Banyak yang menganggap cowok yang hobi mendaki gunung adalah tipikal cowok yang senang main-main dan kerjanya santai-santai tanpa punya bayangan masa depan yang cerah. Anggapan itu nggak sepenuhnya benar karena ada banyak manfaat hidup yang bisa dirasakan dari kegiatan pendakian. Salah satunya, melatih fisik dan kesabaran.

Ngomong-ngomong soal pendakian, Hipwee mau berbagi fakta menarik nih! Khususnya tentang hubungan pendakian dengan cowok dan rumah tangga. Percaya nggak percaya, cowok pendaki itu ternyata merupakan salah satu tipe pendamping hidup idaman para istri lho! Masa sih? Biar nggak penasaran lagi, simak aja ulasannya di bawah ini.

Cowok pendaki adalah sosok pekerja keras. Cewek mana yang nggak suka punya pendamping hidup kayak gini?

Mendaki gunung butuh perjuangan via exercise.healthxtourism.com

Mendaki gunung bukan lah hal yang mudah. Seorang pendaki terkadang harus menyusuri padang rumput di bawah terik matahari, memanjat tebing yang curam dengan beban berat di ransel. Semua itu dilakukan demi menggapai puncak tertinggi. Kebayang kan capeknya? Jadi bisa disimpulkan bahwa cowok yang sering mendaki gunung adalah tipe cowok pekerja keras.

Dalam kehidupan berkeluarga, mungkin cowok-cowok pendaki itu bisa diibaratkan sebagai seorang pekerja yang rela berangkat pagi pulang sore demi memenuhi kebutuhan keluarga. Eh, tapi kerja kerasnya juga jangan berlebihan. Waktu buat kumpul sama keluarga juga harus dipikirkan. Sebab kualitas pertemuan akan sangat menentukan keharmonisan sebuah keluarga.

Cowok pendaki pandai mengatur waktu dan keuangan. Dalam berumah tangga, kemampuan ini pasti dibutuhkan.

Advertisement

Mengatur waktu dan uang adalah salah satu al terpenting sebelum mendaki via www.wisegeek.com

Kemampuan seseorang dalam mengatur waktu dan keuangan sangat dibutuhkan dalam berumah tangga. Bekerja keras untuk memenuhi kebutuhan keluarga memang penting, tapi jangan sampai waktu untuk menjaga kualitas hubungan dalam keluarga diabaikan. Kalau seseorang bisa mengelola keuangan dengan baik, pasti kebutuhan keluarganya bisa tercukupi.

Buat cowok-cowok yang sering mendaki gunung, mereka akan terbiasa mengatur waktu dan uang dengan baik. Mereka harus bisa menentukan waktu yang tepat untuk mendaki gunung sesuai dengan cuaca. Mereka juga akan terbiasa membaca tanda-tanda alam. Begitu juga dengan uang, mereka akan meminimalisir pengeluaran hanya untuk hal-hal yang penting.

Cowok pendaki terbiasa hidup susah. Dia pasti akan menghadapi cobaan dalam rumah tangga tanpa banyak keluh kesah.

Makan seadanya, tapi tetap bahagia via www.hipwee.com

Seperti yang sudah disebutkan di poin pertama, mendaki gunung butuh kerja keras. Cowok-cowok yang sering mendaki gunung pasti sudah terbiasa hidup susah karena mereka harus bisa bertahan hidup di alam bebas dengan perbekalan yang serba terbatas. Mereka akan menghadapi segala tantangan yang dihadapi di depannya dengan santai.

Cewek-cewek pasti senang kalau punya pendamping hidup dengan tipe seperti ini. Punya pasangan yang biasa hidup sederhana dan nggak macam-macam akan membuat hari-harimu dalam berumah tangga pasti lebih bahagia. Selain itu, dia pasti akan menghadapi setiap cobaan tanpa keluh kesah. Diajak susah aja seneng, apalagi diajak hidup enak!

Cowok pendaki terbiasa bergaul dengan lingkungan baru. Pasti nggak bingung lagi kalau bertemu tantangan baru.

Bertemu teman dan lingkungan baru waktu mendaki gunung via www.wisatagunung.com

Kegiatan mendaki gunung memungkinkan kita untuk bertemu dan berkenalan dengan teman-teman baru di alam bebas. Bagi mereka yang sudah sering naik turun gunung, mereka pasti nggak akan kesulitan lagi ketika harus beradaptasi dengan lingkungan baru. Bahkan, banyak juga pendaki-pendaki yang kemudian berteman akrab setelah pendakian.

Karena sudah terbiasa beradaptasi dengan lingkungan baru, mungkin cowok-cowok pendaki ini nggak akan bingung ketika menghadapi hal baru kalau suatu saat berkeluarga. Bukan cuma akan mudah beradaptasi dengan keluarga dan tetangga baru, tapi juga tugas-tugas baru, tanggung jawab baru, tantangan baru, dunia yang baru, dan hal-hal baru lainnya.

Cowok pendaki punya optimisme tinggi. Dia juga pasti yakin bisa membahagiakan pendamping hidupnya nanti.

Selain butuh kerja keras, mendaki gunung juga butuh optimisme yang tinggi via gresik.co

Membahagiakan hidup istri dan anak-anak menjadi target besar dalam hidup seorang lelaki sejati. Mereka pasti akan mengusahakan apapun demi mewujudkan mimpi besarnya itu. Optimisme tinggi seperti ini juga dimiliki cowok-cowok yang hobi mendaki. Perjuangan untuk mencapai puncak tidak mudah. Selain kerja keras dan kesabaran, mereka juga wajib optimis!

Betul kan, manfaat kegiatan mendaki itu nggak sesempit yang kamu kira. Jadi, kalau kamu merasa sudah punya karakter seperti poin-poin yang disebut di atas, percayalah kamu adalah tipe pendamping hidup idaman para istri.

Buat yang belum pernah mendaki, jangan buang-buang waktumu cuma untuk nongkrong di mall atau kongkow di warung kopi. Bergegaslah angkat ranselmu dan temukan banyak pelajaran dan pengalaman lewat sebuah pendakian…