Jarang Diperhatikan, Ini 6 Rawa di Indonesia yang Punya Pesona Keindahan

Keindahan rawa di Indonesia

Mendengar kata rawa, yang terlintas di pikiran mungkin hanyalah sekadar lahan genangan air nggak menarik. Jarang yang menaruh perhatian pada rawa, apalagi menjadikannya tujuan wisata. Hal yang wajar. Rawa pada umumnya memang nggak semenarik danau atau destinasi wisata air lainnya.

Advertisement

Akan tetapi di Indonesia, nggak semua rawa seperti yang mungkin kamu bayangkan: penuh semak dan membosankan. Beberapa di antaranya terbukti memiliki pesona keindahan yang menjadikannya layak dikunjungi jika kondisi sudah memungkinkan. Penasaran di mana saja, berikut rangkumannya.

1. Rawa Binong, Bekasi

Dikenal dengan nama lain Situ Rawa Binong, rawa seluas 9,5 hektare ini memiliki lanskap asri dikelilingi pepohonan hijau. Pemandangan di sini akan terasa makin syahdu tatkala matahari terbenam. Di kawasan Desa Hegarmukti kamu juga bisa menjumpai potensi alam dan budaya lainnya yang sejak lama dirawat masyarakat setempat.

Advertisement

Rawa Binong berlokasi di Desa Hegarmukti, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

2.ย Rawa Gede, Bogor

Advertisement

Rawa Gede adalah pesona tersembunyi di Kabupaten Bogor yang belum banyak dijamah wisatawan. Rawa ini dikelilingi pesona perbukitan, sawah, dan curug yang asri. Suasana di sini cenderung sejuk. Selain cocok untuk bersantai sembari mengagumi pesonanya, di sini kamu juga bisa melakukan berbagai aktivitas, seperti mengarungi rawa menggunakan kapal motor, memancing, hingga berkemah.

Rawa Gede berlokasi di Desa Sirna Jaya, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

3. Rawa Pening, Semarang

Pesona tak terbantahkan Rawa Pening adalah Gunung Merbabu dan Gunung Ungaran yang menjulang di hadapannya. Keindahan Rawa seluas sekitar 2.670 hektare ini bisa dinikmati dari berbagai lokasi, salah satunya dari Museum Kereta Api Ambarawa.

Selain itu, kamu juga bisa menyambangi Eling Bening di Kecamatan Bawen untuk menikmati sensasiย outboundย berlatarkan Rawa Pening, atau mendatangi Radesa Wisata di Dusun Kluruhan yang punya replika Menara Eiffel setinggi 38 meter di atas Rawa Pening.

Rawa pening secara administratif berada di empat kecamatan Kabupaten Semarang, yakni Ambarawa, Bawen, Tuntang dan Banyubiru.

4. Rowo Bayu, Banyuwangi

Rowo Bayu memiliki pesona mistis yang mungkin akan kamu sukai. Rawa yang berada di balik rimbunnya hutan kaki Gunung Raung, Banyuwangi ini sempat viral berkat kisah misteri KKN Desa Penari. Konon katanya, rawa ini merupakan tempat favorit meditasi Prabu Tawang Alun saat memerintah Kerajaan Blambangan.

Rowo Bayu berlokasi di Desa Bayu, Kecamatan Songgon, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.

5. Rawa Tripa, Aceh

View this post on Instagram

A post shared by WZR (@mustawazir_)

Rawa Tripa yang merupakan bagian dari hutan gambut ini memiliki pesona yang komplit. Di sini kamu bisa menikmati teduhnya hutan yang berhasil dipertahankan, dan kalau beruntung dapat bertemu orangutan sumatera. Disebut berhasil dipertahankan karena wilayah seluas 61.803 hektare ini terus mengalami perambahan dan pembukaan lahan untuk perkebunan sawit.

Rawa Tripa secara administratif berada di Kecamatan Darul Makmur, Kabupaten Nagan Raya dan Kecamatan Babahrot, Kabupaten Aceh Barat Daya, Aceh.

6. Rawa Aopa Watumohai, Sulawesi Tenggara

Termasuk dalam cakupan Taman Nasional Rawa Aopa Watumohai, destinasi satu ini memiliki lanskap yang menarik dengan berbagai vegetasi, termasuk mangrove, babirusa, anoa, burung endemik dan ratusan jenis tanaman. Kamu bisa melakukan banyak aktivitas di taman nasional ini. Untuk rawanya sendiri terbilang unik, karena memiliki pulau kecil yang diberi nama Pulau Harapan II.

Taman Nasional Rawa Aopa Watumohai berlokasi di Kecamatan Tinanggea, Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara.

Bagaimana, rawa nggak selalu membosankan penuh semak seperti yang ada di pikiranmu, kan? Mana yang menurutmu paling menarik untuk dikunjugi jika kondisi sudah membaik nanti?

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

get me away from here I'm dying

Editor

Penikmat jatuh cinta, penyuka anime dan fans Liverpool asal Jombang yang terkadang menulis karena hobi.

CLOSE