Kita sepakat bahwa jalan raya adalah fasilitas publik yang bisa dinikmati bersama-sama. Karena sifatnya yang umum alias diperuntukan bagi semua orang, maka sudah sewajarnya kalau kita juga berbagi ruang untuk semua orang. Paling nggak, kita harus memberikan toleransi dan kenyamanan untuk sesama pengguna jalan. Jangan seolah-olah itu jalan punya nenek moyangmu sendiri. Berbagi gitu lho!

Meski udah sering banget diimbau kepada masyarakat, khususnya para pengguna jalan untuk saling berbagi ruang demi keamanan dan kenyamanan, ternyata masih ada aja orang-orang yang nggak mau mengindahkan. Nah, dari Hipwee Travel, mungkin beberapa hal ini pasti sering kamu temui di jalanan. Entah itu bikin emosi, atau bahkan bikin frustasi.

Hal pertama yang bikin siapapun emosi dan frustasi di jalan raya; kemacetan yang nggak ada ujungnya

Siapa yang stres lihat jalanan kayak gini?? via www.koran-jakarta.com

Ketika kamu baru keluar rumah, melewati gang, masuk ke jalan raya, dan yang kamu lihat adalah kemacetan, bisa dipastikan kamu pengen puter balik. Daripada terus jalan, kamu hanya akan mengalami stres, depresi, emosi, dan frustasi, hingga gangguan kejiwaan. Percaya deh, kemacetan hanya akan membuatmu tampak berantakan.

Jalanan berlubang yang jauh lebih kejam dari ibu tiri, bahkan Ibukota. Dan masih ada orang yang ngebut jalannya!

Jangan sia-siakan bakatmu, ya, Nak! via daerah.sindonews.com

Advertisement

Ketika kamu pengen pergi ke suatu daerah dengan melintasi jalur darat, satu hal yang paling kamu sebelin adalah jalanannya yang berlubang dan nggak semulus harapanmu. Sebel, ‘kan? Nah, ternyata ada yang lebih bikin emosi dan frustasi dari jalanan yang berlubang itu. Adalah adanya anak-anak kampung yang memacu kendaraannya dengan ugal-ugalan alias ngebut-ngebutan. Dikira Sentul kali, ya? :((

Orang boncengan motor yang nempelnya udah kelewatan. Perangko sama amplop aja nggak sebegitunya!

Itu bonceng atau ngelilitin badan?? -_____- via belitung.tribunnews.com

Mungkin fenomena ini sangat mengganggu, nggak cuma buat kamu yang jomblo. Melainkan buat siapapun yang melintas di jalan raya dan bertemu mereka di sana. Ya, pengguna jalan yang berperilaku seperti ini emang nggak bisa ditoleransi sama sekali. Boncengan sih boncengan, tapi nggak kayak ular juga sih. Sampai melilit gitu boncengannya! :(((

Fenomena cabe-cabean dan terong-terongan pun menjadi hal yang paling bikin emosi. Paham, ‘kan, kenapa orang pada kesel sama mereka ini?

Mungkin, jalan raya menjadi media di mana orang-orang bisa menghakimi para cabe-cabean dan terong-terongan. Sebab, tingkahnya yang meresahkan masyarakat itu dimulai dari jalan raya. Dari bonceng tiga, ngebut di jalan, berkendara tanpa peduli keamanan dan keselamatan bersama, dan sebagainya. Kesel? Iya. Emosi? Pasti. Frustasi? Jangan ditanya!

Masih soal cabe dan terong. Mereka seolah merusak pemandangan, dengan pacaran di pinggir jalan atau jembatan!

Apa yang bikin cabe dan terong di jalan menjadi hal yang paling ngeselin dan bikin emosi? Selain semena-mena di jalanan, mereka juga meresahkan masyarakat atau pengguna jalan yang lain dengan kelakuan mereka yang aneh. Seperti pacaran di pinggir jalan atau di atas jembatan layang. Emosi nggak tuh?

Yang udah menjadi momok bagi semua pengendara: ibu-ibu bawa motor dengan segala kekuasaannya. Orang manapun nggak ada yang berani menegur!

Ampun dah! 🙁 via maskurmambang.com

Ada yang lebih garang dari ibu-ibu yang bawa motor di jalan raya? Kirim sein ke kanan, belok kiri. Nggak pakai helm, nggak pakai pengaman. Sing penting yakin, begitu katanya.

Nah, itulah beberapa hal yang bikin semua orang emosi dan frustasi di jalan raya. Orang kita niatnya mau jalan-jalan buat menghilangkan stres, eeeh, di jalan malah ketemu hal-hal begitu yang malah bikin makin stres. :((

Suka artikel ini? Yuk follow Hipwee di mig.me!