Seorang bocah sekolah dasar yang juga penjual kartu pos asal Bali mampu mengerti 23 bahasa asing sekaligus. Dia menawarkan barang dagangannya kepada para wisatawan, sesuai negara asalnya.  Fakta yang mencengangkan ini pun mendadak viral di dunia maya. Siapa sih gadis cilik yang ajaib ini sebenernya? Yuk, kenalan sama dia…

Ni Putu Rista nama lengkapnya. Bocah asal Banjar Kidulung Kreteg, Desa Besakih, Kecamatan Rendang, Karangasem, Bali ini mendadak dikenal banyak orang karena beragam bahasa asing yang dia kuasai

kamu yang kursus bertahun-tahun belum tentu bisa kaan? via www.satumedia.co

Biasa dipanggil Rista, dia mulai mengenal bahasa asing sejak berusia lima tahun, saat dia sudah ikut berjualan bersama ibunya. Kemudian di usia tujuh tahun, bocah berperawakan kurus ini sudah mahir menggunakan bahasa Perancis, Jerman, Belanda, dan Inggris. Pujian pun banyak didapatnya, karena dia memiliki kemampuan yang jarang dimiliki anak seusianya, orang dewasa sekalipun. Hingga ada beberapa orang menyebutnya sebagai bocah ajaib. Kamu butuh waktu berapa lama untuk menguasai satu bahasa asing? Bahasa Inggris misalnya, hehee…

Rista sendiri ternyata sadar telah menjadi bahan perbincangan. Jangankan kita yang orang Indonesia, wisatawan asing pun heran akan kemampuannya

jangankan orang lain, dia sendiri aja kayanya takjub sama dirinya sendiri. hahahaa via beritanegriku.com

Dilansir dari Kompas.com, bocah penjual kartu pos di Besakih ini mengaku sudah tahu jadi bahan pembicaraan lantaran bisa menguasai 21 bahasa asing. Nggak hanya tenar di lingkup Nasional, karena banyak wisatawan asing yang juga terheran-heran akan kemampuan bocah kelas IV SD ini. Saat menawarkan dagangannya, Rista menggunakan bahasa sesuai asal negara wisatawan. Hal itu dilakukannya setiap hari secara terus-menerus.

Penasaran dong, bahasa apa aja sih yang dia kuasai? Ada 21, ditambah bahasa Bali dan Indonesia, jadinya 23. Kamu sudah bisa berapa??

Advertisement

Rista mengaku mengerti Bahasa Belanda, Denmark, Hongaria, Polandia, Slovakia, Luxemburg, Inggris, Jepang, Macedonia, Norwegia,  Spanyol, Jerman, Portugis, Perancis, Italia, Rusia, Thailand, Korea, Rumania, Slovenia, dan Ceko. Nah, dari 21 bahasa yang dia mengerti tadi, ada empat bahasa yang sudah benar-benar dia kuasai. Yakni Bahasa Perancis, Jerman, Belanda, dan Inggris. Sisanya, Rista belum menguasai alias belum lihai mengucapkannya, meski Bahasa Spanyol dan Jepang dia sudah mulai fasih melafalkannya. Tetep aja, luar biasa!

“Jika disuruh menawarkan post card atau kenalan dengan 21 bahasa, saya bisa. Kalau sudah bahas hal lain enggak bisa, tapi ngerti maksudnya,” ungkapnya, dilansir dari Kompas.com

Bocah cilik ini jadi terkenal setelah dirinya nampak dalam sebuah video yang diunggah sebuah akun facebook komunitas AGUNG ONIE pada awal September. Nih komentar beberapa netizen terkait video yang masih viral ini

belajar nggak harus di bangku formal via kompas.com

Dalam video berdurasi dua menit itu, terlihat seorang bocah perempuan penjual kartu pos yang tengah menawarkan sejumlah kartu pos kepada dua orang wisatawan asing. Pertama, dia menawarkan dengan menggunakan bahasa Inggris, kemudian dia melanjutkan dengan bahasa Perancis, Italia, Spanyol, Rusia, Jerman, Polandia, dan Jepang. Yaiyalah turis-turis itu jadi terkejut akan ketrampilan berbahasa asing yang begitu mahir ini. Rata-rata netizen pun menyatakan kekagumannya terhadap kemampuan gadis berambut panjang ini, nih simak komentar mereka :

“Istimewa, bikin ngiri,” kata akun Herman Setyoko.

“Hebat, cerdas,” puji pemilik akun Pendowo Indraprasta.

“Bakat poligot. Ngga semua org bisa, walaupun hafalan. Keren,” tulis akun Anisyah D’jumadi Sastrodihrjo.

“Anak ini akan jadi orang yg berhasil,” komentar akun Rini Sibuea-Dinata.

“Cocok kerja di PBB,” tutur pemilik akun Donal Marta.

Tak sesederhana mendengarkan percakapan para turis saja, Rista mengaku menggunakan sistem tradisional sebagai cara belajarnya

ini si Rista pas masih kecil via tribunnews.com

Ucapan wisatawan yang tak dimengerti dia tulis dan lantas diterjemahkan. Setelah itu dihafalkan hingga benar-benar hafal. Dan proses untuk menghafal kosa kata itu dilakukan di luar jam sekolah, sehingga tidak mengganggu aktivitas belajar di rumah dan di kelas.

“Perhari, 100 kosa kata dari berbagai Negara saya tulis, terjemahkan, dan dihafal. Kegiatan ini tak sampai mengganggu sekolah atau belajar saya,” jelas Rista, dilansir dari BBC.

Dengan harapan barang dagangannya laris terjual, Rista makin getol mempelajari beragam bahasa asing ketika berumur 8 hingga 9 tahun.

“Sekarang masih mendalami bahasa yang lain. Cita-cita saya jadi Guide, semua bahasa harus dipahami dan dimengerti,” tambahnya.

Sungguh, cita-cita yang mulia dari seorang anak Indonesia. Semoga terkabul segala apa yang kamu harapkan ya, Rista. Seiring ngetopnya si Rista ini, perhatian pun ditunjukkan oleh Bupati Karangasem, I Gusti Ayu Mas Sumatri. Dilansir dari balipost.com, Pemkab Karangasem menunjuk Ni Putu Rista (10) menjadi ikon anak Karangasem. Hal ini dikarenakan Rista memiliki kemampuan luar biasa itu tadi. Mas Sumatri juga beranggapan bahwa Rista sangat bisa menginspirasi dan bisa memotivasi anak lain supaya bisa menjadi sepertinya. Jangankan anak lain, yang dewasa aja jadi malu ngeliat Rista. Belajar itu bisa dimana pun guys.. Semangat ya!