Serunya Pendakian ke Gunung Kembang Wonosobo. Rutenya Agak Susah Namun Pemandangannya Indah!

Gunung Kembang Wonosobo

Ada banyak peraturan tertulis maupun tak tertulis yang harus dijalankan ketika memutuskan untuk mendaki gunung. Mulai dari barang bawaan, menjaga kebersihan gunung, hingga mengatur tutur kata saat berada di gunung. Ini sebagai bentuk menjaga dan menghargai alam yang akan kita datangi.

Advertisement

Beda gunung tentu beda aturannya. Salah satu gunung yang menerapkan peraturan ketat untuk para pendakinya adalah Gunung Kembang. Anak Gunung Sindoro ini terkenal dengan salah satu aturan ketatnya terkait logistik pendaki. Seperti apa bentuk kedisiplinan manajemen gunung ini? Yuk simak ulasan Hipwee Travel berikut ini.

Berlokasi di Wonosobo, Gunung Kembang dapat ditempuh selama 3 jam dari Kota Jogja

gunung kembang via www.instagram.com

Gunung Kembang terletak di Desa Blembem, Kaliurip, Wonosobo, Jawa Tengah. Jika kamu memulai perjalanan dari Jogja, waktu tempuhnya memakan sekitar 3 jam dengan menggunakan kendaraan bermotor. Untuk jalur pendakian disediakan dua opsi, via Blembem dan via Lengkong. Gunung ini punya ketinggian 2340 mdpl.

Ini nih yang membuat Gunung Kembang istimewa. Sebelum mendaki, semua logistik didata secara detail

penghitungan sampah di basecamp gunung kembang via gunung-indonesia.com

Pengecekan dilakukan di base camp. Jumlah rokok, mi instan, kopi sachet, hingga jumlah butir permen yang dibawa akan dihitung rinci banget. Petugas akan memberi daftar barang dan pendaki akan menghitung sesuai barang bawaannya.

Advertisement

Saat turun gunung, kamu harus membawa semua sampah yang kamu hasilkan dan akan dihitung kembali oleh petugas di base camp. Jumlah sampah harus sesuai dengan pendataan awal sebelum mendaki. Kalau jumlahnya nggak sesuai berarti kamu dinilai sudah membuang sampah di gunung. Maka akan didenda sebesar 1,25 juta rupiah. Memang nggak ada cela sama sekali untuk buang sampah sembarangan di Gunung Kembang. Salut!

Selain itu, kamu dilarang keras membawa botol air mineral dan tisu basah. Sebagai gantinya, disediakan penyewaan jerigen untuk menampung air mineral ukuran 5 liter seharga 2 ribu rupiah aja.

Tinggi 2340 mdpl dengan status anak Gunung Sindoro, bukan berarti gunung ini mudah untuk didaki ya. Treknya nanjak terus lo!

Advertisement

trek gunung kembang via www.instagram.com

Kamu bisa mencapai puncak Gunung Kembang dalam kurun waktu lima hingga tujuh jam. Durasi yang cukup lama untuk gunung dengan ketinggian kurang dari 3000 meter di atas permukaan laut (mdpl). Mau tahu kenapa bisa selama itu?

Selama pendakian, kamu akan ditemani oleh lebatnya hutan di sisi kiri dan kanan. Juga akan selalu menemui akar-akar pohon yang mengeras, dahan-dahan pohon rendah yang membuatmu harus merunduk melewatinya. Eits.. tapi jangan kesal dulu karena akar dan dahan ini bisa membantumu melewati licin dan curamnya trek Gunung Kembang. Apalagi kalau mendaki saat cuaca hujan. Kamu bisa berpegangan pada akar dan dahan pohon itu agar nggak jatuh atau terpeleset saat menancapkan kaki di tanah yang licin.

Pesona Gunung Kembang malah semakin bertambah saat kamu sampai di puncak. Langsung dikelilingi sama gunung-gunung lainnya

puncak gunung kembang via travelingyuk.com

Puncak Gunung Kembang menawarkan pesona yang nggak ada habisnya. Sejauh mata memandang akan terlihat panorama yang memanjakan mata. Sebut aja Gunung Sindoro yang dengan gagahnya berdiri dekat anaknya. Sampai-sampai setiap lekuk dan guratan Sindoro seakan terlihat jelas dari puncak Si Kembang. Gunung Prau juga nggak mau kalah. Pucuk puncaknya terlihat dari kejauhan. Geser sedikit, ada Gunung Sumbing dengan tegap menyapamu. Mau lihat Merbabu dan Andong? Bisa! Mereka siap memuaskan lapar matamu.

Kalau kamu memasak di sekitar jalur pendakian, pastikan sisa-sisa makanan dibersihkan total. Kalau nggak, celeng atau babi hutan siap menampakkan taringnya

bersihkan sisa makan dan minum saat di gunung via www.instagram.com

Perlu kamu ketahui, celeng sangat sensitif terhadap bau makanan. Bersihkan semua sisa makanan yang kamu masak agar nggak mengundang celeng. Ini sering disarankan oleh penjaga base camp yang ingin mendaki. Nggak mau kan tiba-tiba kamu dan rombongan dikejar-kejar sama celeng saat mendaki? Atau tendamu diseruduk sama taringnya yang tajam? Aduh, jangan sampai deh!

Kamu cukup membayar 20 ribu rupiah untuk tiket masuk pendakian. Dengan harga segitu, mulai dari trek curam, peraturan ketat, hingga tantangan ketemu celeng tiba-tiba bisa membuatmu merasakan sensasi berbeda saat mendakinya. Meskipun cuma anak gunung, Gunung Kembang sama sekali nggak bisa kamu sepelekan.

Jadi, kapan nih mau ndaki gunung kecil-kecil cabe rawit ini?

Advertisement
loading...
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Editor

Traveler Baper, Penghulu Kaum Jomblo

CLOSE