Beberapa hari ke belakang, linimasa Instagram riuh dengan foto-foto pernikahan Putri Indonesia 2005, Nadine Chandrawinata dan Dimas Anggara. Pernikahan pasangan yang hobi traveling itu tentu bikin netizen seneng sekaligus baper. Mereka berdua mengadakan resepsi di Lombok dan Jakarta bulan ini. Namun ternyata Nadine dan Dimas telah resmi menikah pada tanggal 5 Mei lalu di Bhutan, sebuah negara kecil di kaki Himalaya.

Banyak netizen menduga bahwa alasan mereka menikah di Bhutan adalah karena perbedaan keyakinan. Tapi daripada dengerin netizen, mending kita simak pengakuan dari kedua mempelai saja ya. Yuk kita dengerin apa kata Nadine dan Dimas!

Kemarin, akun Instagram @nadinelist dan @dimsanggara kompak menggunggah foto pernikahan mereka di Bhutan. Ini alasan mereka kenapa menikah di negara tersebut

nadine dan dimas via www.instagram.com

Advertisement

Nadine Chandrawinata dan Dimas Anggara telah menikah pada tanggal 5 Mei di Bhutan. Pasangan yang berbahagia ini kemudian membuka alasan mengapa mereka berdua melakukan prosesi pernikahan di negara kecil yang terletak di kaki Himalaya tersebut.

“Seru sih, prosesinya seru. Kita milih di sana karena bisa dibilang the best place in the world, bisa bikin semua orang bahagia,” ungkap Dimas Anggara seusai keduanya menggelar acara resepsi di Marina Batavia, Sunda Kelapa, Jakarta Utara, Minggu (15/7) malam.

Banyak yang menduga alasan pernikahan di Bhutan karena perbedaan agama. Tapi sebenarnya mereka berdua hanya ingin prosesi pernikahan yang sakral, tanpa jepretan kamera

Advertisement

“Sebenarnya banyak tempat indah sih di bumi ini ya, dan memang benar kita mencari tempat yang terbuka. Yang lebih kita kejar adalah pada saat ada acara yang bisa dibilang intimate yang sakral, kita kurang nyaman dengan handphone di depan yang suka moto-motoin. Jadi kita berfikir bagaimana caranya pada saat acara sakral ini, kita juga tidak terkecoh dengan yang pada megang handphone, tamu juga kebetulan adalah keluarga aja, dan kita fokus dengan acara ini,” tutur Nadine Chandrawinata.

Mereka berdua ingin melakukan prosesi pernikahan yang sakral sekhidmat mungkin. Untuk itulah negara Bhutan jadi tujuan mereka melabuhkan cintanya. Negara dengan penduduk mayoritas beragama Buddha ini dianggap sebagai lokasi yang tepat untuk mengucap janji suci pernikahan.

Perjuangan mereka untuk menikah di Bhutan terbilang tak mudah. Untuk menuju ke lokasi pernikahan, mereka sekeluarga harus mendaki sejauh 10 km!

pernikahan yang ala traveler banget via www.instagram.com

Namanya juga traveler, nggak seru kalau pernikahannya kurang berasa ‘adventure’, hehe. Demi mencapai tempat prosesi pernikahan, Nadine dan Dimas sekeluarga harus mendaki gunung. Dimas Anggara menceritakan bahwa untuk menuju lokasinya memang butuh waktu 9 jam. Mereka harus mendaki gunung 10 kilometer dengan berjalan kaki. Membawa keluarga dan perlengkapan pernikahan dengan cara berpetualang seperti itu, menunjukkan bahwa Nadine dan Dimas bisa saling berkorban untuk kebahagiaan mereka di ujung tujuan perjalanan tersebut, yakni ikatan suci pernikahan.

Seperti apa sih Bhutan, negara yang konon paling damai di dunia?

paro tarktsang atau tiger nest monastery via www.bhutanbuddhatravellers.com

Bhutan adalah negara yang masuk kawasan Asia Selatan dan berada di lereng Pegunungan Himalaya yang fenomenal. Negara ini bertetangga dengan Nepal, China dan India. Sebagai negara dengan mayoritas pemeluk agama Buddha, Bhutan punya banyak kuil-kuil yang sangat menarik untuk dikunjungi salah satunya Paro Takstang atau dikenal dengan Tiger Nest Monastery.

Bhutan dikenal sebagai negara paling damai dan paling tidak polutif di dunia. Negeri kecil ini memang punya daya tarik wisata yang oke sehingga banyak turis datang ke sana dalam beberapa tahun terakhir. Maka tak heran jika Nadine dan Dimas sangat bahagia bisa melangsungkan prosesi pernikahan di Bhutan.

Kita doakan saja agar pernikahan mereka bisa bertahan hingga akhir hayat Nadine dan Dimas. Kita sebagai netizen lebih baik mendoakan daripada nyinyir doang. Setuju?

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya