Mendaki gunung sudah menjadi lifestyle anak muda kekinian beberapa tahun terakhir ini. Gunung-gunung yang dahulunya sepi kini bagai pasar tumpah di akhir pekan. Sungguh begitu hiruk pikuk. Oke sih, memang ada nilai positifnya, namun tak  jarang banyak sekali pendaki pemula yang belum punya kesadaran dalam menjaga lingkungan gunung. Akhirnya, sampah bertebaran di gunung dan ekosistem pun mengalami kerusakan. Kalau seperti ini, bagaimana menurutmu, kawan?

Kadang, sebagai pendaki pemula banyak yang belum tahu ketentuan dalam pendakian ke suatu gunung. Apa yang boleh dilakukan maupun yang tidak. Kita acapkali tidak menyadari bahwa kedatangan para pendaki ke gunung bisa mengusik ‘makhluk ghaib’ yang memang habitatnya di daerah gunung. Nah, alhasil muncullah kisah-kisah horror dalam pendakian gunung yang kadang nggak bisa dipercaya. Hiii, serem!

Hipwee edisi Kamis Mistis kali ini akan mengangkat cerita tentang pendakian gunung yang bisa bikin bulu kudukmu merinding! Penasaran ‘kan? Ini dia kisahnya…

Bagaimana ketika bertemu Sang Penguasa Gunung Rinjani, Dewi Anjani nan cantik jelita? Takut atau Malah Nafsu? Hehe…

suatu malam di gunung rinjani via www.sociotraveler.com

Legenda Dewi Anjani Sang Penguasa Rinjani sudah termasyur sejak dahulu kala. Bagi para pendaki, nama itu tentu bukan nama yang asing. Dewi Anjani bersemayam di kerajaan ghaibnya tepat di Hutan Senaru. Ada beberapa kejadian ganjil yang sering pendaki temui. Tak cuma di Senaru saja, Segara Anakan, Sembalun dan Puncak Rinjani juga menjadi tempat-tempat yang cukup bikin serem.

Advertisement

Salah seorang pendaki pernah mengalami kejadian ganjil ketika naik dari Segara Anak ke Plawangan Senaru. Dalam trek berbatu nan sulit itu, kakinya seolah ditarik dari bawah. Padahal di samping kirinya bibir tebing. Usut punya usut, di lokasi tersebut baru saja ada pendaki dari Malaysia yang terjatuh ke pinggir tebing itu. Ternyata ada sosok ghaib juga yang menarik kaki para pendaki. Jadi hati-hati ya gaes.

Tak cuma itu saja, ada juga yang ditunjukkan wajah Dewi Anjani yang cantik jelita tiada tara. Ia dan dayang-dayangnya sering mengganggu pendaki yang lewat Senaru kemaleman. Kadang, ia juga mencari tumbal untuk dijadikan dayangnya! Ngeselin nggak tuh. Dewi Anjani sangat cantik namun ketika ia menghilang wajahnya berubah menjadi sosok jelek nan menyeramkan. Hiiii, cantik-cantik serem!

Ranu Kumbolo-nya Mahameru yang indah itu menjadi menyeramkan setalah sesosok mengerikan ini terbang di samping tenda kamu.

hati-hati ada yang nungguin di samping tenda kamu via www.kumpulanmisteri.com

Tak mengherankan memang banyak yang mengatakan bahwa Mahameru adalah sebuah kerajaan ghaib yang besar. Banyak sekali fenomena mistis yang dialami oleh banyak orang. Maklum, gunung ini memang melegenda sebagai atap tertinggi Pulau Jawa. Selain itu banyak pendaki yang wafat di gunung ini. Kamu bisa saksikan prasasti beberapa almarhum pendaki yang meninggal di Semeru. Sungguh mengharukan suasananya!

Kita mau cerita sedikit. Menurut pengakuan salah satu pendaki, di Ranu Kumbolo ada hantu pocong yang suka berada di samping tenda. Sementara di hutan setelah Oro-oro Ombo banyak yang merasa seakan berputar-putar di tempat yang sama. Semakin ke atas semakin mengerikan. Di Kalimati sudah banyak sekali makhluk ghaib yang berkeliaran. Bahkan pernah ada sesosok perempuan duduk di pojok tenda pendaki.

Sumpah! Ngeri bener.

Pasar Bubrah Merapi yang jadi pasarnya makluk tak kasat mata!

pasar bubrah, pasarnya makhluk ghaib via travel.detik.com

Gunung Merapi sudah terkenal sebagai gunung yang sakral dan erat hubungannya dengan Kraton Jogja. Bagi kalangan pendaki tentu paham kalau Pasar Bubrah merupakan pasarnya makhluk ghaib penunggu Merapi. Pernah ada seorang kawan yang memang bisa melihat makhluk tak kasat mata bercerita pengalamannya di Merapi. Kala itu ketika sampai di Pasar Bubrah, dia melihat banyak sekali makhluk astral yang berlalu lalang di Pasar Bubrah. Lebih mirip ke pasar di dunia nyata. Hanya saja, ada beberapa sosok menggunakan pakaian adat Jawa khas Kraton Jogja.

Masih ada cerita lagi. Konon, ada sekelompok pendaki yang ke Merapi pas waktu sepi pendaki. Sampai di pasar Bubrah tiba-tiba ada yang menjajakan minuman dan pisang. Langsung saja mereka beli dong ya. Mereka tak curiga atau gimana ya karena faktor kelelahan dan kelaparan, kali ya. Nah, ini yang lucu. Pas mereka pulang dan mengambil sisa pisangnya untuk dimakan eh ternyata pisangnya sudah berubah jadi ibu jari manusia!!!

Wah ngeriii Bro!

Pas capek-capek ndaki Gunung Salak lumayan ada Tukang Bakso lewat. So, Baksooo!

tukang bakso di gunung gaes! via panduanwisata.id

Gunung Salak juga gunung yang terkenal mistis. Masih teringat jelas di benak kita semua kan kecelakaan pesawat Sukhoi beberapa tahun lalu? Cukup banyak kecelakaan pesawat di gunung ini. Selain itu ada beberapa kejadian ganjil yang dialami para pendaki. Salah satunya cerita dari kawan saya yang pernah mendaki Salak. Ia bertemu dengan tukang bakso di atas gunung. Maklum lah setelah kecapekan dia pengen beli bakso. Apalagi tukang baksonya bawa gerobak sambil teriak-teriak, “Bakso…. Bakso!” Eh, setelah mendekat ternyata tukang baksonya tanpa kepala! Gila. Merinding disko dah….

Gunung Slamet yang angker justru jadi tempat ngalap berkah! Duh….

gunung slamet paling angker via nasional.tempo.co

Kalau ditanyakan kepada kawan-kawan pendaki gunung, ‘gunung mana yang paling angker?’ maka tak akan sedikit yang menjawab Gunung Slamet. Memang gunung ini banyak menyimpan misteri, gaes. Gunung Slamet ini konon merupakan kerajaan ghaib dimana ada dua pohon besar (dari arah Pos Bambangan) sebagai gerbang kerajaan ghaib tersebut. Waduh, pasti banyak banget penunggunya, ya!

Di Pos Samarantu dikenal cukup horror bagi para pendaki. Dihimbau untuk tidak mendirikan tenda di pos ini karena akan diganggu makhluk tak kasat mata. Sementara di Pintu Pendakian Guci, konon ada makhluk kecil yang suka mencuri makanan dan tiba-tiba menghilang. Gunung ini juga banyak didatangi pejabat atau tokoh yang ingin ngalap berkah maupun pesugihan. Penunggunya, Naga Cerek, meminta tumbal nyawa kepada si peminta pesugihan tersebut. Ih, ngeri deh. Jangan sesekali ikutan ritual aneh-aneh gitu ya, Guys!

Bagaimana perasaanmu ketika mendapat senyuman dari nenek-nenek di Gunung Gede?

ngapain nenek-nenek di gunung? via www.tentik.com

Gunung yang paling dekat buat pendaki dari Jakarta ini juga nggak kalah seram loh, Gaes. Banyak sekali pendaki yang menceritakan pengalaman mereka di Alun-alun Suryakencana. Ada yang sering mendengar suara kuda, perempuan yang tertawa cekikikan, sampai tenda yang dilempari kayu. Di gunung ini juga banyak terdapat petilasan bersejarah peninggalan Kerajaan Siliwangi.

Ada sebuah cerita mendebarkan ketika satu rombongan pendaki menapak gunung berketinggian 2.958 mdpl ini. Pada waktu bikin tenda di lembah Gunung Gede, tiba-tiba ada sesosok nenek yang lewat. Nenek itu hanya berwujud setengah badan, rambut terurai menutupi muka, terbang, dan tersenyum ke arah mereka. Dia hanya melintas sekejap dan langsung hilang. Pada malam harinya, saat hujan deras, ternyata salah satu kawannya kemasukan arwah si Nenek! Serem kali sih, Bray!

Di Gunung Sindoro, kali ini giliran kamu ditolong makhluk astral? Bersyukur atau malah serem sendiri, Bro?

kawah jalatunda di puncak sindoro via oxygenmate.com

Mungkin pamor keangkeran Gunung Sindoro tak seseram di Slamet ataupun Mahameru. Tapi ada beberapa pendaki yang sempat mengalami peristiwa yang unik di sini. Jadi suatu sore sekelompok pendaki merencanakan turun namun sayangnya badai datang menerjang. Mau nggak mau mereka kembali mendirikan tenda. Nah, di malam harinya badai dan angina makin kencang. Salah seorang pendaki mendengar ada suara dari luar yang samar-samar. Suara itu seperti seseorang yang mematok tenda dengan batu. Padahal di luar badai makin menghebat.

Benar, setelah keesokan paginya, patok mereka makin kencang dan ditambah dengan batu. Jadi tadi malam benar-benar ada yang membantu menguatkan daya tahan tenda mereka dari hantaman badai. Barangkali, tanpa bantuan makhluk itu, tenda mereka bisa terhempas ke jurang. Terimakasih, Mbah.

Itu sedikit kisah horror yang terjadi ketika pendakian gunung. Serem ‘kan ya? Masih berani nih ‘ndaki gunung lagi? Berani lah ya. Semua dikembalikan ke niat dan tujuan kita mendaki gunung. Jangan sampai tujuan kita jelek dan sekedar ingin menaklukkan gunung. Ingat, kita harus bersandar pada kekuasaan Tuhan agar perjalanan mendaki gunung dapat menjadi pelajaran dan selamat pas ketika kembali.

Masih adakah cerita yang lebih horror, travelers? Tulis di kolom komentar ya, nanti kalau menarik kita angkat cerita di gunung yang lain.

Salam lestari.

Credit Feature Image :

www.sociotraveler.com