa mantu via www.facebook.com

“Nak Papah/ Mamah Pulang. Purbalingga.” Lha terus anaknya sama siapa ya?

papah mamah pulang via www.facebook.com

Berte-MUDIK-laten, bisa dibaca Bertemu di Klaten. “Ngapurane Mak, Mudik tahun iki rak iso gowo mantu.” Masih mirip pesannya dengan foto kedua tadi

masih edisi jomblo mudik via www.facebook.com

Mudik ke kampung bukan mudik ke hati mantan. Waduh, baper banget nih Bang…

mudik ke hati mantan via www.facebook.com

“Pulang malu tak pulang rindu…” kaya pernah dengar lagu ini…

pulang malu tak pulang rindu via www.facebook.com

“Pedah tuo mudik alon-alon penting tekan nggon. Sepurane mbok anakmu urung gonceng mantu.” Terjemahan : Sepeda motor tua buat mudik pelan-pelan aja yang penting sampai rumah. Maafkan Bu, anakmu belum boncengin menantu…

mudik pelan-pelan via www.facebook.com

Lha ini susah banget. Papah mudik, eh mamahnya lagi M alias haid. Nggak bisa ena-ena dong ya…

duh kasian nih papah via www.facebook.com

“Due duit ora due duit, sing penting mudik. Ketemu biyunge, Ema anakmu balik.” Terjemahan : Punya uang atau nggak punya uang, yang penting mudik. Bertemu ibu, emak anakmu pulang. Ya agak nggak tersusun baik sih kalimatnya…

edisi ngapak via www.facebook.com

Maaf Mak, cuma bisa bawa ‘Parcel’, belum bisa bawa ‘Calon istri…’

cuma parcel via www.facebook.com

Kalau kamu belum mudik, berani nggak bikin pesan begini di motor atau mobil kamu. Kalau bisa sih yang lebih baper. Hehehe. Ya meskipun terkesan galau, tapi mereka semua pasti happy karena bisa mudik tahun ini. Selamat mudik ya, selamat berlebaran dengan keluarga.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya