Ada banyak hal rahasia di dalam pesawat terbang yang kamu tidak ketahui. Sebutlah tombol pembuka toilet yang bisa dipencet dari luar untuk faktor keamanan, atau masker oksigen yang hanya bertahan selama 15 menit saja untuk menyuplai oksigen dalam kondisi darurat. Memang pesawat banyak menyimpan hal yang tidak penumpang ketahui.

Di antara beberapa rahasia di dalam pesawat, ini adalah rahasia yang harus kamu ketahui. Sebaiknya kamu tidak minum teh atau kopi di dalam pesawat. Kira-kira apa penyebabnya? Yuk simak aja ulasan Hipwee Travel kali ini ya.

Teh dan kopi panas adalah minuman yang nikmat untuk diminum di dalam pesawat tapi sebaiknya jangan kamu teruskan. Lha, memangnya kenapa?

jangan pesan kopi atau teh via www.klikdokter.com

Advertisement

Penerbangan di pagi buta ataupun tengah malam adalah tantangan tersendiri bagi para traveler. Dalam usaha melawan rasa kantuk, segelas teh hangat atau kopi panas tentu bisa membantu. Namun sebaiknya kamu urungkan keinginanmu minum teh atau kopi di dalam pesawat. Sebenarnya sih bukan masalah teh atau kopinya, namun masalahnya terletak pada air putih yang digunakan. Ada apa dengan air putih di pesawat?

Air putih yang digunakan untuk membuat teh atau kopi di pesawat terindikasi bakteri koliform. Hal ini karena air yang digunakan diambil dari keran

teh dan kopi via update.ahloo.com

Dikutip dari Business Insider, salah seorang pramugari mengatakan bahwa para pramugari enggan minum minuman yang dibuat dengan air panas dari dalam pesawat. Hal ini disebabkan karena air tersebut diambil dari keran. Nah, masalah terletak pada wadah penyimpanan air. Wadah air itulah yang menyebabkan munculnya bakteri.

Pada 2004 EPA, Badan Perlindungan Lingkungan Amerika Serikat, mengambil sampel air dari 158 pesawat. Hasilnya mengejutkan karena ternyata sebanyak 13 persennya mengandung bakteri koliform. Bakteri koliform ini digunakan sebagai indikator bahwa suatu sumber air terkontaminasi patogen. Bakteri pembusuk ini dapat memproduksi berbagai racun yang bisa menimbulkan penyakit bila jumlahnya dalam tubuh berlebih. Tentu saja, semakin tinggi kandungan patogen, semakin berbahaya untuk dikonsumsi.

Lalu sebagai penumpang pesawat baiknya seperti apa? Minum atau nggak nih?

pilih air kemasan aja via meramuda.com

Advertisement

Sebenarnya tidak semua pesawat mengalami air minum yang mengandung bakteri koliform, yakni cuma sekitar 13 persen saja. Namun, buat kamu yang menjaga makanan dan minuman senantiasa higienis akan lebih baik kalau kamu menghindarinya. Lebih baik kamu memilih makanan atau minuman dalam kemasan. Jelas lebih aman dari bakteri koliform yang berbahaya bagi tubuh. Kalau nggak, bawa air minum sendiri aja nggak apa-apa kok.

Dr. Cedric Spak, spesialis penyakit menular di Baylor University Medical Center menghimbau agar orang dengan sistem kekebalan tubuh yang terganggu sebaiknya menghindari minuman dalam penerbangan. Apalagi untuk bayi ya, lebih baik jangan.

Sudah tahu ‘kan sebabnya, so kita kurangi ya konsumsi teh atau kopi di dalam pesawat. Kalau nggak mau rugi mending minta minum jus aja sih. Hehehe.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya