Viral Patung Gajah Mungkur di Gresik Seharga 1 Milyar Rupiah. Bentuknya Bisa Lucu Gitu ya?

Patung Gajah Mungkur Unyu Banget

Masih ingat patung macan Cisewu Garut yang viral beberapa tahun lalu? Patung macan itu bentuknya lucu banget dan jadi meme di mana-mana. Bukannya gagah, malah terlihat kocak dan jadi guyonan netizen. Meskipun lucu, patung macan lucu ini justru dibongkar dan diganti dengan patung macan yang lebih garang.

Advertisement

Nah kejadian serupa terjadi di Gresik. Viral patung gajah yang bentuknya juga lucu tak ubahnya kejadian patung macan Cisewu. Patung Gajah Mungkur ini jadi perbincangan selain karena bentuk patung yang nggak keliatan bentuk gajah sama sekali, namun juga biayanya yang cukup besar yakni 1 Milyar Rupiah.

Kenapa patung Gajah Mungkur di perlimaan Sukorame Gresik ini jadi kontroversi di media sosial?

patung gajah mungkur via radarsurabaya.jawapos.com

Awalnya netizen menganggap lucu bentuk patung gajah yang baru saja dibangun di perlimaan Sukorame kota Gresik tersebut. Namun setelah diamati, patung tersebut tidak terlihat seperti gajah. Bentuknya setengah gajah dengan kaki yang menyatu sehingga menghasilkan lubang di tengahnya. Lalu ditambah belalang, tanpa telinga, mulut, mata, hingga ekornya. Masih jauh untuk dikatakan sebuah patung gajah. Namun karena namanya patung Gajah Mungkur, netizen jadi makin melihat bahwa patung gajah ini sangat aneh sekaligus lucu.

Setelah viralnya foto patung gajah lucu ini, terkuak fakta bahwa anggaran untuk membangun patung ini sebesar 1 Milyar rupiah yang berasal dari Corporate Social Responsibility (CSR) dari PT Petrokimia Gresik. Dua hal ini yang jadi perdebatan, bentuknya yang unik dan biayanya yang sangat besar.

Advertisement

Menurut pemerintah, patung gajah ini memang dibuat seperti itu karena di ajaran Islam tidak diperbolehkan membangun patung makhluk bernyawa

gajah unyu via faktualnews.co

Patung Gajah Mungkur ini bukannya kesalahan desain melainkan memang disengaja. Dikutip dari Jawa Pos, Asisten Perekonomian dan Pembangungan Setda Gresik Ida Lailatus Sa’diayah mengatakan bahwa bentuk patung Gajah Mungkur itu sengaja dikonsep seperti itu.

“Kami hanya replikasi. Kalau dibuat detail, kami khawatir ada yang protes. Dalam ajaran Islam tak boleh membuat patung yang mahkluk yang bernyawa. Sehingga sengaja dibuat seperti itu. Gresik ini kan kota Wali. Dan dalam syariat islam itu tidak boleh membuat patung atau sesuatu yang bernyawa menyerupai bentuk aslinya. Maka dari itu, patung kita bangun dalam bentuk abstrak.”

Advertisement

Namun pembangunan ini sebenarnya belum selesai. Menurut Ida, setelah pihaknya meninjau lokasi patung, ternyata ada kesalahan pada warna catnya. Sehingga pihaknya akan berkoordinasi dengan BUMN yang menghibahkan dana untuk pembangunan landmark itu untuk mengubahnya jadi warna merah marun.

Pertanyaannya sederhana sih, kalau memang pemerintah kabupaten tidak ingin membangun patung dengan hewan bernyawa, kenapa harus menganggarkan dana sebesar itu? Mengapa tidak membangun benda mati saja dan juga ikon Gresik seperti patung berbentuk Nasi Krawu atau karung semen sebagai simbol perindustrian seperti citra Gresik selama ini. Gresik juga kota wali, jika dibangun ikon Islam seperti menara masjid dengan arsitektur Jawa tentu akan lebih ikonik. Alih-alih gajah yang tidak terlihat sebagai gajah.

Patung ini bakal jadi tempat wisata baru sih dan meme-meme macan Cisewu akan segera digantikan meme gajah unyu ini. Hehehe.

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Traveler Baper, Penghulu Kaum Jomblo

Editor

Traveler Baper, Penghulu Kaum Jomblo

CLOSE