Masih ingat dengan kegiatanmu semasa kecil dulu saat membuka-buka buku Atlas dan mengagumi luasnya dunia? Memandangi peta dunia, kamu dibuat terperangah oleh fakta bahwa dunia itu jauh lebih luas dari tempat bermainmu saja. Sejak saat itu, kamu memupuk cita-cita ingin berkelana melihat sudut dunia. Menikmati indahnya tiap negara dan mengagumi indahnya ciptaan Tuhan.

Seiring berjalannya waktu, cita-citamu mulai terkubur oleh realita kehidupan. Semakin dewasa, cita-citamu untuk melihat dunia perlahan pupus karena faktor uang dan waktu. Pada akhirnya, rencanamu untuk melihat luasnya dunia terhenti begitu saja.

“Jangan pernah sekali-kali merelakan impianmu terkubur dalam gelap”

Barangkali kalimat itu yang dipegang teguh oleh sosok Liu Chengxin. Nenek berusia 101 tahun yang baru akhir Agustus 2016 kemarin mendapatkan paspor pertamanya. Meski usianya tak lagi muda, semangatnya untuk melihat dunia tak terkubur begitu saja. Kamu yang masih muda, masa iya kamu rela membiarkan cita-citamu sirna?

Sama seperti kebanyakan orang, cita-cita nenek Liu melihat dunia tersandung masalah uang. Tapi ia tak mau menyerah dengan keadaan

Masalah ekonomi lagi-lagi jadi penghalang cita-cita via onlinejournalism.jmsc.hku.hk

Advertisement

Sama seperti kebanyakan anak kecil, nenek Liu pun pernah memiliki cita-cita untuk mengelilingi dunia saat ia masih kecil dulu. Sayangnya, keadaan ekonomi yang jauh dari kata cukup mengaburkan impiannya tersebut secara perlahan. Semakin dewasa, ia sadar mengelilingi dunia butuh banyak uang. Baginya yang terlahir dari keluarga miskin, membayangkan bisa melihat dunia luar saja sudah merupakan suatu kebahagiaan yang tiada tara.

Namun, keadaan ekonomi tak membuatnya menyerah begitu saja. Ia tak pernah sedetik pun menguburkan impiannya melihat dunia. Terbukti, meski harus menunggu hingga usianya 101 tahun, akhirnya ia bisa mendapatkan paspor pertamanya dan mulai menjadwalkan perjalanan keliling dunia yang sedari dulu ia tunda!

Meski sudah berumur, nenek Liu tak takut traveling mengelilingi dunia. Baginya, usia bukanlah alasan!

Setelah paspor ada, Nenek Liu siap jalan! via dailymail.co.uk

“You’re never too old to follow a dream” – Chinese proverb

Lahir pada Maret 1915, nenek bernama lengkap Liu Chengxin ini telah melihat banyak hal dalam hidupnya. Namun hal itu tak membuatnya berpuas diri. Sebelum ia bisa memenuhi cita-citanya melihat dunia, ia tak mau bermalasan. Usianya yang sudah 101 tahun tak membuatnya takut untuk mengelilingi dunia.

Setelah paspor di tangan, ia pun sudah merencanakan untuk pergi dengan kapal pesiar ke Jepang, Korea, Hong Kong dan Macau! Meski bayangan bahaya tetap ada, namun ia tak gentar demi mewujudkan impian masa kecilnya. Kamu? Bagaimana dengan cita-cita masa kecilmu? Masa iya kamu masih takut melangkah mewujudkan impianmu? :’)

Meski ada kekhawatiran, nenek Liu sudah siap. Keyakinan akan terwujudkan impiannya membuatnya bersiap-siap sejak muda

Nenek Liu mah sehat~ via www.indialivetoday.com

Bagi sosok yang sudah berumur, masalah kesehatan jelas jadi kekhawatiran utama saat ia traveling nanti. Namun tidak dengan nenek Liu. Sedari dulu bercita-cita untuk melihat luasnya dunia, ia menjaga kesehatannya dengan cermat. Setiap hari ia berjalan dua jam di pagi hari dan empat jam di sore hari. Demi menjaga kesehatan jantung dan fisiknya.

Berbekal niat yang kuat untuk mewujudkan impiannya, nenek Liu tak pernah mengeluh menjalani harinya. Ia yakin, suatu hari nanti cita-citanya mengelilingi dunia akan menjadi nyata. Nah, kamu juga jangan malas-malasan kalau punya cita-cita. Meski sekarang belum terwujud, kamu tak boleh berhenti berusaha demi mewujudkannya.

Nenek Liu adalah bukti bahwa semesta akan berpihak pada kamu yang tak menyerah begitu saja. Percayalah, kamu pun bisa!

Akhirnya ya, Nek via lonelyplanet.com

Banyak yang bilang bahwa orang miskin tak boleh bermimpi. Percuma mimpimu tinggi kalau ekonomi yang kamu punya tak cukup untuk mewujudkannya. Dengan perasaan yang berkecamuk dalam dada dan dengan perasaan yang berat, kamu mungkin akan terdiam dan mengiyakan anggapan tersebut. Yah, karena memang kenyataan begitu, bukan?

Namun tidak dengan nenek Liu. Lahir dari keluarga miskin yang untuk makan saja susah. Belum lagi harus menghidupi 10 orang anaknya. Nenek yang satu ini tetap tak menyerah mengejar impiannya. Berbekal niat, tekad yang kuat, dan usaha pantang menyerah, pada usianya yang ke 101 semesta mengamini cita-citanya. Ia mendapat paspor dan tiket untuk melihat dunia yang selama ini ia idamkan. Sebuah kisah inspiratif yang wajib jadi motivasi agar kita nggak mudah menyerah saat punya cita-cita.

“Saat kamu benar-benar menginginkan sesuatu, seisi semesta akan bersatu, berkonspirasi mewujudkan keinginanmu” – The Alchemist, Paulo Coelho

Mengutip kisah the Alchemist, semoga kisah nenek Liu ini bisa kita buat bahan pelajaran. Nenek Liu saja tak pernah menyerah dengan cita-citanya untuk melihat dunia. Pada akhirnya semesta mengamininya, ‘kan? Nah kamu yang masih muda masa iya cuma berani gulung-gulung di kasur doang? Kalau kata nenek Liu, “Dunia itu luas. Kamu harus pergi dan melihat indahnya dengan mata kepalamu sendiri!”. Semoga sehat selalu dan bisa menikmati impianmu, Nek! 😀