Berdiri di pesisir timur Kalimantan dan menjadi gerbang menuju IKN, Balikpapan bukan hanya terkenal sebagai pusat industri minyak dan gas nasional. Dibalik hiruk pikuk aktivitas ekonominya, kota berjuluk Banua Patra ini juga terkenal dengan kekayaan budaya dan kulinernya.
Jika kamu berencana melancong ke kota ini, ada beberapa oleh-oleh khas Balikpapan yang sebaiknya tidak luput kamu buru sebagai buah tangan. Penasaran?
Simak daftar oleh-oleh tersebut di ulasan di bawah ini!
Rekomendasi Oleh-Oleh Khas Balikpapan Terpopuler
Mulai dari makanan, produk kesehatan, hingga aksesoris, berikut adalah beberapa oleh-oleh Balikpapan paling populer yang recommended kamu buru sebagai buah tangan.
1. Amplang

Gambar oleh August.sshop di shopee.co.id
Jika berbicara tentang oleh-oleh khas Balikpapan, Amplang adalah jawaban paling universal yang akan kamu dapatkan dari penduduk lokal. Camilan renyah berbahan dasar ikan tenggiri segar ini telah menjadi identitas kuliner kota sejak puluhan tahun silam. Nama “Amplang” sendiri diambil dari bunyi “plang” yang terdengar ketika kerupuk ini digigit.
Amplang tradisional memiliki varian rasa original yang gurih alami, namun kini tersedia pula inovasi rasa seperti balado, keju, dan barbeque. Proses pembuatannya yang masih mempertahankan metode tradisional, yaitu menggunakan ikan segar yang dihaluskan, dicampur tepung tapioka, dan digoreng dalam minyak panas guna menjaga kualitas dan cita rasa autentiknya.
Harga Amplang bervariasi mulai dari Rp25.000 hingga Rp150.000 per kemasan, tergantung ukuran dan merek.
2. Abon Kepiting

Gambar oleh akun Instagram official @bontings.id
Sebagai kota pesisir, Balikpapan memiliki akses langsung kepada kekayaan laut yang melimpah. Abon Kepiting adalah bukti nyata bagaimana kreativitas masyarakat lokal mengubah bahan baku premium menjadi produk yang praktis dan tahan lama.
Berbeda dengan abon sapi atau ayam yang umum ditemukan, abon kepiting menawarkan sensasi rasa yang unik. Cita rasanya cenderung gurih, namun sedikit manis dengan aroma seafood yang khas namun tidak amis.
Abon kepiting sangat cocok ditabur di atas nasi hangat, mie instan, atau dijadikan isian roti. Daya tahannya yang bisa mencapai satu bulan dalam kemasan kedap udara menjadikannya pilihan ideal untuk perjalanan jauh. Produk ini tersedia di berbagai pusat oleh-oleh di sepanjang Jalan Soekarno-Hatta dan Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan.
3. Bingka Kentang

Gambar oleh akun Instagram official @kuebingkakentangdelivery
Kue tradisional satu ini mungkin terdengar sederhana, namun kelezatannya mampu mencuri hati siapa saja yang mencicipinya. Bingka Kentang adalah kue basah yang terbuat dari campuran kentang parut, telur, santan, dan gula. Teksturnya yang super lembut dan legit membuat kue ini menjadi favorit untuk teman minum kopi atau teh.
Hari ini sendiri, Bingka Kentang hadir dalam berbagai varian rasa modern seperti pandan, cokelat, keju, dan bahkan matcha. Meski demikian, varian original dengan aroma kentang alami tetap menjadi pilihan terbaik bagi pecinta cita rasa klasik. Kue ini sendiri bisa bertahan 2-3 hari dalam suhu ruang, sehingga cukup ideal untuk dibawa bepergian.
4. Roti Mantau

Gambar oleh akun Instagram official @rumahmakan.bagindo
Roti Mantau adalah bukti nyata akulturasi budaya di Balikpapan selama berabad-abad. Roti kukus ini memiliki tekstur lembut di bagian dalam dengan permukaan yang sedikit kenyal. Awalnya, Roti Mantau disajikan sebagai pendamping hidangan berkuah, namun kini telah berkembang menjadi camilan mandiri yang populer.
Varian terbaru yang sedang tren hari ini adalah Roti Mantau dengan isian ragout ayam, cokelat, dan kacang merah. Beberapa toko roti terkemuka di Balikpapan telah menginovasi produk ini dengan kemasan yang lebih modern dan menarik.
5. Lempok Durian

Gambar oleh akun Instagram official @amplangsibayak
Bagi pecinta durian, Lempok adalah oleh-oleh khas Balikpapan yang sangat sayang jika kamu lewatkan. Manisan tradisional ini terbuat dari daging durian yang dimasak dengan gula hingga mengental dan berwarna kecoklatan. Pembuatannya sendiri memakan waktu berjam-jam, agar bisa menghasilkan tekstur yang kenyal dan rasa yang sangat pekat.
Lempok Durian dari Balikpapan terkenal karena menggunakan varietas durian lokal yang memiliki aroma kuat, namun tidak terlalu menyengat. Produk ini biasanya dijual dalam bentuk batangan yang dibungkus daun pisang atau kemasan plastik. Selain dinikmati langsung, Lempok juga bisa dijadikan isian kue atau campuran minuman.
6. Peyek Kepiting

Gambar oleh akun Instagram official @bontings.id
Peyek memang bukan makanan eksklusif Balikpapan, namun Peyek Kepiting adalah variasi yang hanya bisa ditemukan di kota-kota pesisir dengan hasil laut melimpah. Camilan ini terbuat dari adonan tepung beras yang dicampur dengan daging kepiting cincang, kemudian digoreng tipis hingga renyah.
Sensasi menggigit Peyek Kepiting yang langsung hancur di mulut disertai dengan rasa gurih dan aroma seafood yang khas sungguh sulit dilupakan. Produk ini tersedia dalam berbagai tingkat kepedasan, mulai dari original hingga ekstra pedas untuk kamu yang menyukai sensasi berbeda.
7. Kopi Balikpapan

Gambar oleh akun Instagram official @kopi.balikpapan
Industri kopi lokal Balikpapan telah mengalami perkembangan signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Kopi yang dibudidayakan di dataran tinggi sekitar Balikpapan terkenal memiliki cita rasa kuat dengan tingkat keasaman yang seimbang. Karakteristik rasa ini dihasilkan dari tanah vulkanik dan iklim tropis yang ideal untuk pertumbuhan kopi arabika maupun robusta.
Kini, sejumlah merek kopi lokal sendiri telah mengeluarkan kemasan yang semakin praktis dan estetik, mulai dalam kemasan pouch, sachet premium, hingga kemasan drip bag yang sangat cocok untuk dibawa bepergian. Kopi Balikpapan adalah pilihan sempurna untuk kamu yang ingin membawa pulang kenangan rasa kota ini.
8. Sirup Markisa

Gambar oleh akun Instagram official @choz.coffee
Markisa adalah buah tropis yang melimpah di Kalimantan Timur. Sirup markisa khas Balikpapan terbuat dari ekstrak buah asli tanpa tambahan pemanis buatan berlebih, menghasilkan rasa manis asam yang alami dan menyegarkan. Sirup ini bisa dinikmati dengan mencampurkannya dengan air dingin, air soda, atau bahkan sebagai campuran mocktail.
Keunggulan sirup markisa sebagai oleh-oleh adalah daya tahannya yang relatif lama serta kemasan yang praktis. Produk ini juga kaya akan vitamin C, menjadikannya pilihan yang sehat untuk dikonsumsi sehari-hari.
9. Madu Hutan Kalimantan

Gambar oleh akun Instagram official @madu_hutanborneo
Madu hutan dari Kalimantan Timur, termasuk area sekitar Balikpapan, terkenal akan kualitasnya yang premium. Madu ini dikumpulkan dari sarang lebah liar yang berada di hutan-hutan primer, menjadikannya 100% alami tanpa campuran. Berbeda dengan madu biasa, Warna madu hutan Kalimantan cenderung gelap, yang menandakan tingginya kandungan antioksidan dan mineral di dalamnya.
Madu hutan Kalimantan memiliki beragam manfaat kesehatan, mulai dari meningkatkan daya tahan tubuh, membantu penyembuhan luka, hingga menjaga kesehatan pencernaan. Kemasan yang tersedia beragam, mulai dari botol kaca elegan untuk hadiah hingga kemasan plastik praktis untuk konsumsi pribadi.
10. Songket Balikpapan

Gambar oleh akun Instagram official @latansatekstil
Songket adalah kain tenun tradisional yang menggunakan benang emas atau perak untuk menciptakan motif yang mewah. Songket Balikpapan memiliki ciri khas tersendiri dengan warna-warna cerah dan mencolok yang mencerminkan kekayaan alam Kalimantan.
Meski harganya cukup pricey; mulai dari Rp200.000 per kain, Songket Balikpapan tetap menjadi incaran wisatawan sebagai koleksi pribadi atau hadiah eksklusif. Produk ini tersedia dalam berbagai bentuk, mulai dari kain lembaran, sarung, selendang, hingga dompet dan tas dengan aplikasi songket.
11. Tas Manik Dayak

Gambar oleh Borneo Craft di shopee.co.id
Tas yang terbuat dari manik-manik warna-warni dengan motif etnis Dayak juga termasuk oleh-oleh khas Balikpapan yang populer di kalangan para wisatawan. Setiap tas memerlukan waktu pembuatan yang panjang karena manik-maniknya disusun satu per satu secara manual oleh pengrajin lokal.
Motif yang digunakan dalam Tas Manik Dayak sendiri biasanya memiliki makna filosofis mendalam; menggambarkan hubungan antara manusia, alam, dan sang pencipta. Seiring dengan berkembangnya dunia fashion, desain tas manik telah berkembang lebih modern dengan tetap mempertahankan elemen tradisional. Hal ini menjadikannya cocok untuk digunakan dalam berbagai kesempatan baik formal maupun kasual.
12. Ukiran Kayu Ulin

Gambar oleh budih. di shopee.com
Kayu Ulin atau dikenal juga sebagai kayu besi adalah jenis kayu khas Kalimantan yang terkenal akan kekerasannya dan ketahanannya terhadap rayap serta air. Masyarakat Dayak telah menggunakan kayu ini selama berabad-abad untuk membuat rumah adat dan perahu.
Kini, kayu ulin diolah menjadi berbagai produk ukiran yang indah, mulai dari patung, hiasan dinding, miniatur rumah adat, hingga perabotan rumah tangga. Setiap ukiran menceritakan kisah mitologi dan kehidupan masyarakat Dayak. Meski harganya relatif tinggi, produk ini sangat bernilai sebagai investasi koleksi seni dan budaya.
13. Batik Khas Balikpapan

Gambar oleh akun Instagram official @griya_godong
Batik Balikpapan memiliki motif unik yang menggambarkan kehidupan kota, mulai dari gambar rig minyak, kapal laut, flora khas Kalimantan seperti anggrek hitam, hingga pantai. Sejumlah motif ini mencerminkan identitas Balikpapan sebagai kota industri yang tetap menjaga keindahan alamnya.
Batik khas Balikpapan tersedia dalam berbagai produk, mulai dari kemeja, dress, selendang, dompet, dan tas. Kualitasnya yang baik dengan pewarna alami menjadikannya pilihan oleh-oleh yang berkelas dan bermakna.
14. Gantungan Kunci Motif Dayak

Gambar oleh artsborneoby di shopee.co.id
Bagi kamu yang mencari oleh-oleh dalam jumlah banyak dengan budget terbatas, gantungan kunci dengan motif Dayak adalah pilihan oleh-oleh khas Balikpapan yang tepat. Produk ini terbuat dari kayu atau logam dengan ukiran motif etnis yang khas. Meski ukurannya kecil, gantungan kunci ini tetap membawa nilai budaya yang signifikan.
Gantungan kunci motif Dayak sangat cocok diberikan sebagai souvenir untuk rekan kerja, teman, atau keluarga besar. Harganya yang terjangkau, yaitu biasanya mulai dari Rp5.000 hingga Rp20.000 per piece. Jadi, kamu bisa membelinya tanpa membuat dompet kering.
15. Bakpia Balikpapan

Gambar oleh akun Instagram official @berejeki
Meski nama “Bakpia” identik sebagai oleh-oleh Yogyakarta, Balikpapan juga memiliki produk Bakpia dengan ciri khasnya sendiri. Kue ini memiliki isian yang lebih beragam, mulai dari kacang hijau, cokelat, keju, green tea, hingga isian lokal seperti durian dan nangka. Tampilannya yang Instagramable dengan kemasan modern menjadikannya favorit anak muda.
Bakpia Balikpapan juga terkenal dengan tekstur kulitnya yang lebih renyah dan isian yang melimpah. Produk ini bisa ditemukan di berbagai toko kue modern di pusat kota maupun area Bandara Sepinggan.
Balikpapan menawarkan kekayaan budaya dan kuliner yang jauh melampaui ekspektasi banyak wisatawan. Rekomendasi oleh-oleh khas Balikpapan di atas adalah beberapa bukti dari klaim tersebut. Kamu bisa membelinya sebagai buah tangan untuk keluarga dan kolega, atau menyimpannya secara pribadi sebagai rekam cerita bahwa kamu pernah mengunjungi kota yang menjadi gerbang IKN (Ibu Kota Nusantara) ini. Semoga bermanfaat.