Kota Jogja baru saja bertambah usianya ke-262 tahun pada tanggal 7 Oktober kemarin. Memang tidak setua usia kota Jakarta yang telah berusia 491 tahun atau malah Surabaya yang begitu uzur dengan usianya yang sudah 725 tahun. Meskipun begitu, untuk urusan menciptakan kenangan dan kerinduan, hmm tampaknya Jogja masih juaranya. Kamu pasti setuju ‘kan? Hehe.

Kamu yang pernah tinggal di Jogja, warga Jogja atau yang cuma pernah liburan ke Jogja pasti tau rasanya kerinduan yang Jogja ciptakan. Jogja bagaikan candu, perlahan-lahan menyusupkan rindu tanpa ragu. Ia menancapkan kenangan bagai hipnotis yang entah kenapa sulit dilupakan. Pantas saja banyak yang puitis dengan mengatakan Jogja tercipta dari rindu, pulang dan angkringan.

Advertisement

Oke, untuk merayakan ulang tahun Kota Jogja, tempat tinggal Hipwee sejak berdiri, yuk kita ‘merayakan’ 10 kenangan Kota Jogja yang begitu sulit dilupakan dan bikin gagal move on. Yuk ah nostalgia barengan!

Buat kamu yang pernah sekolah di Jogja, angkringan pasti sudah sangat akrab denganmu. Nasi kucing murah meriah sudah terasa mewah di perutmu

angkringan via quincolombohotel.com

Jogja dikenal dengan makanannya yang murah. Salah satu yang berjasa dan berhak mewakili stigma tersebut adalah angkringan. Nasi kucing, sate keong, tempe mendoan hingga kopi joss selalu jadi andalan ketika lapar. Apalagi murahnya kebangetan.

Sunday Morning artinya Minggu pagi. Ya udah deh, kalau Minggu pagi berarti harus ke Sunday Morning UGM

sunmor via ngadem.com

Perantauan yang kuliah di Jogja tentu tak asing lagi dengan istilah Sunmor alias Sunday Morning. Sunmor adalah pasar kaget yang hadir tiap Minggu pagi di lembah UGM. Di sana ada berbagai kuliner murah ala mahasiswa, baju, pernak-pernik dan kebutuhan mahasiswa yang harganya terjangkau.

Kos murah meriah untuk #sobatmisqueen tersebar di mana-mana. Meski kini apartemen dan kos eksklusif telah menjadi penguasa

kos jogja via sewamobiljogja.my.id

Advertisement

Mahasiswa rantau pasti suka banget nih tinggal di kos-kosan mahasiswa yang harganya murah meriah. Beberapa tahun lalu harga kosan 200-300 ribu itu banyak banget deh. Ya meskipun sekarang muncul kos eksklusif yang sewa per bulannya bisa sampai 2 juta, bahkan banyak apartemen yang dibangun, tapi kosan murah masih dan akan selalu ada. Dulu kamu kos di mana? Jawab di kolom komentar ya.

Warung burjo atau Warmindo adalah penyelamat mahasiswa dari tanggal tua. Makan siang Indomie, makan malam Indomie, sarapan air putih. Hayo siapa yang begini?

Burjo, andalannya para mahasiswa. via yogyakarta.panduanwisata.id

Masih berkutat dengan dunia anak kosan, warung burjo selalu jadi pelarian ketika akhir bulan. Buat kamu yang nggak terlalu tahu warung burjo, sini Hipwee jelasin dulu. Warung burjo bukan spesialis jual bubur kacang ijo ya. Memang jual juga sih, tapi menu utamanya biasanya Indomie maupun nasi dengan sayur ‘seadanya’. Nah karena harganya murah, maka pilihan ke warung burjo atau warmindo (Warung Indomie) ini adalah wajib! Hehehe.

Siapa sih yang belum pernah pergi ke Sekaten dan beli ‘awul-awul’ di sana? Acara wajib yang harus banget didatangi nih

Aneka wahana permainan sekaten via yogyakarta.panduanwisata.id

Sekaten adalah pesta rakyat yang digelar setiap setahun sekali di Alun-Alun Utara Jogja. Di acara itu, banyak wahana permainan dan juga para penjual baju maupun makanan. Kamu pasti tak lupa untuk membeli pakaian di awul-awul yang menjual baju bekas impor dengan harga murahnya nggak ketulungan. Cuma dengan uang 2 ribu sampai 20 ribu kamu bisa beli baju apapun. Ya, apapun bisa kamu beli dengan uang yang biasanya cuma bisa buat beli cilok. Hehehe.

Hunting sunset pasti jadi favorit. Candi Ijo, Ratu Boko hingga Parangendog jadi destinasi yang ramai ketika senja tiba

sunset di candi ijo via www.piknikdong.com

Sebagai destinasi wisata yang terkenal di Indonesia, maka wisata merupakan salah satu hal yang bikin gagal move on. Buat kamu yang udah tau spot-spot hunting sunset, pasti udah pernah sunset di Ratu Boko, Candi Ijo ataupun Parangendog dengan pemandangan Parangtritis. Pengalaman hunting sunset ini ngangenin banget sih.

Banyaknya festival gratisan nan murah meriah bakal membuatmu semakin betah. Sulit deh keseruan festival di Jogja bisa kamu temukan di kota lain

Pasar Kangen via hipwee.com

Sebutin deh festival gratisan di kota lain, kamu pasti akan kesulitan untuk mendapatkannya. Di Jogja, hampir semuanya gratis. Ya nggak semua tapi sebagian besar gratis. Malioboro Night Coffee Festival, Festival Melupakan Mantan, Ngayogjazz, Pasar Kangen, Festival Kesenian Yogyakarta dan sebagainya. Udah gratis, seru pula. Ini salah satu hal yang ngangenin dari Jogja, selain mantan.

Tugu Jogja dan Malioboro, kenapa sih dua tempat ini terlalu menyimpan banyak kenangan mantan?

malioboro di malam hari via www.hipwee.com

Sebagai ikon kota Jogja, Tugu dan Malioboro memang pasti sering dilewati dan dikunjungi. Kalau kamu dulu sempat punya pacar di Jogja, foto di 2 tempat ini kayanya sudah jadi kewajiban ya. Hehehe. Makanya kalau datang ke sana lagi kok rasanya maknyess keinget masa lalu gitu sih. Hayo ada yang ngalamin nggak?

Camping di tepi pantai di Gunungkidul pasti pernah kamu rasain. Piknik di pantai Gunungkidul merasa paling hits gitu deh

bukit kosakora via www.brobali.com

Saking banyaknya pantai di Gunungkidul, nggak afdhol kalau belum pernah camping di tepi pantainya. Ada banyak sekali pantai pasir putih di sana. Bisa camping di salah satu pantainya, serasa sudah jadi penemu pantainya. Selain itu, rasanya camping di sana setara dengan liburan ke Bali. Hehehe.

Nongkrong di Alkid sambil minum ronde adalah kenikmatan hakiki. Jangan lupa naik sepeda tandem juga

Alun-Alun Kidul dengan segala romantismenya via actconsulting.co

Alun-alun Kidul adalah salah satu spot romantis di selatan Jogja. Lokasinya nggak terlalu jauh dari pusat turis, Prawirotaman. Di sana juga tersedia kuliner seperti wedang ronde dan juga cilok gajahan. Tak lupa kamu bisa juga mencoba melewati dua pohon beringin dengan mata tertutup. Duh, jadi inget ‘kan dulu ke sana sama siapa. Hehe.

Jogja nggak akan membiarkan ingatan dan memori kita akan kenangannya hilang begitu saja. Ingatan akan Jogja akan terus terawat dan terjaga sekeras apapun ingin melupakannya. Selamat ulang tahun ke-262 Jogja, dari aku yang punya jutaan kenangan indah maupun pilu di sana.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya