Jajanan Pasar dari Jogja yang Wajib Kamu Coba. Namanya Unyu dan Rasanya Maknyuss!

Pernah nggak sih kamu makan jajanan pasar? Atau jangan-jangan kamu nggak tahu apa itu jajanan pasar? Ya, mungkin nggak semua anak muda zaman sekarang kenal, bahkan doyan cemilan rakyat ini.

“Mekdi, yuk!”

“Ogah ah. Dankin ajalah, yuk!”

“AWE, gimana?”

“Eh, mending Starbak ajalah, ya?”

Ya, bisa dipastikan kamu lebih kenal jenis makanan atau jajanan dengan nama-nama yang bisa bikin lidah kesleo. Padahal, cita rasa jajanan pasar ini nggak kalah mantap dibanding jajanan dari barat loh. Malah, kamu bisa dibikin kangen dan ngakak setelah makan dan tahu nama dari jajanan ini. Nggak percaya? Nih, Hipwee Travel kasih kamu daftar jajanan pasar dari Jogja yang bisa bikin kamu kangen setengah mateng!

ADVERTISEMENTS

Dari yang paling kenyal dan lengket. Jajanan bernama cenil ini bisa membuat rindumu akan Jogja semakin awet!

Makan ini bikin gemez!

Makan ini bikin gemez! via rina-dapurmanis.blogspot.com

Jajanan pasar khas Jogja ini terbuat dari sari pati singkong atau ketela pohon. Memiliki bentuk lonjong dan bulat serta berwarna-warni, menjadikan jajanan ini lebih ‘mencolok’ dibanding cemilan yang lain. Apalagi kalau ditambah taburan kelapa parut dan sedikit gula! Duh, bakal kangen deh sama jajanan yang gampang kamu temui di Pasar Bringharjo ini. Coba aja kalau nggak percaya!

ADVERTISEMENTS

Satu lagi yang kenyal, lengket, dan menyemburkan rasa manis ketika digigit. Lahaplah klepon dalam sekali suap dan rasakan sensasi manis nan legit!

Manis banget. Kayak kamu. Iya, kamu. :p

Manis banget. Kayak kamu. Iya, kamu. :p via ujianerlisax.wordpress.com

Kalau jajanan pasar yang satu ini sih udah beredar di seluruh penjuru Nusantara. Hidupmu kurang lengkap kalau belum melahap klepon dari Jogja ini. Sensasi gula Jawa yang menyembur dari perut klepon nggak akan bisa membuatmu serasa meleleh! Yakin deh. Oh, ya, klepon ini terbuat dari tepung beras ketan yang dicampur pewarna alami dari daun suji atau daun pandan. Makanya, jajanan pasar satu ini jauh dari kata bahaya!

ADVERTISEMENTS

Cobalah cemilan bernama Tiwul, dijamin kamu pasti pengin nambah. Ternyata Gunung Kidul nggak cuma punya pantai yang indah! Nggak percaya?

Mungkin ini jajanan pasar yang udah mulai disisihkan dari posisinya sebagai cemilan rakyat. Padahal, tiwul dulu digunakan sebagai konsumsi pangan utama ketika masa penjajahan Jepang, dan menjadi makanan pokok masyarakat Gunung Kidul, Wonogiri, dan Pacitan. Kini, nggak sedikit orang yang berinovasi dengan cemilan ini, menjadikan jajanan pasar ini sebagai cemilan bergengsi yang bisa dibeli lewat media sosial. Hemm. Tapi, cobalah kamu mampir ke Jogja dan cicipilah tiwul asli khas Gunung Kidul. Dijamin, rasanya beda!

ADVERTISEMENTS

Kalau jajanan pasar yang satu ini jelas bikin kepo. Berasal dari Kotagede Jogjakarta, cemilan ini bernama Kipo!

Kipo deh lo!

Ini, sumpah, enak banget! via pariwisata.jogjakota.go.id

Ah, kipo lu!

Waini, jajanan pasar yang selalu pengin tahu. Eh. Ini cemilan terbuat dari ketan, gula, garam, santan, dan pewarna yang berasal dari daun suji/pandan.  Jajanan ini masih marak beredar di wilayah Kotagede dan sekitaran Jogja loh. Kepo nggak kamu?

ADVERTISEMENTS

Pengin hubunganmu dengannya awet dan selalu lengket? Cobalah pahami filosofi jajanan pasar bernama Jadah Manten ini.

Dasar anak ja...man sekarang!

Dasar anak ja…man sekarang! via andikaawan.blogspot.com

Plis, tolong buang stigma umpatan dengan mengambil nama dari jajanan pasar yang satu ini. Sebenarnya, jadah manten ini memiliki filosofi yang nggak kamu kira sebelumnya. Nih, ya! Jadah manten sering digunakan sebagai seserahan ketika mempelai pria mendatangi rumah mempelai wanita. Konon, pernikahan kedua sejoli itu diharapkan bisa seperti jadah manten; lengket dan awet! Nggak cocok, ‘kan, buat jadi sebuah umpatan lawas? :p

ADVERTISEMENTS

Jangan menilai rasa dari bentuk rupanya. Mungkin ini pepatah yang tepat untuk kue krasikan.

Sambil ngopi boleh juga.

Sambil ngopi boleh juga. via masakanlezat.com

Jajanan pasar ini memiliki bentuk dan rasa yang berbeda. Teksturnya yang kasar berbanding terbalik dengan rasanya yang manis nan legit. Unik, ‘kan? Tekstur kasar ini berasal dari bahan dasarnya yang terbuat dari tumbukan beras ketan dan kelapa parut yang disangrai. Nah, rasa manis nan legit ini didapat dari santan dan gula Jawa yang melebur dengan adonan utamanya. Cobain deh!

Selain Tiwul, Gunung Kidul juga masih punya jajanan khas yang perlu kamu coba. Santaplah Gatot dengan taburan kelapa parut.

Gurih dan bikin kenyang!

Gurih dan bikin kenyang! via nananghimawan.wordpress.com

Satu lagi jajanan pasar dari Gunung Kidul yang perlu kamu coba. Gatot, makanan yang terbuat dari singkong ini hampir sama dengan tiwul, bedanya gatot ini nggak perlu ditumbuk seperti tiwul dan dicampur gula merah. Cuma perlu dibikin gaplek, kemudian menjemurnya hingga berubah warna menjadi kehitaman. Masaknya emang ribet, kamu cuma perlu mencoba menyantapnya saja. Oh, iya, cemilan ini juga bisa mengatasi penyakit maag dan perut keroncongan loh.

Cobalah menyantap Sawut kalau mampir ke Jogja. Seporsi parutan ketela yang ditaburi parutan kelapa.

Parutan ketela yang ditaburi parutan kelapa.

Parutan ketela yang ditaburi parutan kelapa. via cookpad.com

Jajanan pasar Sawut ini juga berbahan dasar singkong yang diparut. Pada dasarnya, Sawut ini merupakan ketela yang diparut, dicampur dengan gula Jawa, dan dikukus. Penyajiannya ditaburi dengan parutan kelapa. Rasanya? Hemm. Coba sendiri!

HAH? Makan terompet?? Bukan! Ini namanya Clorot, jajanan pasar yang menyerupai terompet.

Belum bisa dipastikan jajanan pasar satu ini berasal dari daerah mana. Yang jelas, Clorot dapat kamu temui di pasar-pasar tradisional dan di setiap rumah warga yang sedang mengadakan acara keadatan di Jawa Tengah dan Jogja. Clorot ini terbuat dari tepung beras, gula merah, dan santan, yang kemudian dibalut dengan janur hingga membentuk seperti terompet. Penasaran dengan rasanya nggak dengan bentuk yang begini itu?

Masih banyak lagi jajanan pasar dari Jogja dan sekitarnya yang bisa kamu coba. Meski nama dan bentuknya bikin ngakak, seenggaknya dibanding jajanan luar, rasanya nggak kalah enak! Masih nggak percaya? Coba main ke Jogja, dan berburu jajanan pasar ini!

Ada yang belum kesebut? Please, sebutin di kolom komentar ya Kawan 🙂

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Senois.