Dari Ka’bah hingga Disneyland, 7 Kawasan ini Tak Boleh Dilintasi Pesawat. Apa ya Alasannya?

Kawasan Tak Boleh Dilintasi Pesawat

Perjalanan menggunakan pesawat terbang menjadi pilihan banyak orang, selain dianggap lebih cepat untuk menjangkau lokasi yang jauh, transportasi pesawat terbang juga dinilai memiliki risiko yang minim terjadinya kecelakaan. Namun, ternyata ada kawasan yang tak boleh dilintasi pesawat sembarangan. Ada peraturannya ketatnya, lo.

Advertisement

Melansir dari Simple Flying, zona yang tak boleh dilintasi pesawat terbang dikenal dengan istilah ‘no fly-zone’. Untuk itu maskapai penerbangan maupun pilot harus memathui aturan yang ada demi keselamatan penumpang di pesawat maupun daerah di sekitar lokasi yang dilewati. Berdasarkan laporan Federal Aviation Administration (FAA) sebuah lembaga regulator penerbangan sipil di Amerika Serikat, selain keamanan ada alasan khusus mengapa daerah tersebut harus dihindari. Kira-kira di mana saja ya lokasinya dan mengapa kebijakan tersebut dibuat? Yuk simak ulasan berikut ini.

1. Salah satu lokasi ialah Ka’bah di Mekkah, Arab Saudi. Ternyata bukan karena gelombang magnet melainkan untuk kenyamanan para jemaah yang beribadah

Ka’bah di Arab Saudi | Credit: Alymo via pixabay.com

Buat kamu yang sempat menginjakkan kaki ke tanah suci mungkin bertanya-tanya, mengapa tidak ada pesawat yang mengudara di atas Ka’bah. Sebenarnya ada beberapa teori yang disampaikan, mulai dari adanya gelombang magnet besar di pusat Ka’bah. Letak Ka’bah yang berada di tengah kutub selatan dan utara kemudian disebut sebagai “zero magnetism area” hingga mejadi pusat bumi. Kedua teori tersebut nyatanya ditepis oleh seorang pilot sekaligus pengamat penerbangan Arab Saudi, Hasan Al Ghamidi.

Dilansir TV Orient-news.net, Hasan mengatakan peraturan tersebut semata untuk kenyamanan jemaah yang tengah beribadah yang kemungkinan besar mengganggu kekhusyukan ibadah mereka. Ditambah lokasi yang di kelilingi oleh pegunungan dan perbukitan membuat suara mesin pesawat memantul menciptakan sebuah gema.

Advertisement

2. Machu Picchu di Peru masuk ke dalam daftar. Alasannya karena situs peninggalan tersebut termasuk rapuh yang dikhawatirkan jika pesawat melintas justru merusak bagiannya

Machu Picchu di Peru | Credit: commons.wikipedia via commons.wikimedia.org

Peninggalan suku Inca di Pengunungan Andes ini dilarang Pemerintah Peru untuk dilintasi pesawat terbang. Situs yang terdaftar sebagai warisan dunia UNESCO  itu dinilai sangat rapuh. Maka dari itu dikhawatirkan adanya pesawat yang melintas mampu merusak keberlangsungan situs sejarah Machu Picchu. Pemerintah Peru menetapkan peraturan tersebut sejak 2006 hingga sekarang.

3. Demi keamanan, wilayah Pegunungan Tibet di Nepal juga dihindari dilewati oleh pesawat terbang. Memiliki gunung tertinggi di dunia yakni Everest jadi salah satu alasannya

Pegunungan di Tibet, Nepal | Credit: flickr via www.flickr.com

Meski pesawat bisa terbang lebih dari 16 ribu kaki, kenyatannya untuk melewati zona ini tetap dilarang. Nepal sendiri mempunyai gunung tertinggi di dunia, yakni Mount Everest dengan ketinggian 29 ribu kaki. Sebagai contoh kasus, ketika pesawat kehilangan tekanan kabin, maka badan pesawat harus diturunkan ke 10 ribu kaki. Masker oksigen akan diberikan setidaknya 15 hingga 20 menit. Namun jika hal tersebut terjadi di zona ini akan sulit dilakukan sebab didominasi dengan pegunungan yang menjulang tinggi. Bandara Lhasa yang ada di Tibet pun berada di ketinggian 12 ribu kaki.

4. Sudah peraturan resmi di negara asalnya, wilayah politik kerajaan Buckingham Palace dilarang dilintasi pesawat

Buckingham Palace | Credit: Wikipedia via upload.wikimedia.org

Buckingham Palace di Inggris juga melarang pesawat mengudara langsung di atas bangunan tersebut. Selain sebagai pusat administrasi, istana tersebut juga menjadi tempat tinggal anggota Kerajaan Inggris. Selain Buckingham Palace, Kastil Windsor, Downing Street, Gedung Parlmen pun turut melarang pesawat terbang langsung melintasi. Keamanan jadi alasan utama diberlakukan peraturan tersebut.

Advertisement

5. Otoritas Pemerintah India membuat zona larangan terbang di atas wilayah Taj Mahal. Otoritas tersebut sudah berlau sejak 2006

Taj Mahal di India | Credit: Laxmi lodhi via pixabay.com

Badan keamanan nasional India menetapkan zona larangan terbang yakni dalam radius 1,5 km di atas situs bersejarah Taj Mahal. Pemerintah India menetapkan larangan pesawat untuk melintas demi melindungi bangunan apabila terjadi kecelakaan pesawat dan juga menjaga supaya pengunjung Taj Mahal tetap aman.

6. Objek wisata Walt Disney di Florida dan Disneyland Anaheim California juga menetapkan hal serupa. Bertujuan untuk menjaga keselamatan pengunjung

Walt Disney Amerika Serikat | Credit: Katie Rose via pixabay.com

Pembatasan terbang di wilayah Walt Disney berlaku sejak serangan 9 September pada menara kembar World Trade Center (WTC) di Amerika Serikat, aturan tersebut pun disahkan sejak 2003 silam. Larangan pesawat ini hanya berlaku untuk ketinggian 3 ribu kaki di atasnya, khususnya Cinderalla Castle yang berada di Magic Kingdom. Selain melarang adanya pesawat, drone dan objek lain juga dilarang melintas. Hal tersebut diperbolehkan ketika FAA telah memberikan izin kepada pilot bersangkutan.

7. Pablik nuklir Pantex di Texas dan Markas NASA Merrit Island termasuk yang dilarang sebab berisiko membahayakan

Pabrik nuklir Pantex di Amerika Serikat | Credit: Pantex.energy via pantex.energy.gov

Pesawat dilarang melintasi NASA setinggi 5000 kaki di atasnya, dengan begitu saat ada peluncuran roket maka tidak akan membahayakan penerbangan sipil. Hal serupa juga berlaku untuk Pantex Plant sebuah pabrik nuklir di Amarillo. Pemerintah Amerika Serikat memberlakukan aturan tersebut supaya menghindari kemungkinan terburuk apabila terjadi ledakan nuklir yang mampu mematikan.

Itulah deretan wilayah yang dilarang untuk dilintasi pesawat. Hal tersebut tentunya demi keselamatan bersama baik kru peswat, penumpang maupun masyarakat sekitar.

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Editor

Penikmat jatuh cinta, penyuka anime dan fans Liverpool asal Jombang yang terkadang menulis karena hobi.

CLOSE