Setiap pasangan tentu mengindamkan pernikahan yang langgeng sebagai tujuan akhir sebuah hubungan. Tapi, terkadang orang tua meminta pernikahan itu dilangsungkan terburu-buru. Akibatnya, ikatan pernikahan itu berjalan tak sebagaimana yang diharapkan karena semua diawali rasa ragu.

Mungkin, di antara kamu ada yang pernah merasakannya. Mewakili pria-pria bernasib sama, kukirimkan sebuah surat berisi keluhan, doa, dan harapan untuk calon mertua yang berada jauh di sana. Kami tak bermaksud membuatmu menunggu lama. Kami hanya ingin membuat putrimu bahagia.

Aku dan putrimu punya mimpi membangun rumah tangga bersama via www.wagnersrv.com

Dear calon mertua,

Aku dan putrimu sudah menjalin hubungan cukup lama. Kami pun punya mimpi untuk membangun rumah tangga bersama. Tapi sebelum itu, aku butuh waktu untuk belajar menjadi lelaki dewasa dan bisa dipercaya.

Advertisement

Maka dari itu, ijinkanlah aku pergi berkelana untuk sementara. Aku ingin menjadi lebih dewasa sebelum meminang putrimu tercinta. Relakanlah aku pergi untuk melihat sisi lain Indonesia dalam beberapa bulan saja.

Dengan berbagi waktu dengan alam, aku akan tau siapa diriku yang sebenarnya via www.wagnersrv.com

Dear calon mertua,

Aku bukan ingin lari dari tanggung jawab atau menghambur-hamburkan uang untuk pergi berwisata. Aku ingin membuka mata, hati, dan telinga, melihat kebesaran Tuhan di tempat yang tak pernah kulihat sebelumnya.

Orang bilang, ada banyak manfaat yang bisa didapat dari sebuah perjalanan. Aku pun ingin seperti mereka, bisa belajar mengelola keuangan, belajar hidup bermasyarakat, dan tentunya lebih mengenal diriku yang sebenarnya.

Aku akan kembali sebagai pria yang lebih matang dan dewasa via www.petaperjalanan.com

Dear calon mertua,

Bersabarlah sedikit lagi. Aku ingin melihat dan merasakan kehidupan yang sebenarnya sebelum berumah tangga. Aku ingin menemukan makna perjuangan dalam hidup, seperti yang dilakukan orang-orang di luar sana.

Semua ini bukan ego pribadi. Aku justru melakukannya untuk membuat keluargaku kelak bahagia. Mimpiku sangat sederhana, aku ingin menjadi kepala keluarga yang bertanggung jawab dan bijaksana.

Aku ingin menjadi kepala keluarga yang bertanggung jawab dan bijaksana via tumblr-backpacker-travel

Dear calon mertua,

Engkau tak perlu khawatir akan hubungan ini, sebab jodoh sudah ditentukan sebelum manusia ada. Yang terpenting, aku dan putrimu sudah berusaha untuk menjaga hubungan ini dengan sekuat tenaga.

Aku tidak akan melarikan diri, aku cuma ingin menjadi lebih mandiri. Aku berjanji akan kembali sebagai pribadi yang lebih baik. Aku pun siap untuk meminang putrimu yang telah bersedia menemani perjalananku selama ini.

Setelah mendapatkan banyak pelajaran sepanjang perjalanan, aku siap mengajak putrimu menatap masa depan via www.dailymail.co.uk

Dear calon mertua,

Aku berharap bisa belajar dari segala hal yang kutemui sepanjang perjalanan. Dan yang paling penting dari semua itu adalah, aku ingin mendekatkan diri dengan Tuhan yang maha bijaksana agar hidupku kelak selalu bahagia.

Setelah bicara panjang lebar ke sana ke mari, kuharap engkau benar-benar bisa mengerti, memahami, dan menghargai keputusan ini. Semua ini kulakukan demi putrimu tercinta dan juga untuk membuatmu bahagia.

Salam hormat,
Dari calon menantumu…